Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Upaya Peningkatkan Kesadaran Masyarakat melalui Skrining dan Edukasi Defisiensi Vitamin D di Danau Sunter Alexander Halim Santoso; Muhammad Rifat Umar Alwini; Kenzie Rafif Ramadhani
KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/kreatif.v5i1.6175

Abstract

Vitamin D deficiency is a condition that often goes unnoticed but has widespread health implications, particularly among the adult population. Through this community service activity, vitamin D levels were screened in 49 adult participants in the Danau Sunter area using serum 25(OH)D testing, accompanied by education on the importance of vitamin D, its natural sources, and strategies for preventing deficiency. The results showed variation in vitamin D levels among participants, with a mean of 59.13 ng/mL and a range of 26.6–91.8 ng/mL. A total of 3 participants (6.12%) were found to have vitamin D deficiency. Several individuals were identified as being in the deficiency category, requiring further intervention. The educational component played an important role in increasing participants’ awareness and understanding of the role of vitamin D in preventing musculoskeletal and metabolic complications. This program successfully identified individuals in the community with vitamin D deficiency and improved knowledge regarding its prevention. Keywords: Early Detection, Deficiency, Vitamin D
Optimalisasi Fungsi Paru Melalui Edukasi dan Pemeriksaan Spirometri Pada Masyarakat Usia Produktif Triyana Sari; Alexander Halim Santoso; Farell Christian Gunaidi; Muhammad Rifat Umar Alwini; Kenzie Rafif Ramadhani
Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan Vol. 5 No. 2 (2025): Juli: Jurnal Pengabdian Ilmu Kesehatan
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jpikes.v5i2.5192

Abstract

Lung health plays a crucial role in maintaining metabolic functions and individual productivity, particularly during adulthood. Undetected pulmonary dysfunction may significantly reduce work capacity and overall quality of life. This community service initiative aimed to conduct early screening of lung function using spirometry among the adult population at Asisi Church, South Jakarta. The program was implemented through the Plan-Do-Check-Act (PDCA) cycle, involving health education, spirometry assessment, result evaluation, and the provision of medical follow-up advice. A total of 62 participants took part in the activity. The spirometric examination revealed average values of vital capacity (VC) at 69.53%, FVC at 61.58%, FEV1 at 68.69%, and FEV1% at 114.13%. All participants were classified as “normal/at risk,” indicating a need for continued monitoring despite the absence of clinical symptoms. This program highlights the importance of early detection of pulmonary dysfunction and the critical role of health education in preventing chronic respiratory diseases such as COPD. Through collaborative efforts between academic institutions and the local community, this initiative demonstrates the effectiveness of community-based preventive strategies in raising awareness of lung health and encouraging healthy lifestyle practices for sustainable quality of life. Keywords: Lung Function, Vital Capacity, Screening
Edukasi dan Skrining Kadar SGOT dan SGPT sebagai Deteksi Dini Gangguan Fungsi Hati di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta : Education and Screening of SGOT and SGPT for Early Detection of Liver Function Disorder in Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Yonathan Adi Purnomo; Alexander Halim Santoso; Daniel Goh; Kresna Bambang Fajarivaldi; Muhammad Rifat Umar Alwini
Jurnal Pengabdian Masyarakat Bunda Delima Vol 5 No 1 (2026): EDISI FEBRUARI
Publisher : Akademi Keperawatan Bunda Delima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59030/jpmbd.v5i1.121

Abstract

Pendahuluan: Gangguan fungsi hati merupakan masalah kesehatan yang sering tidak disadari sejak awal karena gejalanya muncul secara perlahan. Pemeriksaan enzim hati, terutama Serum Glutamic Oxaloacetic Transaminase (SGOT) dan Serum Glutamic Pyruvic Transaminase (SGPT), menjadi metode sederhana yang dapat memberikan gambaran awal kondisi hati. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan hati melalui edukasi dan pemeriksaan kadar SGOT serta SGPT. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Kota Bambu, Jakarta Barat, pada Juni 2025 dengan melibatkan 168 peserta yang mengikuti penyuluhan interaktif dan pemeriksaan laboratorium. Pemeriksaan dilakukan melalui pengambilan darah vena kemudian dianalisis di laboratorium untuk menilai kadar SGOT dan SGPT. Hasil: Hasil menunjukkan rata-rata kadar SGOT sebesar 21,50 U/L dan SGPT 22,75 U/L, dengan distribusi nilai terkonsentrasi pada rentang 15–25 U/L. Mayoritas peserta memiliki hasil dalam batas normal, meskipun terdapat variasi individu dengan nilai mendekati batas atas yang perlu mendapat perhatian lebih lanjut. Kesimpulan: Temuan ini menegaskan bahwa pemeriksaan enzim hati sederhana efektif digunakan untuk deteksi dini gangguan hati di masyarakat. Dengan integrasi edukasi mengenai pola hidup sehat, langkah promotif dan preventif dapat dijalankan untuk menekan risiko penyakit hati kronis dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat perkotaan.