Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

RANCANG BANGUN PLATFORM WEB E-COMMERCE UNTUK MENDUKUNG BISNIS (STUDI KASUS : TOKO JAKARTA DECOR) Muhammad Aulia AlHafiz; Muhammad Furqoon Khalilullah; Fitriani Sundari; Najla Khairunnisa; Arya Ridho Pratama; Muhammad Hafizh; Serly Marta Gustika; Wide Mulyana
Joined Journal (Journal of Informatics Education) Vol 8 No 1 (2025): Volume 8 Nomor 1 (2025)
Publisher : Universitas Ivet

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31331/joined.v8i1.3835

Abstract

Businesses, especially those in the decoration industry, have been forced to move to online-based systems by the development of digital technology. Jakarta Decor Store struggled to reach a wider audience and improve transaction effectiveness. The goal of this project was to create an online e-commerce platform that would allow the company to better handle orders, payments, and merchandise. Requirement analysis, system design, implementation, and testing are all phases of the waterfall development methodology. The application’s data structure and flow are described by the system architecture using entity relationship diagrams (ERDs), use case diagrams, and class diagram approaches. The output of this study is a web platform that allows users to manage orders, make online purchases, and choose from a variety of payment options. The system operates according to its intended specifications, as demonstrated by testing using black box testing techniques. It is expected that the implementation of this system will improve market accessibility, enhance operational effectiveness, and facilitate consumer transactions.
Pemberdayaan Anak Dan Remaja Melalui Edukasi Preventif Dan Penguatan Literasi Digital Menuju Generasi Yang Sehat, Berkarakter, Dan Tangguh Di Era Digital: Studi Kuliah Kerja Nyata Di Desa Gunung Sari, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau Resda Pebriani; Dina Khairida; Wulandari Wulandari; Khusnul Wahyu Tiningsih; Putri Cahyati; Najla Khairunnisa; Ansyor Ansyor; Khalik Hanafi. A; Asa Eka Mesti; Muhammad Sufyan Ats Tsaury; Iffandi Daniel Panjaitan; Yoan Abdul Ghany
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 6 No. 5 (2026): Journal of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v6i5.3035

Abstract

ABSTRAK Kuliah Kerja Nyata (KKN) merupakan salah satu wujud pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang menempatkan mahasiswa secara langsung di tengah masyarakat untuk mengidentifikasi dan menjawab persoalan nyata yang dihadapi warga desa. Artikel ini bertujuan mendeskripsikan pelaksanaan dan hasil program pemberdayaan anak dan remaja melalui edukasi preventif serta penguatan literasi yang dilaksanakan mahasiswa KKN Universitas Muhammadiyah Riau di Desa Gunung Sari, Kecamatan Gunung Sahilan, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau. Program ini dilatarbelakangi oleh meningkatnya paparan judi daring, praktik perundungan, dan pergaulan bebas yang mengancam tumbuh kembang generasi muda di era digital (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan, 2024). Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang meliputi tahap observasi dan identifikasi masalah, perencanaan program, sosialisasi, pelaksanaan kegiatan, serta monitoring dan evaluasi, dengan melibatkan pemerintah desa, sekolah, tokoh masyarakat, dan orang tua. Kegiatan yang dilaksanakan mencakup penyuluhan pencegahan kekerasan seksual, gerakan anti-bullying, sosialisasi bahaya judi online, pendampingan literasi membaca dan literasi digital, serta pendidikan karakter. Hasil pelaksanaan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan kesadaran anak serta remaja terhadap risiko perilaku berisiko di era digital, tumbuhnya partisipasi aktif dalam kegiatan edukatif, serta terjalinnya kolaborasi yang lebih erat antara mahasiswa, pemerintah desa, dan masyarakat. Program ini juga menghasilkan luaran berupa modul, poster, leaflet, dan dokumentasi kegiatan yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat setempat. Dapat disimpulkan bahwa pendekatan edukasi preventif berbasis kolaborasi multipihak efektif digunakan untuk membentuk generasi muda desa yang sehat, berkarakter, dan tangguh menghadapi tantangan era digital. Kata Kunci: kuliah kerja nyata; edukasi preventif; literasi digital; pendidikan karakter; anak dan remaja. ABSTRACT Community service (Kuliah Kerja Nyata/KKN) is one form of the implementation of the Tri Dharma of Higher Education that places university students directly within communities to identify and respond to the real problems faced by village residents. This article aims to describe the implementation and outcomes of a child and adolescent empowerment program through preventive education and literacy strengthening carried out by KKN students of Universitas Muhammadiyah Riau in Gunung Sari Village, Gunung Sahilan Subdistrict, Kampar Regency, Riau Province. The program was motivated by the increasing exposure of children and adolescents to online gambling, bullying, and promiscuity that threaten the healthy development of the younger generation in the digital era (Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia, 2024). The implementation method used a participatory approach consisting of observation and problem identification, program planning, socialization, implementation, and monitoring and evaluation, involving the village government, schools, community leaders, and parents. Activities carried out included counseling on the prevention of sexual violence, an anti-bullying campaign, socialization on the dangers of online gambling, reading and digital literacy mentoring, and character education. The results show an increase in the knowledge and awareness of children and adolescents regarding risky behavior in the digital era, growing active participation in educational activities, and closer collaboration among students, the village government, and the community. The program also produced outputs in the form of modules, posters, leaflets, and activity documentation that can be sustainably utilized by the local community. It can be concluded that a preventive education approach based on multi-stakeholder collaboration is effective in shaping a healthy, well-characterized, and resilient young generation capable of facing the challenges of the digital era. Keywords: community service program; preventive education; digital literacy; character education; children and adolescents.