Claim Missing Document
Check
Articles

Found 11 Documents
Search

PEMAHAMAN RELASIONAL DAN INSTRUMENTAL: BAGAIMANA PENGARUHNYA DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA DITINJAU DARI PEMECAHAN MASALAH MATEMATIS? Sudrajat Sudrajat
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 3 No 1 (2022): ELIPS, Maret 2022
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v3i1.393

Abstract

Dalam pembelajaran matematika pemecahan masalah merupakan aktivitas yang penting. Hal yang paling utama dalam memecahkan masalah adalah menemukan dan memahami apa saja yang telah diketahui. Siswa akan sangat mudah memecahkan suatu masalah matematis ketika pemahaman relasional tertanam pada diri siswa. Selain itu dalam pembelajaran matematika pemahaman instrumental juga dibutuhkan, karena pemahaman relasional dan pemahaman instrumental sangat berkaitan erat. Tujuan Penelitian ini untuk mengkaji bagaimana pengaruh pemahaman relasional dan instrumental dalam proses pembelajaran matematika ditinjau dari kemampuan pemecahan masalah matematis. Jenis penelitian ini menggunakan literature review. Adapun langkah-langkah penelitian ini, yaitu merumuskan masalah, mengumpulkan data, mengevaluasi kelayakan data, menganalisis dan menginterprestasikan data yang relevan dan menyajikan hasil. Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh pemahaman relasional dan instrumental dalam pembelajaran matematika ditinjau dari pemecahan masalah matematis. Dalam pembelajaran matematika siswa yang berkemampuan pemecahan masalah matematis tinggi memiliki kemampuan pemahaman relasional dan instrumental yang baik, sedangkan siswa yang memiliki pemecahan masalah matematis pada kategori sedang dan rendah hanya memiliki kemampuan pemahaman instrumental.
PENERAPAN FUZZY LOGIC MAMDANI UNTUK MENENTUKAN PRESTASI BELAJAR MATEMATIKA SISWA SMP Sudrajat Sudrajat; Sherlia Agustiani
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 4 No 2 (2023): ELIPS, September 2023
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v4i2.897

Abstract

ABSTRAK Pengukuran prestasi belajar matematika digunakan untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa dalam belajar matematika dan mendiagnosis pemahaman siswa terhadap matematika serta membantu siswa agar mendapatkan hasil yang baik. Fuzzy logic salah satu solusi untuk mengukur prestasi belajar matematika siswa. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan prestasi belajar matematika siswa SMP dengan menerapkan fuzzy logic mamdani. Metode penelitian yang digunakan yaitu kajian pustaka dan pengumpulan data-data sekunder dari sekolah. Model Inferensi fuzzy yang digunakan dalam penelitian ini yaitu metode mamdani. Defuzifikasi pada penelitian ini menggunakan metode centroid. Analisis data menggunakan bantuan software Matlab R2015a. Variabel linguistik dalam penelitian ini terdiri dari variabel input dan variabel output. Variabel input yaitu ulangan harian, penilaian tengah semester, tugas-tugas harian dan penilaian akhir semester, sedangkan variabel output-nya adalah prestasi belajar matematika siswa SMP. Hasil penelitian diperoleh (1) Penerapan fuzzy logic mamdani dapat dilakukan untuk menentukan prestasi belajar matematika siswa SMP dengan input data ulangan harian, penilaian tengah semester, tugas-tugas individu dan penilaian akhir semester. (2) Berdasarkan nilai input data ulangan harian, penilaian tengah semester, tugas-tugas dan penilaian akhir semester memperoleh hasil sebesar 26% dengan kriteria prestasi belajar matematika siswa termasuk kedalam kriteria kurang. (3) Berdasarkan asumsi dari guru dan hasil uji menggunakan matlab R2015a dengan metode mamdani mendapatkan hasil yang sama bahwa prestasi belajar matematika siswa termasuk kedalam kategori kurang.
PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PBL BERBANTUAN GEOGEBRA UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN KESADARAN METAKOGNITIF SISWA Nilatul Khoeriah; Ali Mahmudi; Sudrajat Sudrajat
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 13, No 1 (2024)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v13i1.8534

