Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Wanita Tani Melalui Pelatihan Pengolahan Kelapa Menjadi Nata de Coco dan Sabun Mandi Cair Berbasis VCO di Nagari Sikabu Zainul, Rahadian; Ariusni, Ariusni; Elida, Elida; Veneliza, Adila; Rijas, Livia Putrima
Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 25, No 3 (2025): Suluah Bendang: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/sb.06630

Abstract

Kelapa merupakan salah satu komoditas perkebunan penting di Indonesia dengan potensi besar untuk dikembangkan menjadi produk bernilai tambah. Namun, pemanfaatan kelapa oleh masyarakat di Nagari Sikabu, Kecamatan Lubuk Alung, masih terbatas pada konsumsi langsung dan belum banyak diolah menjadi produk yang memiliki daya saing pasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan memberdayakan Kelompok Wanita Tani (KWT) Sikabu melalui pelatihan pengolahan kelapa menjadi dua produk unggulan, yaitu nata de coco dan sabun mandi cair berbasis Virgin Coconut Oil (VCO), sekaligus memberikan pemahaman mengenai strategi pemasaran inovatif. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi ceramah, demonstrasi, praktik terbimbing, pendampingan, diskusi interaktif, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu menghasilkan nata de coco dengan tekstur kenyal dan warna putih bersih, serta sabun mandi cair berbasis VCO dengan karakteristik homogen, aroma menarik, dan kemasan sederhana yang layak dipasarkan. Selain peningkatan keterampilan teknis, kegiatan ini juga berdampak pada tumbuhnya motivasi, rasa percaya diri, dan kerja sama antaranggota kelompok. Peserta memahami pentingnya strategi pemasaran tradisional maupun digital dalam memperluas jangkauan pasar. Dengan demikian, program ini berhasil menunjukkan bahwa pemanfaatan potensi lokal berbasis kelapa dapat menjadi sarana pemberdayaan perempuan desa dalam mengembangkan usaha kecil menengah yang berdaya saing, berkelanjutan, serta berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga.
In Silico Evaluation of Quinoline Derivatives as PfLDH Inhibitors through Molecular Docking, Lipinski’s Rule, and ADMET Profiling Rijas, Livia Putrima; Zainul, Rahadian; Meksim Rebezov; Vikash Jakhmola; Tarek Elkhooly
EKSAKTA: Berkala Ilmiah Bidang MIPA Vol. 27 No. 02 (2026): Eksakta : Berkala Ilmiah Bidang MIPA (E-ISSN : 2549-7464) In Progress
Publisher : Faculty of Mathematics and Natural Sciences (FMIPA), Universitas Negeri Padang, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/eksakta/vol27-iss02/669

Abstract

 This study aimed to evaluate quinoline-spiro derivatives as potential inhibitors of P. falciparum lactate dehydrogenase (PfLDH), a key enzyme involved in parasite energy metabolism, using an in silico approach. Molecular docking was performed to assess ligand-protein interactions, followed by drug-likeness evaluation based on Lipinski's Rule of Five and pharmacokinetic-toxicity prediction using ADMET analysis. The results showed that all tested compounds exhibited favorable binding interactions with PfLDH, thus demonstrating potential as enzyme inhibitors. Several compounds exhibited stronger binding affinity than reference ligands, suggesting that structural modifications with the spiro framework enhance interaction with the target protein. Most compounds also met drug-likeness criteria, although there were minor deviations. Among the compounds evaluated, one candidate, (Z)-2-((2-(7- chloroquinolin-4 -yl) hydrazinyl) methyl) -4-(3- methylbenzylidene)-2-azaspiro[4.5] decan-3-one showed the most balanced profile, based on results obtained by combining strong binding interactions with favorable pharmacokinetic properties and predicted low toxicity. Quinoline-spiro derivatives may be promising candidates for the development of antimalarial drugs targeting PfLDH. This study describes the integrated in silico evaluation of quinoline-spiro derivatives as PfLDH inhibitors, as drug candidates for further development.