Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Dekonstruksi Makna dan Peranan Tokoh dalam Struktur Teks Kemidi Rudat Murahim, Murahim; Yulianita, Isnaini
TAMUMATRA Vol 1, No 2 (2019)
Publisher : Universitas Hamzanwadi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29408/tmmt.v1i2.1367

Abstract

Masyarakat Sasak di Lombok, Nusa Tenggara Barat adalah masyarakat yang sangat kaya akan tradisi dan sudah dapat dikatakan menjadi bagian dari kehidupan sosialnya. Tradisi dalam masyarakat Sasak Lombok mengatur tata perilaku seseorang dalam bermasyarakat, sebagai pengendali social yang dipercaya mampu menghidupi masyarakat menjadi masyarakat yang beradab dan saling menghargai antar sesame.Tradisi tersebut dapat berupa upacara-upacara daur hidup, kematian, tata laku dan juga kesenian. Proses memaknai seni tradisi yang mengikuti perkembangan kebudayaan membutuhkan metode tertentu atau cara pandang melihat tradisi atau kesenian tradisional dengan cara yang berbeda. Dalam penelitian ini, metode yang digunakan adalah metode dekonstruksi, yaitu sebuah metode pembacaan teks dengan memasuki lebih dalam teks tersebut sehingga menemukan pentingnya hal-hal yang selama ini mungkin diabaikan dalam teks tersebut. Metode ini akan membawa makna baru yang dapat disesuaikan dengan perkembangan kebudayaan. Objek penelitian atau teks kebudayaan yang diteliti adalah teater tradisional masyarakat Sasak yaitu Kemidi Rudat.Simpulan yang diperoleh adalah peran tokoh utama terletak pada Jongos dan Khadam yang mampu menghidupkan suasana pentas dan wakil dari kebebasan atau kemerdekaan yang didamba setiap manusia. Peranan tokoh yang berimplikasi pada makna Kemidi Rudat yaitu kerinduan akan kebebasan atau kemerdekaan hidup manusia.
Telaah Isi dan Bahasa Buku Ajar MKWU Bahasa Indonesia Dirjen Belmawa Ristekdikti: Proyeksi Model Standar Materi Ajar MKWU Bahasa Indonesia Hidayat, Rahmad; Asyhar, Mochammad; Suyanu, Suyanu; Nazir, Yuniar Nuri; Murahim, Murahim
Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Undiksha Vol 11, No 4 (2021)
Publisher : Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jjpbs.v11i4.42054

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguraikan telaah isi dan bahasa buku ajar MKWU Bahasa Indonesia yang diterbitkan oleh Dirjen Belmawa Ristekdikti. Penelaahan dimaksud merupakan bagian dari Metode Research and Development (R&D) Borg & Garl pada siklus pengujian produk. Penelaahan berbentuk evaluasi buku berdasarkan realitas penggunaannya di lapangan. Hasil penelaahan tersebut selanjutnya akan menjadi dasar proyeksi model standar materi ajar MKWU Bahasa Indonesia di perguruan tinggi. Penelaahan isi dan bahasa dilakukan dengan mengacu pada standar penilaian buku ajar Badan Standar Nasional Pendidikan dengan sedikit modifikasi. Pada tahapan pengumpulan data, digunakan Metode Cakap. Pada tahapan penganalisisan data, dilaksanakan pengujian realitas buku menggunakan instrumen Skala Likert untuk mengetahui tingkat kekuatan masing-masing unsur. Penilaian dilakukan oleh responden berkualifikasi ahli dan dosen pengguna buku. Akumulasi penskoran selanjutnya dikonversi ke dalam rumus perhitungan sehingga ditemukan persentase masing-masing standar kemudian diskalakan/dikategorikan dengan statistik deskriptif. Pada tahapan penyajian hasil penganalisisan data, digunakan metode formal dan metode informal. Hasil penelitian menunjukkan kelayakan isi berdasarkan penilaian ahli termasuk dalam kategori baik dengan skor 81,67 sedangkan berdasarkan penilaian dosen pengguna buku termasuk dalam kategori baik dengan skor 76,30. Kelayakan bahasa berdasarkan penilaian ahli termasuk dalam kategori baik dengan skor 83,81 sedangkan berdasarkan penilaian dosen pengguna termasuk dalam kategori baik dengan skor 69,21Kata Kunci: Bahasa, Buku Ajar; MKWU Bahasa Indonesia; Kelayakan; Isi.
Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-Guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah Musaddat, Syaiful; Intiana, Siti Rohana Hariana; Junaidi, Eka; Murahim, Murahim; Wardana, Lalu Ali
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5980

