Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Perspektif Ulama Hadis Dan Fikih Terhadap Hadis Dhaif: Analisis Hadis Dhaif Dalam Fatwa Dewan Syariah Nasional Majelis Ulama Indonesia Tsalis, Khodijah Nur; Mujib, Abdul; Bariki, Yusril; Tohir, Abdul Illah
Jurnal Hukum IUS QUIA IUSTUM Vol. 32 No. 3: SEPTEMBER 2025
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20885/iustum.vol32.iss3.art1

Abstract

This study examines the standards and provisions of fuqaha and muhaddisun in the use of daif hadith as a legal basis, as well as its application in the fatwa of the DSN-MUI with a focus on the sulh hadith and its implementation in the fatwa on Musyarakah Sharia Current Account Financing. This study highlights the lack of clear criteria and transparency in the use of daif hadith in the DSN-MUI fatwa which impacts the credibility and legal force of the fatwa . The purpose of the study is to describe the standards for the use of daif hadith according to the views of hadith and fiqh scholars, while also evaluating its application in the practice of DSN-MUI fatwas. The method used is normative legal research with textual and content analysis, including takhrij sanad and matan hadith as well as comparison with other valid evidence and established fiqh rules. The results of the study indicate differences of opinion between fuqaha and muhaddisun regarding the criteria and use of daif hadith as evidence. In the DSN-MUI fatwa , the frequently used hadith sulh has a weak sanad due to problematic narrators, but the text remains relevant and in accordance with sharia principles that encourage peaceful dispute resolution. In the fatwa on Sharia Musyarakah Current Account Financing, the implementation of the hadith sulh and other hadiths , some of which are weak, indicates the need for increased methodological accuracy and transparency in the inclusion of hadith status to maintain the credibility and accountability of fatwas , especially in facing the dynamic needs of contemporary sharia.
Tafsir Ekologi: Metodologi dan Aplikasinya dalam Kelestarian Lingkungan dan Pemanasan Global Tohir, Abdul Illah; Ariyadi, Syamsul; Safe'I, Abdullah
Al-Muhith: Jurnal Ilmu Qur'an dan Hadits Al-Muhith Vol. 5, No. 1 (2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Qur'an (STIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v5i1.5608

Abstract

Tafsir ekologi adalah metode penafsiran Al-Qur'an yang memfokuskan pada pelestarian lingkungan dan isu pemanasan global. Pendekatan ini menanggapi krisis ekologi kontemporer dengan menghubungkan ajaran Islam dan prinsip keberlanjutan lingkungan. Tujuan penelitian adalah mengembangkan metodologi tafsir ekologi untuk mengkaji ayat-ayat Al-Qur'an terkait etika lingkungan serta menerapkannya pada masalah pemanasan global. Metode yang digunakan berupa penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitik berbasis studi kepustakaan, meliputi pengumpulan dan analisis data dari ayat-ayat Al-Qur’an, tafsir klasik dan modern, serta literatur akademik terkait. Teknik analisis meliputi analisis isi dan semiotik untuk mengidentifikasi prinsip ekologis dan nilai etis dalam teks, serta mengaitkan hasil temuan dengan tantangan lingkungan saat ini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir ekologi memberikan pemahaman holistik tentang peran manusia sebagai khalifah yang bertanggung jawab menjaga keseimbangan alam, menghindari kerusakan, dan menerapkan moderasi dalam pemanfaatan sumber daya. Pendekatan ini tidak hanya memperkaya tradisi intelektual Islam, tetapi juga memberikan dasar bagi pengembangan kebijakan dan pendidikan lingkungan berkelanjutan. Dengan demikian, tafsir ekologi dinilai relevan untuk menyikapi persoalan lingkungan global dari perspektif keislaman.