Azellia, Ranum Dyah Titah
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pijat Laktasi dan Manajemen Stres: Strategi Pencegahan Mastitis pada Ibu Menyusui Nurnaningsih Herya Ulfah; Ulfah, Nurnaningsih Herya; Suprobo, Nina Rini; Badriyah, Lulu'ul; Binandya, Hulwah Aishwara; Azellia, Ranum Dyah Titah; Dini, Puspasari Meisya
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/k4e4aq92

Abstract

Mastitis sering muncul akibat bendungan ASI yang tidak hanya berdampak pada kesehatan ibu, tetapi juga mengganggu pemberian ASI eksklusif bagi bayi. Program Laras ASI (Pelatihan Rumat ASI) dilaksanakan untuk menurunkan risiko mastitis pada ibu menyusui melalui edukasi pijat laktasi, manajemen stres, dan pemenuhan nutrisi bagi ibu menyusui. Program ini berbeda dari studi sebelumnya karena menerapkan pendekatan baru yang mengintegrasikan pijat laktasi, manajemen stres, dan edukasi pemenuhan nutrisi dalam satu rangkaian intervensi terpadu. Kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan di wilayah Mojokerto dengan melibatkan 13 ibu menyusui sebagai peserta. Metode pelaksanaan meliputi ceramah, demonstrasi, simulasi, dan konsultasi, yang dilengkapi dengan media e-modul untuk memudahkan pemahaman peserta. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test guna mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil analisis menunjukkan adanya kenaikan rata-rata skor dari 79,08 pada pre-test menjadi 82,77 pada post-test yang menggambarkan peningkatan pemahaman peserta terhadap pijat laktasi, manajemen stres, dan pemenuhan nutrisi. Selain itu, program ini memperkuat kesadaran akan pentingnya perawatan payudara guna mendukung keberhasilan ASI eksklusif dan  pencegahan mastitis. Breast Massage and Stress Management: Strategies for Preventing Mastitis in Breastfeeding Mothers Abstract Mastitis often occurs due to milk stasis, which not only affects maternal health but also interferes with exclusive breastfeeding for infants. The Laras ASI (Pelatihan Rumat ASI) program was implemented to reduce the risk of mastitis among breastfeeding mothers through education on lactation massage, stress management, and nutritional fulfillment. Unlike previous studies, this program adopts a novel approach by integrating lactation massage, stress management, and nutritional education into a single, comprehensive community-based intervention. Conducted in Mojokerto with 13 breastfeeding mothers as participants, the program employed lectures, demonstrations, simulations, and consultations, supported by e-modules to facilitate understanding. Evaluation using pre-test and post-test assessments revealed an increase in the average score from 79.08 to 82.77, indicating improved knowledge on lactation massage, stress management, and nutrition. Additionally, the program enhanced awareness of breast care, thereby supporting the success of exclusive breastfeeding and the prevention of mastitis.
Smart Movement Cards: Program Cegah Karies dan Tingkatkan Aktivitas Fisik Anak Sekolah Dasar Ulfah, Nurnaningsih Herya; Rahmawati, Indana Tri; Gayatri, Rara Warih; Kusumadewi, Esya Nafisah; Azellia, Ranum Dyah Titah; Fadilah, Aisya Nur
Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma Vol 7 No 1 (2026): Jurnal Abdimas Kartika Wijayakusuma (in Progress)
Publisher : LPPM Universitas Jenderal Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26874/jakw.v7i1.1105

Abstract

Karies gigi dan rendahnya aktivitas fisik merupakan permasalahan kesehatan yang masih banyak dijumpai pada anak usia sekolah dasar. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan siswa dalam menjaga kesehatan gigi serta memotivasi mereka beraktivitas fisik melalui media smart movement cards. Kegiatan dilaksanakan di SDN Sumbersari 3 Kota Malang pada tanggal 7 Agustus 2025 pukul 10.00–12.00 WIB dengan melibatkan 24 siswa kelas 4. Metode yang digunakan meliputi ceramah interaktif, permainan smart movement cards, dan praktik sikat gigi bersama. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan skor rata-rata pengetahuan siswa dari 45,42 menjadi 60,83 setelah intervensi. Selain itu, siswa terlihat antusias dan aktif selama permainan serta mampu mempraktikkan teknik menyikat gigi dengan benar. Refleksi dari kegiatan ini menegaskan bahwa penggunaan media permainan edukatif efektif dalam menciptakan suasana belajar yang menyenangkan sekaligus meningkatkan pemahaman kesehatan anak. Rekomendasi ke depan adalah memperluas penerapan media ini ke sekolah dasar lain dan mengembangkan variasi konten edukasi agar pembelajaran kesehatan lebih komprehensif.