Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Evaluasi Kurikulum Pendidikan Agama Islam Berbasis Multikulturalisme di Era Globalisasi Cindy Atika Rizki; Siti Khodijah; Abil Alwi Prayoga
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v1i3.13

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) berbasis multikulturalisme dalam menghadapi tantangan era globalisasi. Globalisasi menuntut sistem pendidikan untuk tidak hanya menanamkan nilai-nilai keagamaan, tetapi juga membangun kesadaran toleransi, keberagaman, dan keterbukaan terhadap perbedaan budaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui studi dokumen, wawancara dengan pendidik PAI, dan observasi terhadap implementasi kurikulum di beberapa sekolah menengah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan nilai-nilai multikultural dalam kurikulum PAI masih bersifat parsial dan belum terintegrasi secara sistematis dalam setiap komponen pembelajaran. Kurikulum cenderung menekankan aspek kognitif keagamaan tanpa memperkuat dimensi sosial dan sikap inklusif. Diperlukan pembaruan kurikulum yang menekankan pendidikan karakter berbasis toleransi, empati, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. Penelitian ini merekomendasikan penguatan kompetensi guru, pengembangan materi ajar kontekstual, serta kolaborasi antara sekolah, masyarakat, dan pemerintah dalam membangun ekosistem pendidikan Islam yang adaptif terhadap nilai-nilai multikultural di era global.
Pendidikan Agama Islam sebagai Pilar Moderasi Beragama dalam Membangun Karakter Religius Peserta Didik di Era Digital Muhammad Hasanuddin; Cindy Atika Rizki; Siti Khodijah
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v1i3.21

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai pilar utama dalam penguatan moderasi beragama serta pembentukan karakter religius peserta didik di era digital. Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi informasi, tantangan terhadap nilai-nilai keagamaan dan moral semakin kompleks. Melalui pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian ini mengkaji bagaimana implementasi nilai-nilai moderasi beragama dalam proses pembelajaran PAI dapat menumbuhkan sikap toleransi, keseimbangan, dan tanggung jawab beragama di kalangan siswa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PAI memiliki kontribusi signifikan dalam membentuk karakter religius peserta didik melalui integrasi antara penguatan spiritual, pemahaman kontekstual terhadap ajaran Islam, serta pemanfaatan media digital sebagai sarana pembelajaran yang adaptif dan edukatif. Selain itu, guru PAI berperan sebagai agen moderasi yang mengarahkan peserta didik agar mampu memfilter informasi keagamaan secara kritis dan bijak di ruang digital. Dengan demikian, Pendidikan Agama Islam tidak hanya berfungsi sebagai transfer pengetahuan agama, tetapi juga sebagai fondasi pembentukan kepribadian moderat, religius, dan berintegritas di tengah dinamika era digital.
Integrasi Teknologi Pembelajaran dalam Meningkatkan Efektivitas Pendidikan Agama Islam Supiyandi Supiyandi; Muhammad Hasanuddin; Siti Khodijah; Cindy Atika Rizki; Abil Alwi Prayoga
Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 1 No. 3 (2025): September 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62712/jurpai.v1i3.27

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana integrasi teknologi pembelajaran dapat meningkatkan efektivitas Pendidikan Agama Islam di sekolah pada era digital. Fokus utama penelitian adalah memahami pengalaman guru dan siswa dalam menggunakan media digital untuk memperkuat penyampaian materi serta meningkatkan keterlibatan belajar. Metode penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi untuk memperoleh data yang mendalam mengenai praktik integrasi teknologi dalam pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan teknologi seperti video pembelajaran, e-modul, kuis interaktif, dan platform digital mampu menciptakan proses belajar yang lebih menarik, variatif, dan mudah dipahami. Siswa merespons pembelajaran berbasis teknologi dengan tingkat motivasi yang lebih tinggi, sementara guru mengalami kemudahan dalam menyampaikan materi abstrak secara lebih konkret. Meskipun demikian, penelitian menemukan hambatan berupa keterbatasan kemampuan guru, kendala perangkat, dan akses internet yang tidak stabil. Temuan ini menunjukkan bahwa teknologi memiliki peran penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran Pendidikan Agama Islam, namun keberhasilannya memerlukan dukungan kompetensi guru dan fasilitas yang memadai. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa pengembangan teknologi dalam PAI perlu dilakukan secara terencana untuk mendukung kualitas pembelajaran di era digital.
Applications of Artificial Intelligence in Healthcare: From Diagnosis to Treatment Optimization Muhammad Hasanuddin; Siti Khodijah
Journal of Data Science and Informatics Engineering Vol. 1 No. 1 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jodsie.v1i1.13

