Rachmawati, Dian Nur
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran Nilai Tauhid dan Dukungan Orang Tua terhadap Pembentukan Karakter Anak Usia Dini Rahayu, Kurnia; Rachmawati, Dian Nur
Jurnal Obsesi : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 9 No. 6 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/obsesi.v9i6.7381

Abstract

Pembentukan karakter pada anak usia dini merupakan fondasi penting dalam proses pendidikan jangka panjang, khususnya di era modern yang menuntut integritas moral sejak dini. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi pengaruh model pembelajaran yang berlandaskan pada nilai-nilai tauhid serta peran aktif orang tua dalam membentuk karakter anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksplanatori dan teknik analisis regresi untuk mengetahui hubungan antarvariabel. Data dikumpulkan dari guru dan orang tua yang terlibat dalam proses pendidikan anak usia dini. Hasil menunjukkan bahwa keterlibatan orang tua secara aktif memiliki peran penting dalam memperkuat hasil pembelajaran karakter yang berbasis nilai tauhid. Meskipun pendekatan pembelajaran berbasis nilai tauhid memberikan dasar yang kuat, kontribusi nyata terhadap karakter anak lebih terasa ketika didukung oleh interaksi dan pendampingan yang konsisten dari orang tua. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap pengembangan strategi pendidikan karakter anak usia dini yang mengintegrasikan pendekatan nilai agama dengan keterlibatan keluarga secara harmonis, sehingga diharapkan dapat mendukung terciptanya generasi yang memiliki akhlak mulia, bertanggung jawab, dan berlandaskan nilai spiritual yang kuat sejak usia dini.
PEMBELAJARAN ASYIK BERBASIS NEUROSCIENCE DALAM MEMBANGUN REGULASI EMOSI ANAK USIA DINI: STUDI KUALITATIF Watini, Sri; Pinilih, Sekar; Rahayu, Kurnia; Rachmawati, Dian Nur; Yunita, Yunita
Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar (JIPDAS) Vol 6 No 1 (2026): Vol. 6 No. 1 Edisi Februari 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Fakultas Pendidikan Ilmu Pengetahuan Sosial dan Bahasa Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37081/jipdas.v6i1.4546

Abstract

Regulasi emosi merupakan kemampuan fundamental yang berperan penting dalam kesiapan belajar dan perkembangan sosial anak usia dini. Perspektif neuroscience menegaskan bahwa lingkungan belajar yang aman, menyenangkan, dan bebas stres sangat menentukan optimalisasi fungsi otak anak, khususnya pada sistem limbik dan korteks prefrontal. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi Pembelajaran ASYIK berbasis neuroscience dalam membangun regulasi emosi anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang dilaksanakan di PAUD Bougenville. Subjek penelitian meliputi anak usia dini dan guru yang menerapkan Pembelajaran ASYIK. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara semi-terstruktur, dan studi dokumentasi. Data dianalisis secara deskriptif dengan mengelompokkan hasil data lapangan, wawancara, dan dokumentasi sesuai dengan fokus penelitian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pembelajaran ASYIK mampu menciptakan iklim belajar yang aman dan menyenangkan, sehingga mendukung perkembangan regulasi emosi anak. Temuan persentase perkembangan menunjukkan bahwa 45% anak berada pada kategori Berkembang Sangat Baik, 35% Berkembang Sesuai Harapan, 20% Mulai Berkembang, dan 0% Belum Berkembang. Anak menunjukkan peningkatan kemampuan mengenali emosi, mengendalikan impuls, menunggu giliran, serta merespons konflik secara lebih adaptif. Temuan ini mengindikasikan bahwa Pembelajaran ASYIK berkontribusi terhadap penguatan fungsi eksekutif dan regulasi emosi melalui pengalaman belajar yang positif dan bermakna. Simpulan penelitian menegaskan bahwa Pembelajaran ASYIK berbasis neuroscience merupakan pendekatan pembelajaran yang efektif dan kontekstual dalam mendukung perkembangan regulasi emosi anak usia dini. Model ini berpotensi menjadi alternatif pembelajaran berbasis otak (brain-based learning) yang aplikatif dalam praktik pendidikan anak usia dini.