Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Hubungan Tingkat Stres dengan Kadar Gula Darah Pada Pasien Diabetes Melitus di UPT Puskesmas Kota Managaisaki Kabupaten Tolitoli Asmawati; Sringati; Elin Hidayat
Gudang Jurnal Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 1 (2026): GJIK - Februari
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjik.v4i1.1934

Abstract

Jumlah glukosa dalam darah disebut kadar gula darah. Akivitas fisik, kategori, Indeks Massa Tubuh (IMT), dan stres adalah beberapa faktor yang dapat memengaruhi kadar gula darah. Stress mengubah produksi hormon kortisol, yang melawan efek insulin sehingga meningkatkan glukosa darah. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis hubungan tingkat stress dengan kadar gula darah pada pasien Diabetes Melitus di UPT Puskesmas Kota Managaisaki Kabupaten Tolitoli. Jenis penelitian ini kuantitatif dengan pendekatan analitik menggunakan desain cross-sectional. Populasi dalam penelitian ini pasien Diabetes Melitus Tipe II tanpa komplikasi yang berkunjung dan memeriksakan diri di UPT Puskesmas Kota Managaisaki dari bulan Mei sampai April berjumlah 43 orang, dengan teknik pengambilan sampel total sampling. Uji analisis dengan uji spearman rank. Hasil penelitian univariat menunjukkan dari 43 responden, sebagian besar mengalami stress sedang (53,5%) dan Sebagian besar hiperglikemik (67,4%). Hasil penelitian bivariat menunjukkan ada hubungan yang kuat antara tingkat stress terhadap kadar gula darah (p-value = 0,000) dengan nilai korelasi 0,557. Ada hubungan yang kuat antara tingkat stress dengan kadar gula darah pada pasien dengan Diabetes Melitus di UPT Puskesmas Kota Managaisaki Kabupaten Tolitoli.Saran: bagi UPT Puskesmas Kota Managaisaki Kabupaten Tolitoli agar dapat melakukan penyuluhan kepada pasien tentang pentingnya menjaga pola hidup.
Hubungan Peran Kader dengan Keaktifan Lansia dalam Posyandu Lansia di Wilayah Kerja Puskesmas Lindu: Penelitian Gray Puspa Enjelis; Ni Nyoman Elfiyunai; Sringati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5649

Abstract

Keikutsertaan lansia dalam kegiatan posyandu lansia tidak terlepas dari berbagai faktor pendukung, salah satunya adalah peran kader yang berkontribusi dalam memotivasi, memfasilitasi, dan memberikan edukasi kesehatan. Namun, tingkat  keaktifan lansia di sejumlah posyandu masih belum merata. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menelaah hubungan antara peran kader dengan tingkat keaktifan lansia dalam mengikuti posyandu lansia di wilayah kerja Puskesmas Lindu. Penelitian ini menggunakan desain analitik cross sectional dengan populasi 101 lansia dan sampel 81 responden yang ditentukan melalui rumus Slovin menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner peran kader dan verifikasi KMS lansia, kemudian dianalisis menggunakan uji Fisher’s Exact Test dengan α < 0,05. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa mayoritas responden menilai peran kader berada pada kategori baik (81,5%). Selain itu, sebagian besar lansia juga tergolong aktif dalam mengikuti kegiatan posyandu (75,3%). Analisis statistik menggunakan uji alternatif Fisher’s Exact Test menunjukkan nilai p sebesar 0,017 (p < 0,05). Ada hubungan peran kader dengan keaktifan Lansia dalam Posyandu Lansia di wilayah kerja Puskesmas Lindu.
Pengaruh Senam Ergonomik Terhadap Penurunan Tekanan Darah Pada Lansia Hipertensi di Puskesmas Kawatuna: Penelitian Nur Iftitah; Abd. Rahman; Sringati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 Tahun 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5745

Abstract

Tujuan penelitian adalah teranalisisnya pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pada pasien lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Kawatuna. Jenis penelitian ini adalah kuantitatif dengan rancangan Quasy experiment dan desain penelitian "Pretest-Posttest with Controll Group Design. Populasi yang digunakan adalah semua lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Kawatuna berjumlah sebanyak 735 pasien dan sampel berjumlah 20 orang lansia yang dibagi kedalam dua kelompok yaitu kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Analisis data menggunakan uji mann-whitney. Penelitian menunjukkan bahwa tekanan darah sistolik responden kelompok intervensi dan kelompok kontrol sebelum mengikuti senam ergonomik seluruhnya adalah tinggi, sedangkan setelah diberikan tindakan senam ergonomik sebagian besar responden memiliki tekanan darah normal. Pengujian dengan mann-whitney diperoleh p value 0,047 <0,05. Terdapat pengaruh senam ergonomik terhadap penurunan tekanan darah pasien lansia yang mengalami hipertensi di Puskesmas Kawatuna. Bagi Puskesmas Kawatuna, agar mengembangkan program promotif dan preventif serta menjadikan senam ergonomik sebagai salah satu kegiatan rutin pada posyandu lansia atau kelas hipertensi.