Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PANGAN FUNGSIONAL “PERMEN JELLY” AKAR ALANG-ALANG KAJIAN KONSENTRASI KARAGENAN DAN KONSENTRASI ASAM SITRAT Rahmani, Rahmani; Mahpolah, Mahpolah; Nurhayati, Serli Dwi
Jurnal Kesehatan Tambusai Vol. 6 No. 4 (2025): DESEMBER 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jkt.v6i4.51785

Abstract

Pangan fungsional adalah makanan atau komponen makanan yang menyediakan nutrisi penting tubuh untuk menjaga pertumbuhan/perkembangan normal tubuh. Selain itu pangan fungsional mengandung komponen bioaktif yang dapat meningkatkan kesehatan atau memberikan efek fisiologis yang diinginkan serta memiliki rasa dan tekstur yang enak untuk dikonsumsi. Berbagai senyawa fitokimia membentuk kandungan akar alang-alang, termasuk saponin, flavonoid, fenol, glikosida, dan kumarin. Ini belum termasuk zat gizi seperti serat, karbohidrat, asam lemak, magnesium, zat besi, dan kalsium yang turut menyumbang pada khasiat akar alang-alang. Permen jelly adalah salah satu jenis permen yang disukai semua umur karena memilki sifat yang khas. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui konsetrasi karagenan dan asam sitrat yang tepat untuk menghasilkan permen jelly berbasis akar alang-alang dengan kualitas terbaik secara sifat fisik, kimia dan organoleptik. Penelitian ini merupakan jenis penelitian eksperimen murni menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan 2 faktorial yaitu konsentrasi asam sitrat (0,5% dan 1%) dan konsentrasi karagenan (5%, 7,5%, dan 10%) yang diulang sebanyak 3 kali. Pengolahan dan analisis data dilakukan dengan menggunakan program komputer dan uji statistisk Two Way Anova untuk kadar air dan kadar abu, sedangkan uji Friedment untuk organoleptik (warna, aroma, tekstur dan rasa), serta untuk pemilihan perlakuan terbaik digunakan metode De-Garmo (uji pembobotan) yang akan di uji aktivitas antioksidan (IC50). Hasil penelitian menunjukkan permen jelly alang-alang konsentrasi karagenan 5% dan asam sitrat 0,5% merupakan perlakuan terbaik dengan kadar air 10,8% dan kadar abu 1,51% dengan nilai daya terima organoleptik warna=5,20, aroma=4,64, tekstur/kekenyalan=4,88 dan rasa=4,96 serta memiliki aktivitas antioksidan (IC50) sebesar 131,16 ppm.
Pengaruh Polaritas Pelarut terhadap Efisiensi Ekstraksi Total Alkaloid dari Daun Rambai (Sonneratia caseolaris) Masodah, Siti; hariati, Niken widiastuti; Rachmawati, Nurmeily; Nurhayati, Serli Dwi
Jurnal Skala Kesehatan Vol 17 No 1 (2026): Jurnal Skala Kesehatan Edisi Januari 2026
Publisher : Politeknik Kementerian Kesehatan Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31964/jsk.v17i1.494

Abstract

Diabetes mellitus is a non-communicable disease with a rising prevalence. Alkaloids are known to have antidiabetic effects by inhibiting carbohydrate-digesting enzymes and enhancing glucose metabolism. This study aimed to determine the total alkaloid content of Rambai leaves (Sonneratia caseolaris) using solvents with different polarities: ethanol and n-hexane. A descriptive study was conducted using the maceration method, followed by quantification of alkaloids with the quinine equivalent method using a UV-Vis spectrophotometer. Results showed that ethanol extract produced a higher yield (17.72 g; 35.44%) compared to n-hexane (3.09 g; 6.18%). The alkaloid content in the ethanol extract was 414.43 µg/g, nearly twice that of n-hexane (217.09 µg/g). Statistical analysis revealed a significant difference (p<0.001). Ethanol was proven to be more effective in extracting polar to semi-polar alkaloid compounds. The high alkaloid content indicates Rambai leaves have potential as a natural source for diabetes therapy. These findings provide a foundation for future product development and preclinical trials.