Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search
Journal : The Islamic Religious Educational Journal

Penerapan Model Course Review Horay untuk Meningkatkan Hasil Belajar Mata Pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam Materi Bani Umayah Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 1 No. 1 (2022): EDISI MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstraksi Permasalahan yang melatarbelakangi penelitian ini yaitu keaktifan yang rendah dalam pembelajaran Sejarah Kebudayaan Islam, minimnya motivasi belajar siswa, metode yang tidak bervariasi dan nilai hasil belajar yang kurang maksimal di MTs Darul Ulum PUI Talaga, namun dalam penelitian ini penulis hanya membatasinya pada satu aspek saja yaitu nilai hasil belajar mata pelajaran SKI yang tidak memenuhi standar KKM di sekolah tersebut, oleh sebab itu penulis menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CRH. Tujuan penelitian yang hendak dicapai dari penggunaan model pembelajaran ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII B MTs Darul Ulum PUI Talaga dalam mata pelajaran Sejarah Kebudayaan Islam melalui Penerapan Model Pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay. Penelitian yang dilakukan adalah penelitian tindakan kelas (PTK) yang dilakukan melalui dua siklus. Selain itu, penelitian ini pun menggunakan beberapa metode penelitian yaitu observasi dan tes. Selain itu, dengan penelitian tindakan ini akan diketahui peningkatan setelah proses tindakan persiklus. Temuan penelitian ini bahwa setelah menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe CRH dapat meningkatkan hasil belajar mata pelajaran SKI kelas VIII B di MTs Darul Ulum PUI Talaga. Hasil belajar yang diperoleh adalah kenaikan hasil belajar peserta didik sesuai dengan KKM yaitu 70. Peserta didik yang mendapat nilai diatas 70 sebelum penelitian sebanyak 5 peserta didik (28%), siklus I sebanyak 11 peserta didik (61%), dan siklus II sebanyak 17 peserta didik (94%). Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa dengan menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Course Review Horay dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VIII B di MTs Darul Ulum PUI Talaga. Kata kunci: Model Course Review Horay, Hasil Belajar Siswa, Sejarah Kebudayaan Islam
Metode Pendidikan Islam dalam Mengembangkan Karakter Intisab pada Siswa Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 2 No. 2 (2023): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v2i2.143

Abstract

Pendidikan tidak hanya merupakan transfer informasi, ilmu pengetahuan dan kecakapan serta keterampilan tertentu pada peserta didik, namun lebih dari itu bahwa pendidikan menekankan aspek sikap dan pembentukan karakter yang baik. Undang-Undang Sistem Pendidikan Nasional dan sejumlah regulasi yang dikeluarkan Pemerintah telah mengindikasikan bahwa pendidikan perlu mengembangkan aspek sikap dalam membangun generasi muda yang cerdas yang penguasaan ilmu pengetahuan, santun dalam bertingkah laku, dan terampil serta tangguh dalam menghadapi segala tantangan kehidupan. Tulisan ini akan mengulas tentang pengembangan karakter Intisab melalui pendidikan agama Islam di Indonesia dan korelasinya dengan pembangunan mental dan spiritual anak bangsa.
Meningkatkan Kesehatan Mental dengan Mencegah Perilaku Perundungan Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 3 No. 1 (2024): EDISI MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v3i1.149

Abstract

Kajian ini bertujuan untuk menjelaskan pengaruh Perundungan terhadap kesehatan mental, terutama pada siswa tingkat Sekolah Dasar. Perilaku Perundungan yang kerap terjadi di lingkungan sekitar dapat memberikan dampak terhadap mental, fisik dan pikiran siswa. Islam juga melarang perilaku perundungan sebagaimana terdapat dalam QS Al-Hujurat ayat 11. Kajian sekaligus pengabdian ini menggunakan salah satu metode penyuluhan, yaitu dengan mensosialisasikan dampak negatif perundungan terhadap kesehatan mental. Dari data yang diperoleh menunjukkan bahwa perilaku perundungan terjadi karena keadaan fisik dan penampilan korban yang sedikit berbeda, sehingga menyebabkan terjadinya tindakan seperti menghina dan mengolok-olok dengan menjadikan hal tersebut sebagai bahan candaan. Anak-anak yang menjadi korban perundungan juga kerap memendam sendiri perasaan yang mereka rasakan tanpa berani melawan atau bercerita kepada orang yang lebih tua karena merasa takut tidak didengar. Perilaku perundungan dapat terjadi secara verbal (langsung) maupun nonverbal (tidak langsung). Perilaku perundungan secara verbal seperti mengganggu, mengancam, mempermalukan atau menyebarkan berita buruk tentang orang lain. Perundungan juga dapat terjadi di dunia maya yang memanfaatkan teknologi digital. Hal ini dapat terjadi di media sosial, platform chatting, serta platform game online. Dampak yang ditimbulkan pada korban seperti depresi, menurunnya tingkat kepercayaan diri, kehilangan kemampuan bergaul dan lebih suka menyendiri, hingga memiliki keinginan untuk balas dendam. Dampak yang diperoleh oleh pelaku adalah merasa memiliki kekuasaan dan merasa memegang kendali serta semakin kehilangan rasa empati. Hasil kegiatan ini menunjukkan adanya peningkatan kognitif siswa terhadap bahaya tindakan perundungan dan pentingnya menjaga kesehatan mental.
Vol. 4 No. 2 Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Games Tournament untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Farihah Hesya, Aay; Wahidah, Iis Isni
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 4 No. 2 (2025): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v4i2.165

