Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

DEVELOPING AN INCLUSIVE SERVICESCAPE FOR THE ELDERLY, PERSONS WITH DISABILITIES, AND PREGNANT WOMEN: A CASE STUDY OF MINASA BAJI VILLAGE OFFICE, MAROS DISTRICT Irman, Arif Aprilia Jaya Ganda; Salsadila, Nurazizah; Esmati, Shahabuddin
Jurnal Administrasi Negara Vol 31 No 3 (2025): Jurnal Administrasi Negara
Publisher : Politeknik STIA LAN Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33509/jan.v31i3.3801

Abstract

Public service delivery in Indonesia often overlooks the specific needs of vulnerable groups, such as elderly citizens, persons with disabilities, and pregnant women. Despite policy commitments to inclusivity, such as those outlined in Law No. 25 of 2009 on Public Services, implementation at the village level remains limited, revealing a gap between regulatory intent and service practice. This study examines how inclusive service design can bridge that gap through the creation of a dedicated “services cape” at the Minasa Baji Village Office, Maros Regency. Anchored in the framework of inclusive public administration, the study explores how physical space and participatory planning contribute to equitable service access. Using a qualitative approach involving interviews, observation, and documentation, data were collected from village officials and representatives of vulnerable groups to co-develop a specialized service room. The initiative, trialed for 11 days with minimal funding, yielding preliminary insights that would guide future improvements. This change project successfully improved public service quality by reducing average waiting time by over 66%, increasing accessibility by 100%, achieving near-perfect information clarity, enhancing visitor satisfaction, and improving operational cost efficiency, with an overall success rate of 87.2%. The findings demonstrate that low-cost, community-driven innovations can effectively enhance inclusivity and service efficiency. Theoretically, this study advances the discourse on inclusive governance by highlighting the role of participatory spatial design in promoting equitable access within grassroots public administration contexts.
PENYUSUNAN STANDAR PELAYANAN PADA PUSKESOS SLRT DINAS SOSIAL KABUPATEN MAROS DALAM RANGKA PENINGKATAN KUALITAS LAYANAN Salsadila, Nurazizah; Irman, Arif Aprilia Jaya Ganda
GOVERNANCE: Jurnal Ilmiah Kajian Politik Lokal dan Pembangunan Vol. 12 No. 2 (2025): 2025 Desember
Publisher : Lembaga Kajian Ilmu Sosial dan Politik (LKISPOL)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56015/gjikplp.v12i2.669

Abstract

Standar pelayanan adalah tolak ukur yang dijadikan sebagai pedoman dalam rangka menyekenggarakan pelayanan kepada masyarakat yang bertujuan untuk memberikan kepastian agar masyarakat bisa mendapatkan pelayanan yang berkualitas, cepat, sederhana, dan terjangkau. Standar pelayanan perlu dirancang pada Puskesos SLRT Dinas Sosial Kabupaten Maros agar masyarakat bisa terlebih mengetahui apa ayang menjadi persyaratan, alur proses pelayanan, atau biaya pelayanan yang ada. Selain itu, masyarakat juga dapat memperoleh kepastian dan keterbukaan informasi mengenai pelayanan publik. Penyusunan standar pelayanan yang telah disusun menggunakan metode wawancara, observasi, dan telaah dokumen serta metode Focused Group Discussion. Focused Group Discussion dilakukan Bersama Kepala Bidang Pemberdayaan Fakir Miskin, Koordinator dan pegawai atau staff Puskesos SLRT Dinas Sosial Kabupaten Maros, dan beberapa perwakilan masyarakat. Hal tersebut dilakukan sebagai bentuk partisipasi masyarakat dalam keterlibatannya menyusun standar pelayanan. Rancangan standar pelayanan yang telah dibuat kemudian ditetapkan dan disetuji oleh Kepala Dinas Sosial kabupaten Maros dan siap digunakan sebagai tolak ukur dalam melakukan pelayanan kepada masyarakat agar terciptanya keterbukaan informasi dalam pemberian layanan. Penelitian ini menghasilkan karya akhir berupa Standar Pelayanan Pengurusan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) di Puskesos SLRT Dinas Sosial Kabupaten Maros.