Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

Penerapan Model Course Review Horay untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Materi Bani Umayah Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstraksi Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu keaktifan yang rendah dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, minimnya motivasi belajar siswa, metode yang tidak bervariasi dan nilai hasil belajar yang kurang maksimal di MTs Darul Ulum PUI Talaga, namun dalam penelitian ini penulis hanya membatasinya pada satu aspek saja yaitu nilai hasil belajar mata pelajaran SKI yang tidak memenuhi standar KKM di sekolah tersebut, oleh sebab itu penulis menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CRH. Tujuan penelitian yang hendak dicapai dari penggunaan model pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII B MTs Darul Ulum PUI Talaga dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam melalui Penerapan Model Pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan melalui dua siklus. Selain itu, penelitian ini pun menggunakan beberapa metode penelitian yaitu observasi dan tes. Selain itu, dengan penelitian tindakan ini akan diketahui peningkatan setelah proses tindakan persiklus. Temuan penelitian ini bahwa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CRH dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran SKI kelas VIII B di MTs Darul Ulum PUI Talaga. Hasil belajar yang diperoleh adalah kenaikan hasil belajar peserta didik sesuai dengan KKM yaitu 70. Peserta didik yang mendapat nilai diatas 70 sebelum penelitian sebanyak 5 peserta didik (28%), siklus I sebanyak 11 peserta didik (61%), dan siklus II sebanyak 17 peserta didik (94%). Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII B di MTs Darul Ulum PUI Talaga. Kata kunci: Model Course Review Horay, Hasil Belajar Siswa, Sejarah Kebudayaan Islam
Metode Pendidikan Islam dalam Mengembangkan Karakter Intisab pada Siswa Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 2 No. 2 (2023): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v2i2.143

Abstract

Pendidikan tidak hanya merupakan transfer informasi, ilmu pengetahuan dan kecakapan serta keterampilan tertentu pada peserta didik, namun lebih dari itu bahwa pendidikan menekankan aspek sikap dan pembentukan karakter yang baik. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan sejumlah regulasi yang dikeluarkan Pemerintah telah mengindikasikan bahwa pendidikan perlu mengembangkan aspek sikap dalam membangun generasi muda yang cerdas yang penguasaan ilmu pengetahuan, santun dalam bertingkah laku, dan terampil serta tangguh dalam menghadapi segala tantangan kehidupan. Tulisan ini akan mengulas tentang pengembangan karakter Intisab melalui pendidikan agama Islam di Indonesia dan korelasinya dengan pembangunan mental dan spiritual anak bangsa.
Meningkatkan Kesehatan Mental dengan Mencegah Perilaku Perundungan Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 3 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v3i1.149

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Perundungan terhadap kesehatan mental, terutama pada siswa tingkat Sekolah Dasar. Perilaku Perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekitar dapat memberikan dampak terhadap mental, fisik dan pikiran siswa. Islam juga melarang perilaku perundungan sebagaimana terdapat dalam QS Al-Hujurat ayat 11. Kajian sekaligus pengabdian ini menggunakan salah satu metode penyuluhan, yaitu dengan mensosialisasikan dampak negatif perundungan terhadap kesehatan mental. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa perilaku perundungan terjadi karena keadaan fisik dan penampilan korban yang sedikit berbeda, sehingga menyebabkan terjadinya tindakan seperti menghina dan mengolok-olok dengan menjadikan hal tersebut sebagai bahan candaan. Anak-anak yang menjadi korban perundungan juga kerap memendam sendiri perasaan yang mereka rasakan tanpa berani melawan atau bercerita kepada orang yang lebih tua karena merasa takut tidak didengar. Perilaku perundungan dapat terjadi secara verbal (langsung) maupun nonverbal (tidak langsung). Perilaku perundungan secara verbal seperti mengganggu, mengancam, mempermalukan atau menyebarkan berita buruk tentang orang lain. Perundungan juga dapat terjadi di dunia maya yang memanfaatkan teknologi digital. Hal ini dapat terjadi di media sosial, platform chatting, serta platform game online. Dampak yang ditimbulkan pada korban seperti depresi, menurunnya tingkat kepercayaan diri, kehilangan kemampuan bergaul dan lebih suka menyendiri, hingga memiliki keinginan untuk balas dendam. Dampak yang diperoleh oleh pelaku adalah merasa memiliki kekuasaan dan merasa memegang kendali serta semakin kehilangan rasa empati. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kognitif siswa terhadap bahaya tindakan perundungan dan pentingnya menjaga kesehatan mental.
Vol. 4 No. 2 Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Farihah Hesya, Aay; Wahidah, Iis Isni
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 4 No. 2 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v4i2.165

