Khairiah Nasution
Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDISTRIBUSIAN ZAKAT DALAM MENINGKATKAN KESEJAHTERAAN MUSTAHIK DI KECAMATAN MEDAN POLONIA : (Studi Pada BKM Mesjid Agung Kota Medan) Khairiah Nasution; Titir Nauli Siagian; Yunus Amir Husein; Yenni Samri Juliati Nasution
INTERNATIONAL, Journal of Sharia Business Management Vol 5 No 3 (2026): June
Publisher : CV. Barokah Publsiher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Zakat is a part of Islamic economics that functions to assist underprivileged communities and reduce poverty gaps. This study aims to examine how the Mosque Management Board (BKM) of the Great Mosque of Medan distributes zakat to improve the welfare of mustahik (zakat recipients) in Medan Polonia District. This research employed a descriptive qualitative method, with data collected through interviews with mosque administrators and zakat recipients, supported by observations. The results of the study indicate that the distribution of zakat goes through three stages, namely data collection, verification, and determination of recipients. The zakat distributed is generally in the form of cash assistance, depending on the total funds collected. For the mustahik, this assistance is very beneficial in helping them purchase basic necessities and reduce their living burdens, especially approaching Eid al-Fitr. However, the main obstacle faced is the limited number of muzakki (zakat payers) who channel their zakat through this mosque, resulting in limited funds being managed.
Implementasi Akad Wakalah bil Ujrah, Jual Beli, dan Perlindungan Merek UMKM Nagori Bangun Simalungun Sandrina Humaira; Annisa Sativa; Aina Maryam Siregar; Athirah Zahrah; Khairiah Nasution
KADARKUM: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Desember (On Progress)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26623/4pcd6x30

Abstract

Aktivitas perdagangan UMKM di wilayah pedesaan umumnya berlangsung secara alamiah berdasarkan kebiasaan ('urf) tanpa diimbangi pemahaman teoretis mengenai klausul akad dan pelindungan Kekayaan Intelektual (KI). Pengabdian kepada masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk menganalisis praktik akad wakalah bil ujrah, jual beli (al-bai'), serta urgensi pelindungan merek pada UMKM Keripik Q&M dan usaha roti-susu kambing "Al-Habsyi Bread" di Nagori Bangun, Kabupaten Simalungun. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif lapangan melalui observasi, wawancara semi-terstruktur, serta pendampingan branding informal berupa penetapan nama usaha dan penyerahan spanduk promosi. Hasil PkM menunjukkan bahwa praktik transaksi Keripik Q&M secara faktual telah memenuhi rukun akad syariah melalui skema konsinyasi dan penjualan mandiri, namun masih berbasis lisan sehingga rentan terhadap ketidakpastian hukum (gharar). Sementara pada usaha Al-Habsyi Bread, pendampingan berhasil mengonstruksi brand identity awal, tetapi belum mengantongi sertifikasi formal dari DJKI berdasarkan asas first-to-file. Disimpulkan bahwa kendala utama UMKM desa bukan pada ketiadaan praktik ekonomi, melainkan pada rendahnya literasi hukum. Hasil pengabdian ini memiliki nilai strategis sebagai pijakan edukasi awal untuk mendorong pembentukan kesepakatan tertulis dan fasilitasi pendaftaran merek resmi demi menjamin kepastian hukum, daya saing, serta keberlanjutan bisnis UMKM desa di masa depan.