Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Integrasi Nilai-Nilai Pesantren dalam Manajemen Sekolah dan Madrasah: Model Pengembangan Kompetensi Global dalam Pendidikan Islam Asalam, Hadi Auliya; Wisnu Adi Kurniawan; Abdul Rosyid Alfikri; Mifedwil Jandra
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengkaji integrasi nilai-nilai pesantren dalam manajemen madrasah sebagai model pengembangan kompetensi global dalam pendidikan Islam. Kajian ini dilatarbelakangi oleh tantangan modernisasi dan globalisasi yang menuntut lembaga pendidikan Islam tidak hanya menghasilkan peserta didik yang beriman dan berakhlak, tetapi juga memiliki kompetensi digital, profesionalisme, serta daya saing global. Madrasah dan pesantren, sebagai institusi pendidikan Islam yang berakar pada tradisi keilmuan dan spiritual, menghadapi tantangan untuk mengembangkan sistem manajemen yang mampu mengharmoniskan nilai-nilai keislaman dengan inovasi teknologi dan tata kelola pendidikan modern. Permasalahan utama penelitian ini adalah masih adanya kesenjangan antara nilai spiritual Islam dan praktik manajemen pendidikan yang cenderung berorientasi pada efisiensi dan kompetisi global. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain fenomenologis untuk memahami pengalaman dan pemaknaan subjek penelitian terhadap penerapan nilai pesantren dalam manajemen pendidikan. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan dosen dan mahasiswa di Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah Madani (STITMA), observasi kegiatan akademik dan kepesantrenan, serta analisis dokumen institusional. Seluruh data dianalisis menggunakan teknik analisis tematik untuk mengidentifikasi pola, makna, dan keterkaitan antar konsep. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai pesantren seperti keikhlasan, kedisiplinan, tanggung jawab, ukhuwah, dan kemandirian telah terintegrasi secara efektif dalam manajemen pendidikan Islam melalui empat dimensi utama, yaitu kepemimpinan spiritual, budaya organisasi berbasis nilai, integrasi teknologi digital, dan pembinaan karakter berkelanjutan. Berdasarkan temuan tersebut, penelitian ini merumuskan model konseptual Pesantren-Based Educational Management (PBEM) sebagai paradigma alternatif manajemen pendidikan Islam. Model ini menegaskan bahwa nilai-nilai pesantren dapat menjadi fondasi inovasi manajemen mutu madrasah dalam membentuk peserta didik yang unggul secara akademik, berkarakter islami, dan adaptif terhadap tantangan global. Temuan penelitian ini berimplikasi pada penguatan kebijakan pengelolaan pendidikan Islam yang berorientasi pada integrasi nilai, mutu, dan modernitas.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Pembentukan Karakter Anti-Korupsi Pada Peserta Didik Ryan Anwar, Muhammad; Rijal Rijal; Fajar Rasyid Pano; Wisnu Adi Kurniawan
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) terhadap pembentukan karakter anti-korupsi pada peserta didik. Isu ini menjadi penting karena korupsi tidak hanya merupakan persoalan hukum dan moral, tetapi juga menunjukkan lemahnya pendidikan karakter di dunia pendidikan. Upaya menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sejak dini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang beretika dan berintegritas tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan PjBL dapat berkontribusi terhadap pembentukan karakter anti-korupsi di lingkungan pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur primer dan sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, serta laporan penelitian yang relevan dengan topik pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan karakter antikorupsi. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi hubungan antara penerapan PjBL dan penguatan nilai-nilai antikorupsi, termasuk kejujuran, tanggung jawab, serta integritas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kesadaran moral dan perilaku etis peserta didik. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan proyek yang menekankan transparansi, kolaborasi, dan refleksi diri menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai kejujuran dan tanggung jawab. Pembelajaran ini juga menciptakan lingkungan akademik yang mendorong keterbukaan dan partisipasi aktif dalam menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa PjBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter anti-korupsi di kalangan peserta didik. Hasilnya diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam memperkuat integrasi pendidikan karakter berbasis proyek di berbagai tingkat pendidikan di Indonesia