Nurfallah, Neng Sri
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Inovasi Psikososial : Pengaruh Self-Affirmation dengan Media Self Card terhadap Tingkat Stres dan Kesehatan Mental Remaja Wulan, Nur; Nugraha, Moch. Didik; Nurfallah, Neng Sri; Afriliani, Dena
Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal Vol. 16 No. 02 (2025): Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Science Journal
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/phm5h793

Abstract

Latar Belakang: Kesehatan mental remaja penting dijaga karena mereka merupakan generasi penerus bangsa. Kondisi psikologis yang sehat mendukung perkembangan akademik dan sosial. Survey di Indoensia mengatakan satu dari tiga remaja mengalami gangguan kesehatan mental ringan hingga sedang. Self affirmation, yang terbukti meningkatkan kesejahteraan mental dan menurunkan stres. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh Self Card Affirmation (SCA) terhadap stres dan kesehatan mental remaja.Metode: Penelitian ini menggunakan research and development (R&D) dan one group pre-test post-test. Sampel sebanyak 171 siswa SMA kelas XII diambil melalui total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi Perceived Stress Scale (PSS) dan Strengths and Difficulties Questionnaire (SDQ). Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon.Hasil: Pre-test menunjukkan mayoritas siswa berada pada kategori stres ringan (69%), sementara 31% lainnya mengalami stres sedang hingga sangat berat. Skor Total Difficulties SDQ rata-rata 19,90 ± 4,13 dengan lebih dari separuh responden berada pada kategori abnormal, terutama hiperaktivitas dan masalah relasi sebaya. Setelah intervensi, proporsi stres ringan meningkat menjadi 83,6%, sedangkan stres berat dan sangat berat menurun signifikan (p < 0,05). Skor Total Difficulties juga turun menjadi 9,84 ± 6,46 (p < 0,001), dengan perbaikan pada seluruh subskala dan peningkatan perilaku prososial.Kesimpulan: Intervensi SCA efektif menurunkan tingkat stres dan memperbaiki kesehatan mental remaja secara menyeluruh.
Hubungan antara pola asuh orang tua dengan loneliness dan tingkat stress pada siswa menengah pertama Nurfallah, Neng Sri; Badriah, Dewi Laelatul; Wulan, Nur
Jurnal Praktik Dan Pendidikan Keperawatan Vol 6 No 01 (2025): Journal of Nursing Practice and Education
Publisher : Lembaga Penelitian Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Garawangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34305/eg1c4m82

Abstract

Latar Belakang: Remaja merupakan kelompok yang rentan mengalami stres. Hasil skrining Dinas Kesehatan Kabupaten Kuningan, ditemukan 41 remaja berada dalam kategori abnormal dan borderline. Pola asuh orang tua berpengaruh terhadap kondisi emosional dan psikologis anak, termasuk stres dan perasaan kesepian (loneliness). Wawancara terhadap 20 siswa SMP menunjukkan adanya stres dengan berbagai tingkat keparahan. Penelitian ini bertujuan menganalisis hubungan pola asuh orang tua dengan loneliness dan tingkat stres pada siswa menengah pertama.Metode: Penelitian menggunakan desain analitik deskriptif dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah 82 siswa kelas IX dengan teknik total sampling. Instrumen yang digunakan meliputi kuesioner PAQ, UCLA Loneliness Scale Version 3, dan Kessler K10.Hasil: Hasil menunjukkan pola asuh demokratis (69,5%), loneliness rendah (53,7%), dan stres ringan (36,6%). Uji chi-square menunjukkan hubungan signifikan antara pola asuh dan loneliness (p = 0,022), serta pola asuh dan tingkat stres (p = 0,049).Kesimpulan: Terdapat hubungan antara pola asuh orang tua dengan loneliness dan tingkat stres. Disarankan siswa dengan stres tinggi mengikuti kegiatan sosial untuk meningkatkan koneksi sosial dan kesehatan mental.