Abstract

The development of Artificial Intelligence (AI) has brought significant changes to the healthcare sector, particularly in improving diagnostic accuracy, optimizing treatment, and operational efficiency of medical services. Integrating intelligent algorithms with large-scale medical data allows healthcare systems to shift from conventional approaches toward more predictive, personalized, and data-driven services. This research aims to comprehensively examine the application of AI in healthcare, ranging from diagnostic support systems to optimizing patient care and treatment. The method used is a Systematic Literature Review (SLR) with a qualitative-descriptive approach to scientific articles published between 2020 and 2025, sourced from reputable databases such as Scopus, Web of Science, PubMed, and IEEE Xplore. The study results indicate that AI has been widely applied in medical image-based diagnosis, predictive analytics, personalized treatment planning, clinical workflow optimization, and robot-assisted surgery. Although AI has proven to improve the accuracy, speed, and adaptability of healthcare services, the main challenges still lie in ethical aspects, data privacy, algorithmic transparency, and infrastructure gaps between healthcare systems. This research concludes that the successful integration of AI in healthcare services is highly dependent on the implementation of a strong ethical framework, cross-disciplinary collaboration, and the development of transparent and reliable AI models. This finding is expected to serve as a reference for researchers and practitioners in developing sustainable and patient safety-oriented AI solutions.
Peran Kecerdasan Buatan dalam Meningkatkan Efisiensi Pemrosesan Data Cindy Atika Rizki; Siti Khodijah; Muhammad Hasanuddin
Journal of Data Science and Informatics Engineering Vol. 1 No. 2 (2026): April 2026
Publisher : CV. Raskha Media Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64803/jodsie.v1i2.27

Abstract

Perkembangan teknologi informasi telah menyebabkan peningkatan jumlah data yang dihasilkan dalam berbagai sistem digital. Kondisi ini menuntut adanya metode pemrosesan data yang lebih efisien dan adaptif untuk mengelola data dalam skala besar. Kecerdasan buatan (Artificial Intelligence) muncul sebagai salah satu solusi yang mampu meningkatkan efisiensi pemrosesan data melalui kemampuan analisis otomatis, pengenalan pola, serta pembelajaran dari data. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kecerdasan buatan dalam meningkatkan efisiensi pemrosesan data pada sistem informasi modern. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur dengan pendekatan deskriptif-analitis melalui pengumpulan dan analisis berbagai sumber ilmiah yang relevan dengan topik penelitian. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan teknik kecerdasan buatan seperti machine learning, deep learning, dan analitik prediktif mampu meningkatkan kecepatan, akurasi, serta efektivitas proses pengolahan data dibandingkan dengan metode pemrosesan data konvensional. Selain itu, integrasi kecerdasan buatan dengan teknologi komputasi modern seperti big data dan cloud computing juga memberikan kontribusi yang signifikan dalam pengelolaan data dalam jumlah besar secara lebih efisien. Meskipun demikian, implementasi kecerdasan buatan masih menghadapi beberapa tantangan, seperti kebutuhan akan kualitas data yang baik, kompleksitas pengembangan model, serta kebutuhan sumber daya komputasi yang memadai. Oleh karena itu, pemanfaatan kecerdasan buatan perlu dikembangkan secara optimal agar dapat mendukung peningkatan efisiensi pemrosesan data di berbagai bidang pada era digital.