Abstract

Pengabdian yang berjudul “Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah” ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa masih tingginya angka ketidaklulusan peserta PPG dari NTB khususnya peserta dari Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan khusus pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses PPG dan melatih peserta menerapkan strategi sukses PPG. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal PPG. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah dalam menghadapi PPG. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa keberhasilan kegiatan pengabdian ini mencapai 90%. Hal ini tergambar pada: (1) Indikator yang dilaksanakan oleh semua peserta 3 indikator (30%), yang dilaksanakan oleh sebagian besar peserta 6 indikator (60%), dan yang dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta 1 indikator (10%); (2) Nilai rerata keberhasilan kegiatan adalah 75; dan (3) Indikator keberhasilan yang tercapai (T), yakni dilaksanakan oleh semua peserta dan atau sebagian besar peserta adalah 9 indikator (90%), sisanya 1 indikator (10%) tidak tercapai (TT), yakni dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta. Di samping itu, hampir semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pengabdian ini. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka mengikuti rangkaian kegiatan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Mahabbah dalam Perjalanan Sufistik Jatiswara Dalam Novel Jatiswara Karya Lalu Agus Fathurrahman: Perspektif Sufi Rabi’ah Al Adawiyah Murahim, Murahim; Efendi, Mahmudi; Qodri, Muh Syahrul; Mari' i, Mari' i; Ayuningtias, Baiq Dahlia Putri
JURNALISTRENDI : JURNAL LINGUISTIK, SASTRA, DAN PENDIDIKAN Vol 9 No 2 (2024): Edisi November 2024
Publisher : Universitas Nahdlatul Wathan Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51673/jurnalistrendi.v9i2.2299

Abstract

Penelitian ini mengkaji perjalanan spiritual Jatiswara dalam mencari Ki Sajati, saudaranya. Perjalanannya dikaji melalui tahapan-tahapan sufi dalam konsep mahabbah Rabi'ah al-Adawiyah. Dalam perjalanan ini, Jatiswara melewati langkah-langkah sufi: tobat, sabar, syukur, raja' (harapan) dan khauf (takut), fakir, zuhud, mahabbah, dan ma’rifat. Penlitian menemukan bahwa tobat merupakan langkah awal Jatiswara dalam menghapus keraguan melalui kepasrahan kepada Allah, diikuti kesabaran dan syukur dalam menghadapi penderitaan dan anugerah ilahi. Rasa raja' dan khauf terhadap takdir juga memperkuat keyakinannya akan campur tangan Allah dalam hidupnya. Tahap berikutnya adalah fakir dan zuhud, yang dicapai Jatiswara melalui pemahaman atas kemiskinan dan kehendak Allah sebagai bagian dari perjalanan hidupnya. Terakhir, tahap mahabbah dan ma’rifat menjadi puncak perjalanan Jatiswara, di mana cintanya pada Allah menumbuhkan kerinduan dan keterhubungan mendalam dengan-Nya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa perjalanan Jatiswara mencerminkan tahapan sufi menuju mahabbah, di mana pencarian cinta sejati pada akhirnya mengarah pada cinta dan penyatuan spiritual dengan Sang Pencipta.
Pelatihan Make-Up Karakter Teater dan Film pada Komunitas Seni di Kota Mataram Khairussibyan, Muh.; Jafar, Syamsinas; Intiana, Siti Rohana Hariana; Murahim, Murahim; Ramdhani, Marlinda
DARMADIKSANI Vol 4 No 1 (2024): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i1.4837

