Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Ekowisata Berbasis Konservasi Biodiversitas Di Dusun Turgo, Sleman, Yogyakarta Kaharuddin; Ardiansyah, Rhomi; Utami, Retno Nur; Nissauqodry, Stevie Vista; Jayari, Warsun; Wiratama, Palguna; Maharani, Nabila Putri; Videanantha, Benaya; Rachmalia, Aushina Ika; Wardani, Wahyu Kusuma; Rofidah, Syifaur; Bayuaji, Arimawan; Gunawan; Sulistyari, Dyah; Wisudhaningrum, Nurrochmah; Wasi; Sibas
Repong Damar: Jurnal Pengabdian Kehutanan dan Lingkungan Vol. 4 No. 2 (2025): November
Publisher : Magister of Forestry, Department of Forestry, Faculty of Agriculture, University of Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/rdj.v4i2.12052

Abstract

Pengabdian Kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menyusun strategi pengembangan ekowisata berbasis konservasi keanekaragaman hayati di Dusun Turgo, Desa Purwobinangun, Sleman, Yogyakarta, sebagai respons terhadap potensi biodiversitas yang tinggi namun tingkat kunjungan wisatawan masih rendah. Ekowisata dikelola dengan mengedepankan prinsip konservasi, pendidikan lingkungan, dan pelibatan masyarakat. Metode yang digunakan meliputi survei lapangan untuk identifikasi potensi objek dan daya tarik wisata (ODTW), termasuk aspek 3A (atraksi, amenitas, dan aksesibilitas) dan keanekaragaman hayati. Selain itu, dilakukan Diskusi Terpumpun (FGD) dengan para pemangku kepentingan (stakeholders) seperti masyarakat lokal, pengelola desa wisata, BKSDA Yogyakarta, BTNGM, dan akademisi untuk mengidentifikasi tantangan, peluang, serta merumuskan strategi pengembangan. Hasil observasi awal menunjukkan potensi signifikan dengan identifikasi 80 jenis burung, termasuk spesies kunci Anis Merah (Geokichla citrina), serta potensi herpetofauna dan flora endemik seperti Anggrek Vanda tricolor. Dusun Turgo memiliki modalitas seperti kawasan Wildlife Turgo yang fokus pada bird watching dan herping. Analisis strategis menunjukkan posisi Dusun Turgo berada pada kuadran Agresif (SO), yang mengindikasikan perlunya memanfaatkan kekuatan biodiversitas tinggi dan dukungan kelembagaan (BKSDA) untuk menangkap peluang penelitian akademik dan pendanaan konservasi. Strategi M83-84ayor yang diusulkan adalah menggunakan data biodiversitas dan dukungan akademik untuk menyusun materi edukasi/interpretasi berbasis ilmiah guna menarik pasar wisata edukasi yang lebih niche (SDGs 4 - Quality Education). Peta jalan pengembangan Ekowisata Turgo direncanakan dalam empat fase (2026-2029), diawali dengan fase persiapan dan diakhiri dengan fase launching agar established sebagai model ekowisata berbasis Pendidikan Konservasi Biodiversitas.
BIODIVERSITY CONSERVATION AND ECOTOURISM IN URBAN FORESTS: A SYSTEMATIC REVIEW AND BIBLIOMETRIC ANALYSIS Ardiansyah, Rhomi; Nissauqodry, Stevie Vista; Kaharuddin; Utami, Retno Nur
BIOTROPIA Vol. 33 No. 1 (2026): BIOTROPIA Vol. 33 No. 1 January 2026
Publisher : SEAMEO BIOTROP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11598/btb.2026.33.1.2573

Abstract

HIGHLIGHTS- Urban forests link biodiversity protection with public health and recreation- Five key research themes reflect ecological, social, and behavioral insights- Visitor experiences influence support for conservation and green behaviors- Most studies focus on the Global North, leaving tropical cities underexplored- A new framework shows how cities can balance nature, tourism, and well-beingABSTRACTIn the era of urbanization, urban forests play a crucial role in connecting biodiversity conservation and human well-being, providing recreational and tourism benefits in urban areas. This study aims to analyze the intersection of urban forests, biodiversity conservation, and their interaction with visitors, including preferences, perceptions, and behavior. We examine 83 open-access articles published between 2010 and 2025, retrieved from Scopus databases, and analyzed using bibliometric mapping and keyword co-occurrence analysis with VOSviewer, including clustering and thematic trends. This review identified five research clusters, which are (1) urban ecosystem and biodiversity, (2) recreational and ecotourism, (3) visitor preference and well-being, (4) human-nature interaction, and (5) behavioral science and health. Our results show that interdisciplinary studies on urban forests have been conducted since 2020, with a focus on environmental services, mental health, psychology, and pro-environmental behavior. However, research remains geographically biased toward the Global North, with limited representation from tropical and developing cities despite their rich biodiversity and rapid urbanization. This study proposes a conceptual framework that integrates the ecological and social dimensions of urban forest research. It emphasizes the need for place-based, behaviorally informed, and interdisciplinary approaches to maximize the multifunctional benefits of urban forests. As cities grow, urban forests, which serve as areas where people encounter biodiversity in the city, can act as strategic platforms for biodiversity conservation, community engagement, and enhancing public awareness and perceptions of the environment.