Fienni Maranatha Situmorang
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Gawai Terhadap Minat Baca Siswa Kelas VIII UPTD SMP Negeri 10 Pematangsiantar Rikki Daniel Hutasoit; Silalahi, Fentus Ruycosta; Elisabeth Dwi Clara; Fienni Maranatha Situmorang; Desriani Tarigan; Chelsy Situmorang; Anton Luvi Siahaan
Young Journal of Social Sciences and Humanities Vol. 1 No. 4 (2025): Young Journal of Social Sciences and Humanities
Publisher : Yayasan Bayt Shufiya Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Amid widespread public belief that digital devices symbolize educational progress, this study finds that these tools have instead become one of the most dominant factors contributing to the decline in reading interest among junior high school students. This research aims to analyze the influence of gadget-use intensity on the reading interest of eighth-grade students at UPTD SMP Negeri 10 Pematangsiantar using a quantitative approach. A total of 126 respondents participated through standardized questionnaires that had been tested for validity and reliability (Cronbach’s Alpha of 0.912 for the gadget-use intensity variable and 0.908 for reading interest). Data were analyzed using simple linear regression to examine the relationship and the magnitude of influence between variables. The results indicate a very strong negative relationship between gadget-use intensity and students’ reading interest (r = –0.942; p < 0.01), with an influence contribution of 88.7 percent. These findings affirm that uncontrolled gadget use significantly diminishes reading interest, particularly when digital entertainment content overshadows literacy activities. Nevertheless, gadgets cannot be entirely blamed; the negative effects arise from patterns of digital consumption that are not pedagogically guided. This study recommends enhanced parental supervision, school regulations, and the pedagogical integration of gadgets as learning tools so that technology functions as a literacy enhancer rather than a barrier.
Analisis Kinerja Dosen Berdasarkan Persepsi Mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar Fienni Maranatha Situmorang; Melisa Feodora Quon Manurung; Mastiur Verawaty Silalahi; Masni Veronika Situmorang
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.41147

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis kinerja dosen berdasarkan persepsi mahasiswa pada Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dengan mengadaptasi lima dimensi kualitas layanan (SERVQUAL), yaitu reliability, assurance, responsiveness, empathy, dan tangibles. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain survei, melibatkan 42 mahasiswa sebagai responden yang dipilih dari kelompok mahasiswa yang telah mengikuti perkuliahan dengan dosen-dosen yang dinilai; data dikumpulkan menggunakan angket tertutup skala Likert lima poin yang memuat item-item kinerja dosen yang telah dipetakan ke dalam lima dimensi SERVQUAL. Data dianalisis secara deskriptif melalui perhitungan rata-rata (mean) dan persentase tiap dimensi, kemudian diturunkan menjadi Respondent Achievement Level (RAL) dan Customer/Student Satisfaction Index (CSI) untuk menggambarkan tingkat pencapaian dan kepuasan mahasiswa terhadap kinerja dosen pada masing-masing dimensi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dimensi SERVQUAL berada pada kategori kepuasan tinggi hingga sangat tinggi, dengan nilai mean di atas 4,0 (skala 1–5) dan CSI di atas 85% untuk semua dimensi; reliability memiliki CSI tertinggi (≈90,6%), diikuti assurance dan empathy (≈88%), responsiveness (≈87,2%), dan tangibles (≈86%). Temuan ini mengindikasikan bahwa keandalan dosen dalam menyiapkan dan melaksanakan perkuliahan serta jaminan mutu akademik (penguasaan materi dan keadilan evaluasi) merupakan kekuatan utama persepsi mahasiswa, sementara daya tanggap, empati, dan pemanfaatan teknologi pembelajaran juga dipersepsikan sangat baik namun tetap menyimpan ruang untuk perbaikan. Penelitian ini merekomendasikan agar program studi mempertahankan praktik pengajaran yang telah dinilai sangat baik, sekaligus memperkuat kebijakan dan program pengembangan dosen pada aspek disiplin waktu, intensitas komunikasi dan bimbingan akademik, serta optimalisasi penggunaan teknologi pembelajaran, sehingga kualitas layanan akademik dan kepuasan mahasiswa dapat terus ditingkatkan