Abstract

Dunia kesenian di NTB kekurangan sumber daya manusia yang mumpuni dalam bidang make-up karakter. Universitas Mataram sebagai lembaga pendidikan bisa berkontribusi dalam hal ini, salah satunya dengan mengadakan pelatihan-pelatihan kesenian termasuk pelatihan make-up karakter teater dan film pada anggota komunitas seni di kota Mataram. Pengabdian berupa pelatihan ini bisa memberikan keterampilan baru bagi anggota komunitas seni di kota Mataram. Keterampilan dalam bidang make-up teater dan film ini diharapkan diterapkan dalam pengembangan pariwisata di Lombok. Kegiatan pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahap yakni tahap penyajian materi teoretis tentang make-up teater dan film serta kelengkapan dan bahan make-up yang sesuai. Tahap kedua adalah pemberian contoh praktik make-up teater dengan salah satu peserta sebagai objek make-up. Tahapan ketiga adalah praktik make-up oleh para peserta secara berpasangan dan pemilihan pasangan dengan make-up terbaik. Pada akhir pelatihan disediakan waktu refleksi dan tanya jawab. Pengabdian ini berhasil memberikan keterampilan dasar make-up karakter bagi para peserta yakni para anggota komunitas seni di kota Mataram.
Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-Guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah Musaddat, Syaiful; Intiana, Siti Rohana Hariana; Junaidi, Eka; Murahim, Murahim; Wardana, Lalu Ali
DARMADIKSANI Vol 4 No 2 (2024): Edisi Desember
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v4i2.5980

Abstract

Pengabdian yang berjudul “Pelatihan Strategi Sukses Lulus Program Profesi Guru (PPG) bagi Guru-guru dan Calon Guru di Kabupaten Lombok Tengah” ini dilatarbelakangi kenyataan bahwa masih tingginya angka ketidaklulusan peserta PPG dari NTB khususnya peserta dari Kabupaten Lombok Tengah. Tujuan khusus pengabdian ini adalah untuk memberikan pengetahuan kepada peserta tentang strategi sukses PPG dan melatih peserta menerapkan strategi sukses PPG. Peserta pelatihan ini adalah guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah. Penyampaian materi dilakukan dengan metode ceramah, tanya jawab, pemodelan dan penugasan/latihan mengerjakan soal-soal PPG. Analisis hasil pelatihan menunjukkan bahwa terjadi peningkatan kesiapan guru-guru dan calon guru di Kabupaten Lombok Tengah dalam menghadapi PPG. Berdasarkan hasil analisis data diketahui bahwa keberhasilan kegiatan pengabdian ini mencapai 90%. Hal ini tergambar pada: (1) Indikator yang dilaksanakan oleh semua peserta 3 indikator (30%), yang dilaksanakan oleh sebagian besar peserta 6 indikator (60%), dan yang dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta 1 indikator (10%); (2) Nilai rerata keberhasilan kegiatan adalah 75; dan (3) Indikator keberhasilan yang tercapai (T), yakni dilaksanakan oleh semua peserta dan atau sebagian besar peserta adalah 9 indikator (90%), sisanya 1 indikator (10%) tidak tercapai (TT), yakni dilaksanakan oleh sebagian kecil peserta. Di samping itu, hampir semua peserta memberikan tanggapan positif terhadap kegiatan pengabdian ini. Hal ini terlihat dari antusiasme dan partisipasi aktif mereka mengikuti rangkaian kegiatan dan menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan.
Pengembangan Program Literasi Bahasa Berbasis Kelas di Lombok Barat: Potret, Program, dan Kebutuhan Era Digital Musaddat, Syaiful; Qodri, M. Syahrul; Atmaja, Cedin; Murahim, Murahim; Mari’i, Mari’i
Jurnal Ilmiah Mandala Education (JIME) Vol 7, No 1 (2021): Jurnal Ilmiah Mandala Education
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jime.v7i1.1525

