Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Peran Ayah sebagai Role Model dalam Kesehatan Mental Remaja melalui Tinjauan Literatur Bachtiar Safrudin; Kartika Setia Purdani; Nurul Magfirah Julianty Nasma; Nabilah Fikriyah Sarah; Nasywa Aurelia Putri; Muhammad Raffi Nasywan Bagus Mulyana; Putri Apriliani; Siti Hosiah; Puspita Sari; Siti Isnayah Noor; Arya Pratama Putra
JURNAL MULTIDISIPLIN ILMU AKADEMIK Vol. 3 No. 1 (2026): Februari
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jmia.v3i1.7582

Abstract

Kesehatan mental remaja merupakan aspek penting dalam proses perkembangan yang dipengaruhi oleh berbagai faktor, salah satunya adalah peran orang tua, khususnya ayah sebagai role model. Ayah memiliki peran strategis dalam membentuk regulasi emosi, konsep diri, serta kesejahteraan psikologis remaja, namun keterlibatannya dalam pengasuhan masih sering terabaikan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis peran ayah sebagai role model dalam kesehatan mental remaja melalui tinjauan literatur. Metode yang digunakan adalah systematic literature review (SLR) dengan pendekatan PICO dan pedoman PRISMA. Pencarian artikel dilakukan melalui basis data elektronik dengan kriteria inklusi publikasi tahun 2021–2025 menggunakan desain penelitian kuantitatif, kualitatif, maupun metode campuran. Sebanyak 18 artikel yang relevan dianalisis secara tematik. Hasil kajian menunjukkan bahwa keterlibatan ayah berpengaruh signifikan terhadap regulasi emosi, self-esteem, konsep diri, resiliensi, serta penurunan risiko kecemasan dan depresi pada remaja. Ayah yang berperan aktif tidak hanya sebagai pencari nafkah, tetapi juga sebagai pendukung emosional dan teladan perilaku positif, terbukti mampu meningkatkan kesehatan mental remaja secara menyeluruh. Sebaliknya, ketidakhadiran atau rendahnya keterlibatan ayah berpotensi meningkatkan risiko gangguan psikologis dan masalah penyesuaian sosial. Dengan demikian, penguatan peran ayah dalam pengasuhan sangat penting sebagai upaya promotif dan preventif dalam meningkatkan kesehatan mental remaja.
Literatur Review: Edukasi Kesehatan Dalam Meningkatkan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) M Bachtiar Safrudin; Risnawati Sari; Marlina Damayanti; Anita Pasha Dwi Wulandari; Salsabil Wulandari Saputri; Husnul Khotimah Mei Syahadati Saragih; Fadhila Zarifa Az Zahra; Nabilah Fikriyah Sarah; Nathania Zahra Hafizha; Novita Ramadhany; Sandriana Putri Faysha; Syalum Fayzayunda
Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan Vol. 5 No. 3 (2026): September: Jurnal Ilmiah Kedokteran dan Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/klinik.v5i3.7163

Abstract

Clean and Healthy Living Behavior (PHBS) is an important effort to improve public health status through the implementation of healthy habits in daily life. However, the level of public awareness and understanding regarding PHBS is still relatively low, causing various health problems related to poor hygiene and unhealthy lifestyles. This literature review aimed to analyze the effectiveness of health education in improving Clean and Healthy Living Behavior among students and communities. The method used in this study was a literature review by analyzing scientific articles published between 2020 and 2026 from national and international journals related to health education and PHBS. The findings showed that health education had a significant positive effect on increasing knowledge, attitudes, and healthy behaviors. Various educational methods such as counseling, demonstrations, simulations, audiovisual media, interactive discussions, and digital media were proven effective in improving participants’ understanding and awareness regarding personal and environmental hygiene. In addition, continuous and interactive educational approaches were able to encourage sustainable healthy habits in schools, households, and communities. The implication of this study indicates that health education should be implemented continuously using innovative and participatory approaches to create a healthier society and improve overall quality of life.