Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERSEPSI SISWA TERHADAP POSISI AKAL DAN WAHYU DALAM PARADIGMA KEILMUAN ISLAM DI ERA MODERN Muh. Nawir; Esby Eriyanti Nuzulia; Rosmiati Daya; A. Ratnawati
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.39694

Abstract

This study aims at finding out the students' perceptions of the relationship between reason and revelation within the Islamic scientific paradigm, and how this understanding influences their thinking about science and spiritual values ​​in the modern era. The method used in this study is a qualitative descriptive approach with data collection techniques through questionnaires, interviews, and observations. This study was conducted at Muhammadiyah 1 High School in Makassar with a sample of 30 students. The results show that the majority of students understand reason and revelation as two complementary sources of knowledge. However, there is a tendency for some students to still separate rationality and religiousness in understanding science. This study emphasizes the need to integrate Islamic values ​​and rationality in the learning process to form a complete Islamic scientific paradigm.
Latar Belakang Berdirinya Muhammadiyah: Sebuah Studi Pustaka Esby Eriyanti Nuzulia; Rosmiati Daya; A. Ratnawati; Dahlan Lamabawa
Al-Zayn: Jurnal Ilmu Sosial, Hukum & Politik Vol 4 No 2 (2026): 2026
Publisher : Yayasan pendidikan dzurriyatul Quran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji latar belakang berdirinya Muhammadiyah sebagai gerakan pembaruan Islam di Indonesia pada awal abad ke-20. Muhammadiyah lahir dalam konteks sosial, keagamaan, dan pendidikan umat Islam yang ditandai oleh praktik keagamaan yang sinkretis, rendahnya kualitas pendidikan, serta kondisi sosial masyarakat yang terbelakang akibat kolonialisme. Selain itu, pengaruh pemikiran pembaruan Islam dari Timur Tengah, khususnya gagasan tajdid dan purifikasi ajaran Islam, turut membentuk dasar ideologis pendirian Muhammadiyah oleh K.H. Ahmad Dahlan pada tahun 1912 di Yogyakarta. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan desain studi pustaka (library reserach), terhadap sumber-sumber primer dan sekunder yang relevan, seperti dokumen sejarah, karya tokoh Muhammadiyah, dan literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa berdirinya Muhammadiyah tidak hanya merupakan respons terhadap kondisi internal umat Islam, tetapi juga merupakan upaya strategis untuk menghadapi tantangan modernitas dan kolonialisme melalui reformasi pendidikan, dakwah, dan kegiatan sosial. Dengan demikian, Muhammadiyah berperan penting dalam membangun kesadaran keagamaan yang rasional, berkemajuan, dan berorientasi pada kemaslahatan umat serta bangsa Indonesia.