Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Membangun Kesadaran Budaya: Workshop Sastra Pertunjukan Tradisional untuk Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Mataram: Building Cultural Awareness: A Traditional Performing Arts Literature Workshop for Students of the Indonesian Language and Literature Education Program Faculty of Teacher Training and Education University of Mataram Murahim, Murahim; Efendi, Mahmudi; Jaeka, Farida; Apriani, Wahida
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8241

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran budaya mahasiswa melalui workshop seni dan sastra pertunjukan tradisional dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Mataram serta mitra Sanggar Setia Budi Terengan, Lombok Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat generasi muda terhadap seni sastr tradisi, terbatasnya fasilitas, dan minimnya promosi digital oleh komunitas seni lokal sebagai pendukung utama seni tradisional. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, praktik secara langsung berupa latihan Rudat, Kemidi Rudat, dan Syair Hikayat, hingga pertunjukan akhir yang dipandu seniman seni sastra lokal sebagai mitra kegiatan. Selain itu, dilakukan pendokumentasian dan inovasi digital melalui video, foto, dan konten media sosial untuk memperluas jangkauan promosi budaya. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan minat mahasiswa terhadap sastra pertunjukan, dari 33% menjadi 78% berdasarkan instrumen yang digunakan. Sebanyak 85 mahasiswa berpartisipasi aktif dalam latihan dan pementasan, yang sekaligus memperkuat regenerasi anggota sanggar. Mitra memperoleh manfaat berupa dokumentasi digital, pertukaran pengetahuan, serta keterampilan promosi budayadan seni sastra tradisi berbasis teknologi informasi. Kesimpulannya, pelaksanaan kegiatan ini berhasil menumbuhkan apresiasi generasi muda terhadap seni sastra pertunjukan tradisional, memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan komunitas seni, serta menghadirkan model pelestarian budaya yang relevan dengan era digital.
TRANSFORMASI SOSIAL DAN IDENTITAS DI ERA AI: KAJIAN POSTHUMANISME DALAM NOVEL MENANAM GAMANG Murahim, Murahim; Efendi, Mahmudi; Jaeka, Farida; Karoluslina, Karoluslina; Apriani, Wahida
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 11 No 1 (2026)
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v11i1.2602

Abstract

The novel Menanam Gamang by Dhianita Kusuma Pertiwi reflects a post-pandemic world dominated by technology and artificial intelligence (AI) in human life. Set two decades after a global pandemic, the novel depicts humanity’s uncertainty in facing both the comfort and the existential void brought about by dependence on technology. This study aims to examine how social transformation and human identity are represented in the novel using a posthumanism theoretical approach. The method employed is qualitative research based on literary text analysis, focusing on narratives, dialogues, and descriptions related to the relationship between humans and technology. The findings reveal that technology in the novel functions not merely as a tool but has transformed into an entity that reshapes the way humans think, feel, and interact. Human identity becomes fluid, social relations undergo disruption, and traditional values are marginalized. These findings suggest that literature can serve as a reflective space for understanding the dilemmas of humanity amidst the relentless tide of technology. Keywords: Posthumanism; Identity; AI; Novel; Technology.