Burhanudin Khairi
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KRISIS DAN BENCANA LINGKUNGAN HIDUP GLOBAL: APA DAN BAGAIMANA TANGGUNG JAWAB PENDIDIKAN (ISLAM) Ahmad Redho Qurrota A’yun; Burhanudin Khairi; Zulhannan; Ali Murtadho; Baharudin
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.38089

Abstract

Krisis lingkungan hidup global merefleksikan kegagalan manusia dalam menjalankan amanah sebagai khalifah di bumi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis akar permasalahan krisis lingkungan dari perspektif spiritual-ekologis Islam serta merumuskan peran strategis pendidikan Islam dalam membangun kesadaran dan perilaku ramah lingkungan. Menggunakan metode penelitian kualitatif berbasis library research, kajian ini menggali konsep-konsep kunci Islam seperti tauhid, khalifah, amanah, mizan, dan larangan israf sebagai fondasi etika lingkungan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan Islam memiliki potensi transformatif melalui integrasi nilai ekologis ke dalam kurikulum, pengembangan model eco-pesantren dan eco-masjid, serta pembelajaran kontekstual berbasis komunitas. Inisiatif seperti green campus dan dakwah lingkungan telah menunjukkan dampak positif dalam membentuk sikap dan perilaku berkelanjutan. Namun, efektivitasnya memerlukan dukungan kebijakan, standarisasi materi ajar, dan penguatan kapasitas pendidik. Disimpulkan bahwa solusi krisis ekologis memerlukan pendekatan holistik yang memadukan transformasi spiritual, etika, dan pendidikan, di mana pendidikan Islam dapat berperan sebagai katalisator perubahan menuju keberlanjutan global.
ALIRAN ADDINI AL-AQLANI (ALIRAN RELIGIUS RASIONAL) DALAM FILSAFAT PENDIDIKAN ISLAM Asmara Hayati; Burhanudin Khairi; Dwi Suci Sisca Sari; Jamal Fakhri; Ikhsan Mustofa
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.39009

Abstract

Islamic educational philosophy plays an important role in responding to contemporary educational challenges while maintaining spiritual and moral foundations. One of the significant approaches within this field is the Addini Al-Aqlani (religious-rational) school of thought, which emphasizes the harmonious integration of revelation (ad-dīn) and reason (‘aql). This article aims to examine the concept, historical background, major figures, and educational implications of the Addini Al-Aqlani school within Islamic educational philosophy. The study employs a library research method by analyzing classical and contemporary literature relevant to religious-rational perspectives in Islamic education. The findings indicate that the Addini Al-Aqlani school emerged as a response to two extreme tendencies in Islamic educational thought: rigid textualism that marginalizes reason and excessive rationalism that neglects revelation. Prominent figures such as Ikhwan al-Shafa, al-Farabi, Ibn Sina, and Ibn Miskawaih argue that reason and revelation are complementary sources of knowledge in achieving human perfection (insān kāmil). This school has significant implications for Islamic education, particularly in formulating educational objectives that balance intellectual, moral, and spiritual development, designing integrative curricula that combine revealed and rational sciences, and applying dialogical, reflective, and rational-spiritual teaching methods. Therefore, the Addini Al-Aqlani approach remains relevant as an integrative paradigm for developing Islamic education that is holistic, contextual, and value-oriented in the modern era.