Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Analisis Distribusi Frekuensi dan Pola Penjualan Produk Menstrual Pad PT KKL Tahun 2024: Pendekatan Statistik Deskriptif Fahlapi, Riza; Febrianti, Dwi; Agustina, Riska Melani; Dewi, Syafikani Aliefia; Nuraini, Intan
Journal of Innovative and Creativity Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/joecy.v5i3.5271

Abstract

Penelitian ini mengkaji distribusi frekuensi dan pola penjualan produk Menstrual Pad PT KKL selama tahun 2024 menggunakan pendekatan statistik deskriptif. Tujuan penelitian adalah memberikan gambaran komprehensif mengenai tren penjualan, distribusi data, dan stabilitas penjualan produk selama periode satu tahun. Data penelitian berupa seluruh populasi penjualan tahunan yang dianalisis menggunakan metode distribusi frekuensi, ukuran pemusatan (mean, median, modus), dan ukuran penyebaran (rentang, varians, simpangan baku). Teknik analisis data menggunakan Microsoft Excel untuk visualisasi dan perhitungan statistik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata penjualan produk sebesar 51 unit per bulan dengan total 18.834 unit. Penjualan terkonsentrasi pada interval 48–60 unit, dengan distribusi data mendekati normal dan pola penjualan yang stabil. Variabilitas moderat ditemukan, kemungkinan disebabkan oleh faktor musiman. Kesimpulan menegaskan bahwa analisis statistik deskriptif efektif untuk mengidentifikasi pola penjualan dan fluktuasi, yang dapat menjadi dasar strategi pemasaran dan manajemen stok. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan data multi-tahun dan pendekatan campuran untuk penelitian berikutnya agar lebih mendalam.
Analisis Kontribusi Pajak Penghasilan UMKM Makanan di Jakarta Timur Ihsandi, Haura Bella; Dewi, Syafikani Aliefia; Halwatussyukliha, Anissa; Qurrotuaini, Najwa Desmita; Anggraini, Marcella Salsa Syaf
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 4 (2026): November - January
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i4.5987

Abstract

Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran strategis dalam menopang perekonomian nasional di Indonesia, terutama melalui kontribusinya dalam penyerapan tenaga kerja yang mencapai sekitar 97 persen dari total tenaga kerja nasional. Namun demikian, kontribusi UMKM terhadap penerimaan pajak penghasilan (PPh) masih relatif rendah dan belum sebanding dengan potensi ekonomi yang dimiliki. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara peran UMKM dalam aktivitas ekonomi dan kontribusinya terhadap pendapatan negara. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara kontribusi pajak penghasilan UMKM sektor makanan di Jakarta Timur dengan peningkatan pendapatan negara. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei. Data dikumpulkan melalui penyebaran kuesioner berskala Likert lima poin kepada pelaku usaha makanan di Jakarta Timur yang memenuhi kriteria UMKM. Sampel penelitian berjumlah 40 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner terstruktur yang terdiri atas 16 item pernyataan. Analisis data dilakukan menggunakan perangkat lunak SPSS melalui uji validitas, reliabilitas, normalitas, linearitas, serta analisis regresi linear sederhana. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kontribusi pajak penghasilan UMKM sektor makanan dan pendapatan negara, dengan koefisien regresi sebesar 0,567 dan nilai R-squared sebesar 0,629. Temuan ini mengindikasikan bahwa 62,9 persen variasi pendapatan negara dapat dijelaskan oleh kontribusi pajak penghasilan UMKM sektor makanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa UMKM sektor makanan berperan penting dalam memperkuat penerimaan negara, sehingga diperlukan strategi kebijakan terpadu melalui edukasi perpajakan, digitalisasi sistem, dan penyederhanaan administrasi untuk meningkatkan kepatuhan pajak secara berkelanjutan.