Abstract

Abstract Basically, Islamic Religious Education (PAI) teachers have a strong desire to enhance students' abilities and understanding, especially in learning about the Hajj pilgrimage, by applying appropriate learning models. However, based on preliminary observations, the researcher found that the teacher only used direct instruction or lecture methods. The use of direct learning models was considered less effective, as it caused boredom, leading students to lose focus and become disengaged during lessons, which in turn impacted their learning outcomes. This study aims to investigate how the implementation of the cooperative learning model, specifically the Team Games Tournament (TGT) type, can improve the learning outcomes of fifth-grade students on the topic of Hajj at SDN Sukasari Kidul I. The TGT model is one of the cooperative learning models that fosters enthusiasm, nurtures a sense of responsibility, and enhances motivation through games and tournaments. The method used in this study is Classroom Action Research (CAR), carried out in several cycles. The research was conducted at SDN Sukasari Kidul I, with the research subjects being 13 fifth-grade students. Data collection techniques involved observation sheets and test sheets. The data were analyzed using descriptive analysis. Based on data processing and analysis, it can be concluded that the implementation of the cooperative learning model type Team Games Tournament (TGT) effectively improved the learning outcomes of fifth grade students at SDN Sukasari Kidul I. This is evidenced by a 77% increase in students’ learning mastery, along with improvements in collaboration, participation, confidence, and discipline. Through this research, the author hopes that the school and its educators will consider implementing the cooperative learning model type Team Games Tournament (TGT) in other subjects and learning programs. Keywords: Cooperative Learning Model, TGT, PAI, Learning Outcomes
Analisis Hasil Belajar Psikologi Mahasiswa ditinjau dari Perbedaan Kepribadian Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 3 No. 2 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v3i2.178