Abstract

Abstract Basically, Islamic Religious Education (PAI) teachers have a strong desire to enhance students' abilities and understanding, especially in learning about the Hajj pilgrimage, by applying appropriate learning models. However, based on preliminary observations, the researcher found that the teacher only used direct instruction or lecture methods. The use of direct learning models was considered less effective, as it caused boredom, leading students to lose focus and become disengaged during lessons, which in turn impacted their learning outcomes. This study aims to investigate how the implementation of the cooperative learning model, specifically the Team Games Tournament (TGT) type, can improve the learning outcomes of fifth-grade students on the topic of Hajj at SDN Sukasari Kidul I. The TGT model is one of the cooperative learning models that fosters enthusiasm, nurtures a sense of responsibility, and enhances motivation through games and tournaments. The method used in this study is Classroom Action Research (CAR), carried out in several cycles. The research was conducted at SDN Sukasari Kidul I, with the research subjects being 13 fifth-grade students. Data collection techniques involved observation sheets and test sheets. The data were analyzed using descriptive analysis. Based on data processing and analysis, it can be concluded that the implementation of the cooperative learning model type Team Games Tournament (TGT) effectively improved the learning outcomes of fifth grade students at SDN Sukasari Kidul I. This is evidenced by a 77% increase in students’ learning mastery, along with improvements in collaboration, participation, confidence, and discipline. Through this research, the author hopes that the school and its educators will consider implementing the cooperative learning model type Team Games Tournament (TGT) in other subjects and learning programs. Keywords: Cooperative Learning Model, TGT, PAI, Learning Outcomes
Analisis Hasil Belajar Psikologi Mahasiswa ditinjau dari Perbedaan Kepribadian Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 3 No. 2 (2024): EDISI SEPTEMBER
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v3i2.178

Abstract

Learning outcomes constitute one of the key indicators for measuring the effectiveness of the learning process in higher education. Among the various factors influencing the attainment of learning outcomes, personality is one of the internal variables that significantly contributes to how students comprehend and respond to academic activities. This study aims to analyze the differences in learning outcomes among psychology students in terms of extroverted and introverted personality types. The research employed a quantitative approach with a comparative design involving 100 students of the Islamic Education Study Program at STAI PUI Majalengka. The instruments used included the NEO-PI-R to assess personality traits and a learning outcomes test for the General Psychology course. The t-test results indicated significant differences between the extrovert and introvert groups, with extroverted students achieving higher average scores. These findings highlight that personality plays an important role in determining the effectiveness of student learning. The implications of this study are crucial for the development of learning strategies that are more adaptive to the diversity of student personalities.
Penilaian Self Eficacy dan Kemampuan Menyelesaikan Masalah Psikologi Berdasarkan Perbedaan Gender Farihah Hesya, Aay
Ta'lim: The Islamic Religious Educational Journal Vol. 4 No. 1 (2025): EDISI MARET
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Persatuan Umat Islam Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65585/jt.v4i1.183

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis perbedaan self-efficacy dan kemampuan pemecahan masalah psikologi antara mahasiswa perempuan dan laki-laki pada Program Studi Pendidikan Agama Islam (PAI) semester 3 di STAI PUI Majalengka. Self-efficacy sebagai keyakinan diri individu dalam menyelesaikan tugas, serta kemampuan pemecahan masalah psikologis sebagai bentuk adaptasi kognitif-afektif terhadap situasi sulit, menjadi dua aspek penting dalam konteks pendidikan tinggi. Berdasarkan teori Bandura, keyakinan diri dipengaruhi oleh pengalaman keberhasilan, persuasi sosial, kondisi fisiologis, serta modeling. Sementara teori pemecahan masalah psikologi merujuk pada pendekatan kognitif Dewey, Bransford & Stein, dan Gagne. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif komparatif dengan teknik analisis independent sample t-test. Sampel terdiri atas mahasiswa laki-laki dan perempuan yang diambil menggunakan teknik purposive sampling. Hasil penelitian menunjukkan adanya perbedaan signifikan antara mahasiswa perempuan dan laki-laki dalam self-efficacy dan kemampuan pemecahan masalah psikologi. Perempuan cenderung menunjukkan pola pemecahan masalah yang lebih emosional-reflektif, sedangkan laki-laki menunjukkan pola analitis-praktis. Temuan ini sejalan dengan beberapa hasil penelitian terdahulu yang menunjukkan kecenderungan perbedaan gaya regulasi emosi, strategi coping, dan persepsi efikasi diri berdasarkan gender. Artikel ini memberikan kontribusi teoritis dan praktis dalam pengembangan pendidikan berbasis diferensiasi psikologis gender di perguruan tinggi Islam.