Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

The Inheritance of a Wife Who Has Been Divorced and whose Iddah Period Has Ended Perspective of the Imam Syafi'i School (Case Study in the Mining Community of Mandailing Natal Regency) Abdul Hakim; Paijal Usrin Siregar; Bismillahi Ahya
ISNU Nine-Star Multidisciplinary Journal Vol. 2 No. 2 (2025): ISNU Nine Star September 2025
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70826/ins9mj.v2i2.807

Abstract

The Tambangan Jae community adheres to the Shafi'i school of thought, but in the distribution of inheritance to a divorced wife whose iddah has expired, the Tambangan Jae community has a different view. This research is a juridical empirical study using a case study approach. The results of this study indicate that the opinions and practices of the Tambangan Jae community regarding the inheritance of a divorced wife whose iddah has expired differ from the opinions of the Shafi'i school of thought, motivated by several factors. First, the customs practiced by the community for generations. Second, as a form of protection for women and children. Third, the wife participates in working to meet household needs, so that the wife still receives a share of the inheritance from her husband's assets.
Pembunuhan Sebagai Bentuk Pembelaan Diri Menurut Perspektif Hukum Islam Muhammmad Hidayat; Kharina Nur Huda; Harya Dwi Sadewa; Bismillahi Ahya; Fandi Wahidi
Jurnal Sahabat ISNU SU Vol. 2 No. 1 (2025): Vol.2 No.1 2025: Sahabat ISNU Mei
Publisher : ISNU Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk menganalisis konsep pembunuhan dalam konteks pembelaan diri berdasarkan hukum agama Islam dan hukum positif Negara kita, fokus pada Pasal 34 UU No. 1 Tahun 2023. Cara yang digunakan adalah dengan pendekatan untuk membandingkan persamaan dan perbedaan dalam pembelaan diri dalam kedua sistem hukum tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun terdapat perbedaan dalam perspektif dan penekanannya, kedua sistem ini mengakui hak individu agar melakukan pembelaan diri dalam tindakan pembelaan tersebut. Pemahaman yang mendalam terhadap kedua perspektif ini sangat penting untuk memastikan penegakan hukum yang adil dan seimbang di Indonesia. Kajian ini juga menemukan bahwa meskipun kedua sistem hukum mengakui hak yang sama dalam pembelaan diri, penerapannya memiliki pendekatan dan penekanan yang berbeda