Fawaid, Aan Miftakhul
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Tantangan Supervisi Pendidikan di Era Gen Z : Pendekatan Humanis dan Teknologi Fawaid, Aan Miftakhul; Rohman, M.Imdadur; Fatichal, Muchammad; Albab, Muhammad Ulul; Fikri, Lora Hilal
Jurnal Administrasi Pendidikan Islam Vol. 7 No. 2 (2025): September
Publisher : Program Studi Manajemen Pendidikan Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.15642/japi.2025.7.2.150-161

Abstract

Era digital telah membawa perubahan yang signifikan terhadap seluruh aspek kehidupan tidak terkecuali dalam dunia Pendidikan, khususnya dalam konteks supervise Pendidikan. Generasi Z yang tumbuh dan berkembang seiring dengan pertumbuhan teknologi memiliki karakteristik yang unik yaitu melek digital, multitasking , serta lebih menyukai pendekatan pembelajaran yang fleksibel dan personal, yang menuntut supervisor untuk melakukan pendekatan supervisi yang berbeda dari sebelumnya. Supervise yang bersifat konvensional yang bersifat kontrolistik dan satu arah kini tidak lagi efek dalam menghadapi tantangan Zaman. Tulisan ini bertujuan untuk mengidentifikasi tentangan – tantangan utama dalam supervisi Pendidikan di era Gen Z dan menawarkan pendekatan humanis dan berbasis teknologi sebagai Solusi. Pendekatan dengan cara ini menekankan pentingnya hubungan interpersonal yang empatik serta pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap setiap individu. Melalui kajian ini dan analisis kontekstual, tulisan ini menyimpulkan bahwa integritas serta pendekatan humanis dan teknologi merupakan kunci dalam mengatasi kesenjangan dan meningkatkan mutu supervisi Pendidikan saat ini.
Islamic Values in Navigating Identity Crisis: A Psycho-Spiritual Reading of Dazai Osamu’s No Longer Human Albab, Muhammad Ulul; Fikri, Lora Hilal; Rohman, Muhammad Imdadur; Fawaid, Aan Miftakhul; Asy’ari, Abdul Chamid; Zainullah, M. Haris
JURNAL ISLAM NUSANTARA Vol 9, No 3 (2025)
Publisher : Lembaga Ta'lif wa An-Nasyr (LTN) PBNU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33852/jurnalnu.v9i3.619

Abstract

This study aims to examine how Islamic values function as psycho-spiritual resources for addressing adolescent identity crises as represented in the novel Rejected as Human. Contemporary adolescents increasingly experience identity fragmentation amid rapid globalization, digital culture, and weakened moral-spiritual anchors. This condition contributes to moral disorientation and social alienation, indicating the urgency of value-based approaches to identity reconstruction. This research employs a descriptive qualitative design grounded in library research and textual analysis. Data were derived from close readings of the novel and thematically analyzed in dialogue with Islamic ethical frameworks. The findings show that identity crisis in the narrative manifests as existential emptiness, moral disorientation, and relational disconnection. Islamic values provide integrative resources for reconstructing meaning and moral agency through spiritual orientation, ethical discipline, social solidarity, and inner purification. Literary narratives function as reflective media that enable experiential moral learning and psycho-spiritual awareness. The application of religious moderation supports balanced spirituality that integrates devotion with social responsibility in plural contexts. Core values operate synergistically to strengthen inner stability, ethical clarity, and relational responsibility. The study contributes an integrative framework linking Islamic moral philosophy with literary analysis for identity reconstruction. Future research is recommended to extend comparative texts and empirical applications in educational settings.