Abstract

Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan yang bertujuan untuk mengembangkan LKS berbasis PBL berbantuan GeoGebra untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kesadaran metakognitif siswa yang memenuhi aspek valid, praktis dan efektif. Model penelitian menggunakan model ADDIE, yaitu analysis, design, development, implementation, dan evaluation. Subjek penelitian berjumlah 32 siswa MTs Negeri 8 Ciamis. Instrumen penelitian meliputi angket penilaian kepraktisan guru dan siswa, lembar observasi keterlaksanaan pembelajaran, tes kemampuan pemecahan masalah dan angket kesadaran metakognitif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) LKS berbasis PBL berbantuan GeoGebra yang dikembangkan memenuhi aspek valid dengan kriteria “Sangat Baik”, (2) LKS berbasis PBL berbantuan GeoGebra yang dikembangkan memenuhi aspek praktis dengan kriteria “Sangat Baik”, (3) LKS berbasis PBL berbantuan GeoGebra yang dikembangkan memenuhi aspek efektif dimana hasil tes kemampuan pemecahan masalah dianalisis menggunakan uji one sampel t-test. Pada tahap ini diperoleh nilai rata-rata angket siswa lebih dari 75 sehingga disimpulkan bahwa LKS berbasis PBL berbantuan GeoGebra efektif untuk meningkatkan kemampuan pemecahan masalah dan kesadaran metakognitif siswa. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa LKS berbasis PBL berbantuan GeoGebra yang dikembangkan memenuhi aspek kevalidan, kepraktisan dan keefektifan.GeoGebra-assisted PBL to improve students' problem-solving skills and metacognitive awareness that meet the valid, practical and effective aspects. The research model uses the ADDIE model, namely analysis, design, development, implementation, and evaluation. The research subjects were 32 students of MTs Negeri 8 Ciamis. The research instruments included teacher and student practicality assessment questionnaires, learning implementation observation sheets, problem solving ability tests and metacognitive awareness questionnaires. The results showed that (1) the developed GeoGebra-assisted PBL-based LKS met the valid aspects with the criteria of "Very Good", (2) the developed GeoGebra-assisted PBL-based LKS met the practical aspects with the criteria of "Very Good", (3) PBL-based worksheets assisted by GeoGebra developed meet the effective aspects where the results of the problem solving ability test analyzed using the one sample t-test. At this stage, the student questionnaire was more than 75, so it is concluded that the PBL-based LKS assisted by GeoGebra is effective for improving students' problem solving skills and metacognitive awareness. Based on the results obtained, it can be concluded that the developed GeoGebra-assisted PBL-based worksheet meets the aspects of validity, practicality and effectiveness.
Ethnomathematics of Kalimantan Batik in field Geometry learning in elementary school Sudrajat, Sudrajat; Winarto, Andi; Wicaksono, Bintang
International Journal of Trends in Mathematics Education Research Vol 6, No 1 (2023)
Publisher : SAINTIS Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (704.959 KB) | DOI: 10.33122/ijtmer.v6i1.172

Abstract

This article examines the use of ethnomathematics in Kalimantan batik in learning geometry in elementary schools. The purpose of this paper is to explore mathematical concepts contained in the Kalimantan batik motifs that can be utilized in the process of learning geometry in elementary schools. This research uses exploratory research and an ethnographic approach. The research data were obtained from literature studies, observations, interviews, and documentation. Based on the results of the study this study obtained 6 types of Kalimantan batik motifs, namely Tidayu batik motif (West Kalimantan), spot yarn motif (Central Kalimantan), Empiek Batik motif (East Kalimantan), clouded motif batik motif (West Kalimantan), Sasirangan batik motif Hiris Pudak (South Kalimantan), Pating Muang batik motif (Central Kalimantan). Geometry concepts for elementary school children in Kalimantan batik motifs are rectangles, circles, triangles, points, lines, minimum and maximum curves, reflection, translation, and fraction numbers. The alternative steps of learning are as follows: (1). Students and teachers carry out learning with the question and answer methods related to Kalimantan batik motifs; (2). Students are asked to observe the Kalimantan batik motif; (3). Students are asked to analyze the shapes contained in the Kalimantan batik motif; (4) Students are asked to present their work.
ANALISIS KUALITAS INSTRUMEN TES UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA SMP PADA MATERI GEOMETRI Sudrajat, Sudrajat
JURNAL PEMBELAJARAN DAN MATEMATIKA SIGMA (JPMS) Vol 10, No 2 (2024)
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu pendidikan (FKIP) Universitas Labuhan Batu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36987/jpms.v10i2.6246

