Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Efektivitas Sasaran Bantuan Langsung Tunai di Desa Pakuluruan, Kecamatan Koroncong, Kabupaten Pandeglang Anilah Anilah; Rijal Rijal; Ari Supriadi
Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora Vol. 3 No. 1 (2024): Januari : Jurnal Riset Rumpun Ilmu Sosial, Politik dan Humaniora
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jurrish.v3i1.2461

Abstract

This research focuses on how well the effectiveness of Direct Cash Transfer (BLT) Program from Village Fund (DD) in Pakuluran Village, Koroncong Sub-district, Pandeglang Regency. The purpose of this research is to describe and analyze how the implementation of the BLT Program originating from DD for Beneficiary Families (KPM) in Pakuluran Village, Koroncong District, This research method uses descriptive qualitative methods. The data obtained in this study through data analysis techniques in the field, which include data collection activities, data reduction, data presentation, and conclusion drawing. The results showed that : (Particularly in the context of handling the impact of Covid-19, the economic impact, the Pakuluran Village Government provides BLT sourced from DD and then distributed to the community through a timing mechanism. (2) The effectiveness of the BLT plan in terms of the timeliness of the BLT distribution was on time and followed the existing mechanism. At the same time, looking from the side to make an accurate selection, the village government followed the procedure. The targeting accuracy aspect showed that the BLT distribution from DD was right on target. Based on the results of the research and discussion presented by the researcher regarding the targeted Effectiveness of Village Fund Cash Assistance (BLT) for the community of Pakuluran Village, Koroncong Sub-district, Pandeglang Regency, it can be concluded that the distribution of BLT DD for the community of Pakuluran Village, Koroncong Sub-district, Pandeglang Regency, is considered effective.
PENGARUH PEMBERIAN KOMBINASI KEGEL EXERCISE DAN BRIDGING EXERCISE TERHADAP PERUBAHAN FREKUENSI INKONTINENSIA URIN PADA LANJUT USIA DI YAYASAN BATARA HATI MULIA GOWA Rijal Rijal; Hardianti Hardianti; Fadhia Adliah
Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada Vol 8 No 1 (2019): Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Akademi Keperawatan Sandi Karsa (Merger) Politeknik Sandi Karsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35816/jiskh.v9i1.67

Abstract

Elderly is the stage of life process that characterized by decreasing in the body ability, so that there are many changes in anatomical and physiological, including changes in neurology, musculoskeletal, and bladder. It has an impact on weakness of pelvic muscles that cause urinary incontinence due to urethral sphincter muscle inadequate as an effort to prevent urine leakage. The treatment is performed by giving direct pelvic floor muscle support and the overall core muscle through exercises.The aim of this study is to determine the combination effect of kegel exercise and bridging excerise on changes in urinary incontinence in the elderly. This study is a pre-experimental design, with one group pretest-posttest design approach. The population is all the elderly at Batara Hati Mulia Foundation, Gowa and takes 13 people from purposive sampling technique.The Data was collected by taking primary data through interviews and based on ordinal scale frequency of urinary incontinence. This study was performed for 6 weeks by 18 exercise sessions. A paired T test is performed as statistical test and the results of pre-test and post-test analysis increased the frequency of urinary incontinence with value of p ;0,000. It shows that the combination of kegel exercise and bridging exercise has an effect on changes in frequency of urinary incontinence in the elderly.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek Terhadap Pembentukan Karakter Anti-Korupsi Pada Peserta Didik Ryan Anwar, Muhammad; Rijal Rijal; Fajar Rasyid Pano; Wisnu Adi Kurniawan
Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol 1 No 01 (2025): Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning/PjBL) terhadap pembentukan karakter anti-korupsi pada peserta didik. Isu ini menjadi penting karena korupsi tidak hanya merupakan persoalan hukum dan moral, tetapi juga menunjukkan lemahnya pendidikan karakter di dunia pendidikan. Upaya menanamkan nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas sejak dini menjadi langkah strategis dalam membangun generasi yang beretika dan berintegritas tinggi. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana penerapan PjBL dapat berkontribusi terhadap pembentukan karakter anti-korupsi di lingkungan pendidikan, khususnya di perguruan tinggi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh dari berbagai sumber literatur primer dan sekunder seperti buku, jurnal ilmiah, serta laporan penelitian yang relevan dengan topik pembelajaran berbasis proyek dan pendidikan karakter antikorupsi. Analisis dilakukan dengan teknik analisis isi (content analysis) untuk mengidentifikasi hubungan antara penerapan PjBL dan penguatan nilai-nilai antikorupsi, termasuk kejujuran, tanggung jawab, serta integritas akademik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan PjBL mampu meningkatkan kesadaran moral dan perilaku etis peserta didik. Mahasiswa yang terlibat dalam kegiatan proyek yang menekankan transparansi, kolaborasi, dan refleksi diri menunjukkan peningkatan signifikan dalam nilai kejujuran dan tanggung jawab. Pembelajaran ini juga menciptakan lingkungan akademik yang mendorong keterbukaan dan partisipasi aktif dalam menginternalisasi nilai-nilai antikorupsi. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa PjBL merupakan strategi pembelajaran yang efektif untuk membangun karakter anti-korupsi di kalangan peserta didik. Hasilnya diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pendidik, pembuat kebijakan, dan peneliti dalam memperkuat integrasi pendidikan karakter berbasis proyek di berbagai tingkat pendidikan di Indonesia
Strategi Dan Tantangan Manajemen Sekolah (Madrasah) Di Era Transformasi Pendidikan Rijal Rijal; Muhammad Fathir; Ishlah Nizarais; Mifedwil Jandra; Firzatullah Akbar
El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah Vol 1 No 01 (2025): El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah
Publisher : El-Mudarris: Jurnal Manajemen Pendidikan dan Kepemimpinan Sekolah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara komprehensif konsep, strategi, serta tantangan dalam manajemen sekolah/madrasah di tengah arus transformasi pendidikan modern yang ditandai oleh kemajuan teknologi digital, perubahan kebijakan nasional, serta tuntutan global terhadap peningkatan mutu sumber daya manusia. Latar belakang penelitian ini berangkat dari urgensi lembaga pendidikan Islam untuk menyesuaikan diri dengan perubahan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai spiritualitas dan karakter keislaman yang menjadi jati dirinya. Pendekatan penelitian menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan desain studi kepustakaan dan studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, serta telaah literatur ilmiah yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keberhasilan manajemen sekolah/madrasah bergantung pada sinergi antara kepemimpinan transformasional, tata kelola berbasis nilai Islam, dan pemanfaatan teknologi digital secara efektif. Kepala madrasah yang memiliki visi spiritual dan kompetensi manajerial mampu membangun budaya organisasi yang kolaboratif, inovatif, dan responsif terhadap perubahan. Namun demikian, penelitian juga menemukan sejumlah tantangan, seperti keterbatasan infrastruktur, rendahnya literasi digital, resistensi terhadap inovasi, serta kesenjangan antara kebijakan nasional dan realitas lembaga pendidikan Islam. Penelitian ini menyimpulkan bahwa model manajemen madrasah yang ideal adalah yang mengintegrasikan profesionalisme, inovasi digital, dan spiritualitas Islam secara seimbang. Model tersebut tidak hanya mampu meningkatkan efektivitas manajemen pendidikan, tetapi juga memperkuat identitas moral dan nilai karakter peserta didik di tengah tantangan modernisasi global.