Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengembangan Pendidikan Kewirausahaan Berbasis Virgin Coconut Oil Bagi Kelompok Tani Di Kabupaten Enrekang: Studi Kasus Di Desa Tungka Sunarti Sunarti; Saidang Saidang; UliNuha UliNuha
JURNAL ADMINISTRASI & MANAJEMEN Vol 15, No 4 (2025): Jurnal Administrasi dan Manajemen
Publisher : Universitas Respati Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52643/jam.v15i4.7169

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi Produksi minyak kelapa yang dilakukan petani desa menjadi tantangan tersendiri dalam penyediaan pendidikan dan pelatihan bagi masyarakat. Selama ini, masyarakat desa masih lebih banyak mengandalkan hasil pertanian jagung melalui ke-lompok tani, dimana mulai berinovasi dengan memproduksi produk turunan kelapa, yaitu Virgin Coconut Oil (VCO). Produksi dan pemasaran VCO kelompok tani masih menggunakan metode tradisional, sehingga meningkatkan pendapatan tidak optimal. Penelitian ini ber-tujuan untuk mengoptimalkan pengembangan pendidikan kewirausahaan VCO bagi ke-lompok tani agar dapat mengoptimalkan kapasitas produksi, pengemasan berkualitas tinggi dan pemasaran produk. penelitian difokuskan pada Kelompok Tani Makmur di desa Tungka. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan metode studi kasus guna memperoleh gambaran yang sistematis, faktual, dan akurat mengenai pengembangan pen-didikan kewirausahaan berbasis VCO bagi kelompok tani. Teknik pengumpulan data dil-akukan melalui observasi langsung, wawancara mendalam dengan anggota kelompok tani, serta dokumentasi proses produksi dan pemasaran. pengembangan pendidikan kewirausahaan VCO bagi kelompok tani yang difokuskan pada peningkatan kualitas produk dan kemasan mampu menarik minat pasar yang lebih luas, termasuk konsumen lokal dan potensial di luar desa. Selain itu, peningkatan kapasitas produksi melalui pelatihan dan penggunaan alat yang lebih efisien berdampak pada peningkatan output yang signifikan. meluasnya akses pemasaran, termasuk memanfaatkan media sosial dan jaringan distribusi modern, berhasil meningkatkan pangsa pasar dan meningkatkan pendapatan kelompok tani secara keseluruhan. Kesimpulannya, usaha Virgin Coconut Oil berbasis kelompok tani yang dikembangkan dapat menjadi kerangka kerja berkelanjutan untuk memberdayakan masyarakat desa Tungka. Kata Kunci : KelompokTani, Kewirausahaan, Pengembangan Usaha, Pengembangan Pen-didikan, Virgin Coconut Oil (VCO)
FORMULASI BIOINSEKTISIDA NABATI BERBAHAN EKSTRAK BAWANG PUTIH (Allium sativum) DAN TEMBAKAU (Nicotiana tabacum) TERHADAP PENGENDALIAN HAMA DAN PERTUMBUHAN TANAMAN BAWANG MERAH (Allium ascalonicum) DAN BAWANG PREI (Allium fistulosum) DI KABUPATEN ENREKANG Sunarti Sunarti; Zainal Potton; Cennawati Cennawati; Burnama Ashari; Suharman Suharman
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 03 (2026): Volume 12 Nomer 03, September 2026 Publication
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i03.18589

Abstract

The continuous use of synthetic pesticides in the cultivation of shallot (Allium ascalonicum) and leek (Allium fistulosum) may cause adverse effects on the environment and human health, creating a need for more environmentally friendly pest-control alternatives such as bioinsecticides derived from natural materials. This study aimed to evaluate the effectiveness of bioinsecticide formulations made from garlic and tobacco extracts on pest attack intensity and pest mortality, as well as their effect on the vegetative growth and productivity of shallot and leek. The experiment employed a Completely Randomized Design (CRD) with seven treatments: a negative control (K0), a positive control (K+) using a synthetic pesticide with the active ingredient profenofos 500 g/L, and five bioinsecticide formulations (P1-P5), each replicated three times. Data were analyzed using the Shapiro-Wilk normality test, Levene's homogeneity test, one-way ANOVA, and post hoc tests (LSD or Games-Howell). The results showed that bioinsecticide treatments had a highly significant effect (P < 0.05) on all observed parameters. Treatment P2 (tobacco: garlic ratio = 2:3) was identified as the best bioinsecticide formulation, producing the lowest pest attack intensity among the bioinsecticide treatments and a corrected pest mortality (Abbott's formula) of 71.91% in shallot and 78.95% in leek. Application of P2 also had a positive effect on plant height, leaf number, tiller number, fresh weight, and dry weight in both commodities, with values numerically close to the positive control. Keywords: bioinsecticide, shallot, leek, pest mortality, plant growth