Abstract

AbstrakKemampuan berpikir kritis merupakan salah satu kemampuan yang harus dikembangkan dalam diri setiap siswa. Salah satu caranya yaitu memfasilitasi siswa dengan instrumen yang berkualitas maka tujuan penelitian ini untuk menganalisis kualitas instrumen tes untuk mengukur kemampuan berpikir kritis siswa SMP pada materi geometri ditinjau dari validitas, reliabilitas, daya pembeda dan indeks kesukaran menggunakan bantuan software SPSS 29 dan Microsoft excel. Jenis penelitian ini adalah penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu siswa SMP kelas VIII. Sampel dipilih menggunakan teknik purpose sampling. Hasil tes disimpulkan bahwa: yaitu (1) kualitas instrumen tes kemampuan berpikir kritis memenuhi 100% valid, (2) Reliabilitas instrument tes kemampuan berpikir kritis sebesar 0,12 masuk kedalam kategori sangat tinggi, (3) Hasil analisis daya pembeda soal menunjukkan bahwa soal nomor 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 memiliki kriteria baik, (4) hasil analisis indeks kesukaran menunjukkan bahwa soal nomor 1, 2, 4 dan 5 memiliki interprestasi sedang, sedangkan soal nomor 3 dan 6 memiliki interprestasi mudah. Abstract Critical thinking skills are one of the abilities that must be developed in every student. One way is to facilitate students with quality instruments, so the purpose of this study is to analyze the quality of test instruments to measure the critical thinking skills of junior high school students on geometry material in terms of validity, reliability, distinguishing power and difficulty index using the help of SPSS 29 software and Microsoft excel. This type of research is descriptive quantitative research. The subjects of this study were junior high school students in grade VIII. The sample was selected using purpose sampling technique. The test results concluded that: (1) the quality of the critical thinking ability test instrument meets 100% valid, (2) the reliability of the critical thinking ability test instrument of 0.12 is in the very high category, (3) the results of the analysis of the distinguishing power of the question show that question numbers 1, 2, 3, 4, 5, and 6 have good criteria, (4) the results of the difficulty index analysis show that question numbers 1, 2, 4 and 5 have moderate interpretation, while question numbers 3 and 6 have easy interpretation.
Analisis Bibliometrik Review: Tren Penelitian Media Pembelajaran Berbasis Digital di Era Gen Z Sudrajat, Sudrajat
Madani: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol 3, No 4 (2025): May
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.15435608

Abstract

This study aims to identify research trends on digital-based learning media in the Gen Z era and visualize them. The method used is the descriptive bibliometric analysis method. The research data comes from the database dimensions obtained as many as 548 publication articles that have gone through several stages of data collection, namely identification, screening, eligibility, and inclusion. The results of the study concluded that the highest number of publications in 2024 was 227 publication articles. Indonesia is a pair of country bibliographies that have the largest number of documents and have a major influence on the focus of this research compared to other countries. The top-ranked bibliographic pair of institutions/universities is Yogyakarta State University with a total link strength of 61. The pair of journal bibliographies that have the largest number of documents is the science education research journal. The focus of research with the keyword digital-based learning media in the Gen Z era obtained seven clusters. New themes in this field of research are literacy, Islamic education, younger generation, disruption, the industrial revolution era, the society era, and entrepreneurship. These topics can be selected for further research because this topic still rarely appears in research topics.
Pengembangan Media Pembelajaran Analisis Real berbasis Mobile learning Rimbatmojo, Sigit; Sudrajat, Sudrajat
JURNAL JENDELA PENDIDIKAN Vol. 5 No. 03 (2025): Jurnal Jendela Pendidikan: Edisi Agustus 2025
Publisher : CV. Jendela Edukasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57008/jjp.v5i03.1755

Abstract

Kemajuan teknologi mendorong perubahan sistem perkuliahan tidak cukup dengan tatap muka dikelas. Perkuliahan asinkronous atau sistem e-learning menghadirkan tantangan tersendiri untuk menyediakan bahan ajar yang relevan. Penelitian dan pengembangan ini bertujuan untuk menghasilkan bahan ajar analisis real berbasis mobile learning yang valid, praktis, dan efektif. Penelitian dan pengembangan ini menggunakan model 3D yang mencakup tahap define, design, dan develop. Penelitian ini dilakukan di program studi pendidikan matematika FKIP Unversitas Peradaban pada tahun akademik 2024/2025 dengan subjek penelitian berjumlah 12 mahasiswa. Hasil penelitian dan pengembangan ini menunjukkan bahwa bahan ajar analisis real berbasis mobile learning yang dikembangkan valid, praktis, dan efektif. Validitas bahan ajar terlihat dari rata-rata tingkat validitas sebesar 91% dengan kriteria sangat valid. Praktikalitas bahan ajar terlihat dari tingkat praktikalitas menurut dosen dan mahasiswa berturut-turut adalah 92,5% dan 91% dengan kriteria sangat praktis. Sementara efektifitas bahan ajar terlihat dari 100% mahasiswa yang menggunakan bahan ajar dapat mencapai ambang batas nilai 70. Selain itu, efektifitas juga terlihat dari perbedaan rata-rata nilai mahasiswa yang menggunakan bahan ajar dengan yang tidak menggunakan. Hal ini dipertegas hasil uji t dengan SPSS yang menunjukkan nilai thitung = 2,092 > ttabel = 1,997 dan nilai sig. (2-tailed) = 0,040 < α = 0,05.
Analisis Bibliometrik Terhadap Penerapan Penggunaan Software Geogebra Pada Pembelajaran Geometri di Sekolah Menengah Sudrajat, Sudrajat
Academicus: Journal of Teaching and Learning Vol. 4 No. 2 (2025): Teaching and Learning
Publisher : Perkumpulan Dosen Tarbiyah Islam, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59373/academicus.v4i2.92