Abstract

Learning outcomes constitute one of the key indicators for measuring the effectiveness of the learning process in higher education. Among the various factors influencing the attainment of learning outcomes, personality is one of the internal variables that significantly contributes to how students comprehend and respond to academic activities. This study aims to analyze the differences in learning outcomes among psychology students in terms of extroverted and introverted personality types. The research employed a quantitative approach with a comparative design involving 100 students of the Islamic Education Study Program at STAI PUI Majalengka. The instruments used included the NEO-PI-R to assess personality traits and a learning outcomes test for the General Psychology course. The t-test results indicated significant differences between the extrovert and introvert groups, with extroverted students achieving higher average scores. These findings highlight that personality plays an important role in determining the effectiveness of student learning. The implications of this study are crucial for the development of learning strategies that are more adaptive to the diversity of student personalities.
Makna Kata Nafs dalam Al-Qur’an Farihah Hesya, Aay; Hoerudin, Heru
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 1 No. 2 (2018): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesimpulan dari penelitian ini adalah: 1) Kata nafs dengan segala bentuknya terulang 331 kali dalam Al-Qur’an, sebanyak 72 kali di antaranya disebut dalam bentuk nafs khusus yang berdiri sendiri. Pengklasifikasian tentang ayatayat nafs sebagai berikut: QS. Al-Infithaar: 6-7, QS. Al-Maidah: 32, QS. Al-Baqarah: 286, QS. Ar-Ra'd: 11, QS. Asy-Syams: 7-10 dan QS. Al-An'am: 93. 2) Penafsiran Al-Alusi tentang ayat-ayat nafs( jiwa) yaitu: nafs muthmainah itu adalah jiwa yang tenang yang beriman dan percaya,selalu condong kepada kebenaran yang sampai pada keyakinan dan sekiranya tidak tercampur dengan keraguan dan juga tidak di campuri suatu kegelisahan dalam jiwa dari segi yang baik. Nafs Al-Ammarah yaitu nafs yang selalu menyuruh kepada kejahatan dan kejelekan yang lebih condong kepada hawa nafsu, nafs al-lawwamah yaitu jiwa yang tenang yang cocok atau sesuai untuk jiwa yang ammarah. 3) Eksistensi dan hikmah ayat-ayat nafs adalah secara garis besar nafs itu menjadi dua bagian yaitu: nafs yang ta'at melaksanakan perintah-perintah Allah meninggalkan semua larangannya. Kedua adalah nafs yang cenderung melawan ketentuan-ketentuan Allah, keinginan-keinginannya selalu berlawanan. Nafs laksana Api bagi kehidupan alam raya ini bagi manusia di umpamakan sebagai motor atau penggerak dalam memenuhi kebutuhan manusia jadi nafs sangat berpotensi sekali bagi kita. Adapun hikmahnya yang bisa kita ambil bahwa segala sesuatu yang kita lakukan harus di barengi dengan niat dan jiwa yang ikhlas agar kita tidak salah melangkah, dengan adanya pengertian nafs di atas kita bisa mengetahui baik buruknya jiwa yang ada pada diri kita masing-masing.
Meningkatkan Kemahiran Membaca Teks Bahasa Arab melalui Metode Kooperatif Mahasiswa STAI PUI Majalengka Farihah Hesya, Aay; Sya’adtul Kamilah, Dedeh
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 2 No. 1 (2019): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang bertujuan untuk mengetahui efektivitas pembelajaran kooperatif dalam meningkatkan kemampuan membaca teks bahasa Arab mahasiswa STAI PUI Majalengka. Data dianalisis dengan menggunakan uji-t berpasangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan membaca teks bahasa Arab mahasiswa sebelum penerapan pembelajaran kooperatif adalah 72,3, sedangkan kemampuan membaca teks bahasa Arab mahasiswa sebelum penerapan pembelajaran kooperatif adalah 86,53. Artinya pembelajaran kooperatif efektif untuk meningkatkan kemampuan membaca teks bahasa Arab mahasiswa. Dari aspek motivasi, pembelajaran kooperatif dapat meningkatkan motivasi belajar bahasa Arab sebesar 56,9%. Dari hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa pembelajaran kooperatif secara signifikan meningkatkan kemampuan membaca teks bahasa Arab mahasiswa STAI PUI Majalengka. Pembelajaran kooperatif juga meningkatkan motivasi belajar teks bahasa Arab mahasiswa.
Pengajaran Keterampilan Berbicara Bahasa Arab di Pondok Pesantren Farihah Hesya, Aay; Nurniati, Yanti
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 2 No. 2 (2019): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keinginan untuk meningkatkan minat santri dalam mempelajari bahasa Arab di Pondok Pesantren Darul Falah Majalengka. Hal ini dapat dilihat dari berbagai lingkungan asrama yang telah dirancang ruangan khusus untuk belajar bahasa Arab bahkan hampir di setiap komplek. Akan tetapi, setiap komplek memiliki strategi pembelajaran yang berbeda-beda. Sehingga, pengaruhnya terhadap hasil belajar pun akan berbeda-beda. Berdasarkan persepsi dari berbagai pihak, pembelajaran bahasa Arab di pondok pesantren Darul Falah Majalengka tidak semudah mempelajari teori-teori bahasa Arab “nahwu-sharraf”. Sementara itu, lingkungan pondok pesantren yang cenderung menggunakan sistem klasik, lebih banyak mempelajari bahasa Arab untuk memahami kitab-kitab klasik. Untuk itu, perlu ditekankan tujuan dari setiap proses pembelajaran. Dalam pembelajaran maharah al-kalam yang diselenggarakan di pondok pesantren Darul Falah Majalengka, yaitu komunitas El-Marwah menggunakan “strategi ilqa” agar santri lebih mudah mengaplikasikan kosa kata yang dihafal sehari-hari dan mendapatkan lebih banyak mufrodat baru dalam setiap proses diskusi, selain itu santri lebih percaya diri untuk berkomunikasi dalam bahasa Arab.
Pengajaran Keterampilan Menyimak Bahasa Arab Menggunakan Lagu Farihah Hesya, Aay; Rahman Bahtiar, Ihwan
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 2 No. 2 (2019): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan hasil analisis kebutuhan, kedudukan media lagu di MAN 2 Majalengka sangat dibutuhkan oleh siswa kelas X dalam pembelajaran menyimak bahasa Arab. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan proses pengembangan media lagu beserta kualitasnya. Berdasarkan penggunaan teori 4D Thiagarajan dkk., hasil penelitian menunjukkan bahwa skor yang dicapai dari angket validasi ahli media adalah 100%, dan 94,4% skor yang diperoleh dari validasi angket ahli materi, serta respon positif dari siswa sebesar 80,37%.
Problematika Pembelajaran Bahasa Arab Berbasis E-Learning pada Masa Pandemi Covid-19 Farihah Hesya, Aay; Moch. Kahar Awaludin
AlFaqrah: Journal of Arabic Studies Vol. 3 No. 1 (2020): AlFaqrah: Journal of Arabic Studies
Publisher : Department of Arabic Teaching, STAI PUI Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui permasalahan evaluasi pembelajaran bahasa Arab. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian guru bahasa Arab dan siswa kelas IX MTsN 13 Majalengka. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan teknik validasi data menggunakan teknik triangulasi, yaitu triangulasi sumber data dan metode. Analisis data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) perencanaan evaluasi pembelajaran bahasa Arab di MTsN 13 Majalengka sudah cukup baik; (2) pelaksanaan evaluasi pembelajaran bahasa Arab dilakukan dengan menggunakan media google form; (3) permasalahan yang dihadapi yaitu sulit mengetahui kemampuan bahasa Arab siswa dan karakter atau perilaku siswa sulit dipantau. Lokasi rumah tidak terjangkau jaringan internet, termasuk kuota internet siswa yang minim, atau jaringan internet yang tidak stabil. Upaya yang dilakukan guru dalam mengatasi permasalahan tersebut dengan meminta siswa untuk pindah lokasi yang terjangkau jaringan internet untuk sementara waktu.