Abstract

Kajian ini bertujuan mendeskripsikan profil disain program literasi bahasa berbasis kelas di Kabupaten Lombok Barat yang sesuai kebutuhan. Aspek kajian difokuskan pada tiga hal, yakni: (1) potret keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Lombok Barat, (2) program-program literasi bahasa berbasis kelas yang dapat dikembangkan, dan (3) profil model disain program literasi bahasa berbasis kelas yang sesuai kebutuhan. Pengumpulan data dilakukan observasi, workshop, dan FGD. Datanya bersumber dari guru-guru MGMP bahasa Indonesia kabupaten Lombok Barat. Analisis data dilakukan dengan mengikuti prinsip-prinsip dalam penelitian kualitatif, yaitu tahap reduksi data, penyajian atau organisasi data, dan verifikasi atau interpretasi data. Berdasarkan hasil dan pembahasan, dapat disimpulkan hal-hal sebagai berikut. Pertama, keterlaksanaan literasi bahasa berbasis kelas di Lombok Barat belum berjalan maksimal. Beberapa kondisi yang membuktikan hal ini antara lain: (a) belum tersedia jadwal kegiatan atau program literasi kelas; (b) kegiatan lima belas menit membaca di kelas masing-masing masih sangat jarang dilakukan; (c) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada prangkat pembelajaran yang dikembangkan guru; dan (d) kegiatan litersi kelas belum tercermin pada pelaksanaan pembelajaran yang dilaksanakan guru. Kedua, program-program literasi bahasa berbasis kelas yang dapat dikembangkan di sekolah antara lain: membuat posterisasi kelas, membuat pohon literasi kelas, membuat sudut baca kelas, membuat papan karya literasi kelas, memberdayakan mading kelas, dan membudayakan membaca buku nonpelajaran (buku cerita) sebelum, saat, dan setelah proses pembelajaran. Ketiga, model disain program literasi bahasa berbasis kelas yang sesuai kebutuhan adalah memberi sentuhan teknologi pada semua rancangan program literasi. Untuk posterisasi kelas, pojok baca, papan pajanan, dan lain sebagainya didisain dengan memanfaatkan teknologi. Termasuk penyediaan buku cerita berbasis digital di kelas. Namun demikian, model desain ini tentu membutuhkan biaya dan keahlian yang cukup memadai sehingga diperlukan partisifasi banyak pihak. Disarankan kepada guru bahasa Indonesia, agar melibatkan semua warga sekolah untuk mengembangkan program literasi bahasa berbasis kelasi ini.
Sosialisasi Makna dan Peranan Tokoh dalam Pertunjukan Kemidi Rudat sebagai Upaya Pembinaan Seni Tradisional Murahim, Murahim; Qodri, Muh. Syahrul; Hafi, Isnaini Yulianita
DARMADIKSANI Vol 1 No 1 (2021): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v1i1.94

Abstract

ABSTRAK Persoalan dasar yang membuat pertunjukan Kemidi Rudat belum memberikan makna yang mendalam dan perenungan bagi penontonnya adalah kurangnya pemahaman masyarakat pendukungnya, dalam hal ini adalah para pemain dan sutradaranya terhadap makna dari pertunjukan Kemidi Rudat yang tidak statis tetapi dapat berkembang sesuai dengan perkembangan kebudayaan di era milenial ini. Implikasi dari kurangnya pemahaman ini adalah kurangnya daya tarik permainan dari para aktornya. Akhirnya juga berimplikasi pada kurang antusiasnya penonton untuk menyaksikan secara utuh pertunjukan Kemidi Rudat. Solusi dari permasalahan ini adalah pemahaman terhadap makna sebuah pertunjukan Kemidi Rudat sehingga permainan para aktornya juga akan lebih bersemangat dengan pemahaman terhadap makna tersebut. Program pengabdian ini dilaksanakan untuk memberikan alternatif makna yang baru yang lebih menyesuaikan dengan perkembangan kebudayaan melalui dialog terfokus dengan para pendukung Kemidi Rudat di Desa Terengan. Proses sosialisasi diharapkan akan berimplikasi pada pemahaman makna dan peranan tokoh yang lebih baik dan meningkatkan kualitas pertunjukan Kemidi Rudat. ABSTRACT The fundamental issue that prevents the Kemidi Rudat show from conveying profound meaning and reflection to the audience lies in the lack of comprehension among the supporting community, including the actors and directors, regarding the evolving nature of the show in accordance with cultural advancements in this millennial era. Consequently, this lack of understanding results in the actors' performance being less captivating and subsequently leads to a diminished audience interest in witnessing the complete Kemidi Rudat experience. The solution to this predicament lies in cultivating a comprehensive understanding of the meaning behind the Kemidi Rudat show, which will enable the actors to approach their roles with increased enthusiasm and comprehension. To address this, a service program will be implemented, focusing on engaging in meaningful dialogues with the supporters of Kemidi Rudat in Terengan Village. This program aims to introduce new alternative meanings that are more attuned to cultural developments. By carrying out an effective socialization process, it is anticipated that there will be an enhanced comprehension of the meaning and significance of the characters, ultimately improving the overall quality of Kemidi Rudat's performances.
Pengenalan Teks Genre Sastra dalam Bahasa Sasak: Sebagai Bahan Baku Penyusunan Materi Muatan Lokal Bahasa Sasak pada Guru-Guru Pendidikan Dasar di Kecamatan Selong Paridi, Khairul; Sudika, I Nyoman; Syahbuddin, Syahbuddin; Murahim, Murahim; Ashriany, Ratna Yulida
DARMADIKSANI Vol 2 No 1 (2022): Edisi Juni
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v2i1.1299