Abstract

The use of GeoGebra as an interactive learning medium in geometry has become a major focus in various mathematics education studies. GeoGebra allows dynamic visualization of geometric objects and supports student engagement in understanding concepts more deeply. As the number of publications discussing the use of GeoGebra in geometry learning at the secondary school level increases, a comprehensive review is needed to identify trends, focus directions, and open research gaps. Therefore, this study aims to identify and map trends and research focuses on the use of GeoGebra in geometry learning in secondary schools through a descriptive bibliometric approach. Data in this study were obtained from the Google Scholar database with a total of 480 published articles that have been selected through the stages of identification, screening, eligibility, and inclusion. The results of the analysis show that the publication trend increased significantly in the period 2020–2025, with the highest citation peak occurring in 2022, namely 840 citations. The most dominant journals covering this topic are the Rafflesia Journal of Mathematics Education and the Cendekia Journal. The main focus of the research is divided into six large groups: GeoGebra; geometry; junior high school students; mathematics learning in secondary schools; application of the discovery model; and studies of algebra and problem solving. These findings not only provide a comprehensive overview of the development of GeoGebra research but also reveal potential new themes that can be developed in further studies.
Analisis Bibliometrik: Tren Penelitian Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Pada Pembelajaran Matematika di Indonesia Sudrajat
Jurnal Inovasi Pendidikan Matematika (JIPM) Vol. 7 No. 2 (2025): JIPM
Publisher : Universitas Muhammadiyah Purworejo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37729/jipm.v7i2.6670

Abstract

The increasing research on the culturally responsive teaching (CRT) approach shows that this approach can improve students' abilities and student participation in learning, so that a more in-depth analysis of the results of these studies is needed. Therefore, the purpose of this study is to review the trend of research results on the culturally responsive teaching (CRT) approach to mathematics learning in Indonesia and visualize them. This research method uses eval__uative and descriptive bibliometric analysis. The sample used in this study came from a database of dimensions of 84 published articles that had gone through several stages of data collection. The results showed that the highest number of publications in 2024 was 54 published articles. The top-ranked bibliographic pair of institutions or universities was Padang State University, with a total link strength of 10. The journal bibliographic pair with the largest number of documents was the SHES journal, which had nine published articles. The document bibliographic pair with the most citations was Taher in 2023, with 80 times. The influential bibliographic author in this study was Atmojo, Idam Ragil Widianto. The focus of the research is divided into three, namely the CRT approach, mathematics learning, and students. New themes in this study, namely elementary schools, mathematics learning, learning, teachers, implementation, private and public secondary schools, the DAP approach, Gen Z, STEAM learning, and students' mathematical abilities. These themes can be used for further research because they are still rare in this research topic.
ANALISIS KUALITAS INSTRUMEN TES UNTUK MENGUKUR KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA SISWA SMP Sudrajat, Sudrajat
ELIPS: Jurnal Pendidikan Matematika Vol 5 No 2 (2024): ELIPS, September 2024
Publisher : Universitas Pancasakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47650/elips.v5i2.1398

Abstract

Kemampuan komunikasi matematika merupakan kemampuan yang harus dikembangkan dalam pembelajaran. Salah satu strategi untuk mengembangkan kemampuan tersebut dibutuhkan suatu instrumen yang berkualitas maka penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kualitas instrumen tes kemampuan komunikasi matematis siswa SMP ditinjau dari validitas, reliabilitas, indeks kesuakran dan daya pembeda menggunakan bantuan software SPSS versi 21 dan Microsoft excel. Metode penelitian ini, menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif. Subjek penelitian ini yaitu Siswa kelas VIII di SMP Negeri 7 Yogyakarta. Sampel dipilih menggunakan teknik purpose sampling. Hasil penelitian ini dapat disimpulkan, bahwa: (1) Kualitas instrumen tes kemampuan komunikasi matematis memenuhi 100% valid, (2) Reliabilitas instrumen tes kemampuan komunikasi matematis sebesar 0,870 dengan kategori tinggi, (3) Hasil analisis daya pembeda soal menunjukkan bahwa soal nomor 1, 2 dan 5 memiliki kriteria cukup, sedangkan soal nomor 3 dan 4 memiliki kriteria baik, (4) Hasil analisis indeks kesukaran menunjukan bahwa soal nomor 1, 3 dan 4 memiliki interprestasi sedang, sedangkan soal nomor 2 dan 5 memiliki interprestasi mudah.