Abstract

ABSTRAK Bahan ajar tentang sastra dalam Kurikulum 2013 mestinya berbasis pada pembelajaran tentang teks tetapi setelah dicermati pembahasan materi dalam kurikulum dan buku-buku pelajaran bahasa Sasak pada pendidikan dasar dan menengah lebih ditekankankan pada nilai keindahan dan nilai karakternya saja. Selain itu, penyediaan materi ajar tentang teks genre sastra masih terbatas, akibatnya pembelajaran tentang teks sastra kurang mendapat perhatian yang memadai. Berdasarkan masalah tersebut, tulisan ini bertujuan membahas teks genre cerita rakyat Sasak dari segi struktur teks, piranti kebahasaan dan lainnya. Pembelajaran yang berbasis pada teks sastra ini menunjang keterampilan berbahasa dan dapat membantu anak memahami nilai dan keindahan sastra Sasak. Hasil analisis ini diharapkan dapat membantu para guru untuk menyiapkan bahan ajar materi muatan lokal bahasa Sasak. ABSTRACT Teaching materials about literature in the 2013 Curriculum should focus more on learning about texts. Contrarily, the materials in the curriculum and Sasak language textbooks in primary and secondary education, give more emphasis on the beauty and character values instead of text. In addition, the provision of teaching materials on literary genre texts is still limited, as a result, learning about literary texts does not receive adequate attention. Based on these problems, this paper aims to discuss the text of the Sasak folklore genre in terms of text structure, linguistic tools, and others. Learning based on literary texts supports language skills and helps children understand the value and beauty of Sasak literature. The results of this analysis are expected to help teachers to design customized learning materials for local content subject of Sasak language.
Membangun Kesadaran Budaya: Workshop Sastra Pertunjukan Tradisional untuk Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Mataram: Building Cultural Awareness: A Traditional Performing Arts Literature Workshop for Students of the Indonesian Language and Literature Education Program Faculty of Teacher Training and Education University of Mataram Murahim, Murahim; Efendi, Mahmudi; Jaeka, Farida; Apriani, Wahida
DARMADIKSANI Vol 5 No 3 (2025): Edisi November (Special Edition)
Publisher : Jurusan Pendidikan Bahasa dan Seni, FKIP, Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/darmadiksani.v5i3.8241

Abstract

Kegiatan pengabdian pada masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran budaya mahasiswa melalui workshop seni dan sastra pertunjukan tradisional dengan melibatkan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia FKIP Universitas Mataram serta mitra Sanggar Setia Budi Terengan, Lombok Utara. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh rendahnya minat generasi muda terhadap seni sastr tradisi, terbatasnya fasilitas, dan minimnya promosi digital oleh komunitas seni lokal sebagai pendukung utama seni tradisional. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, penyampaian materi, praktik secara langsung berupa latihan Rudat, Kemidi Rudat, dan Syair Hikayat, hingga pertunjukan akhir yang dipandu seniman seni sastra lokal sebagai mitra kegiatan. Selain itu, dilakukan pendokumentasian dan inovasi digital melalui video, foto, dan konten media sosial untuk memperluas jangkauan promosi budaya. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan signifikan minat mahasiswa terhadap sastra pertunjukan, dari 33% menjadi 78% berdasarkan instrumen yang digunakan. Sebanyak 85 mahasiswa berpartisipasi aktif dalam latihan dan pementasan, yang sekaligus memperkuat regenerasi anggota sanggar. Mitra memperoleh manfaat berupa dokumentasi digital, pertukaran pengetahuan, serta keterampilan promosi budayadan seni sastra tradisi berbasis teknologi informasi. Kesimpulannya, pelaksanaan kegiatan ini berhasil menumbuhkan apresiasi generasi muda terhadap seni sastra pertunjukan tradisional, memperkuat kemitraan antara perguruan tinggi dan komunitas seni, serta menghadirkan model pelestarian budaya yang relevan dengan era digital.