Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis SWOT: Startegi Pengembangan Pasar Modern Mardika di Kota Ambon Farida Mony; Agung K Henaulu; Aminah Soleman; Reza Abdulmudy; Abdi Ansyah Solissa
JUSTE (Journal of Science and Technology) Vol. 6 No. 1 (2025): JUSTE (Journal of Science and Technology)
Publisher : LLDIKTI WIlayah XII Ambon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51135/az0msf26

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi keputusan pedagang untuk berdagang di Pasar Modern Mardika (PMM) Kota Ambon serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan pendekatan observasional. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara terstruktur, dan observasi terhadap 40 responden yang terdiri dari pedagang dan pengelola pasar, dengan teknik total sampling. Analisis data dilakukan dengan uji statistik deskriptif, uji reliabilitas, korelasi Spearman's Rho, dan analisis SWOT melalui matriks Faktor Eksternal (EFE) dan Faktor Internal (IFE). Hasil analisis IFE menunjukkan skor total 3,50, yang mengindikasikan kekuatan internal PMM lebih dominan daripada kelemahannya. Faktor kekuatan terletak pada fasilitas fisik (skor 0,59), sedangkan kelemahan utama adalah biaya sewa (skor 0,25). Analisis EFE menghasilkan skor 3,43, menunjukkan kemampuan yang baik dalam merespons faktor eksternal. Peluang terbesar adalah dukungan pemerintah daerah (skor 0,62), sementara ancaman utamanya adalah kebijakan yang berubah-ubah. Berdasarkan matriks SWOT, dirumuskan empat strategi utama: SO (memanfaatkan kekuatan untuk merebut peluang), WO (mengatasi kelemahan dengan memanfaatkan peluang), ST (menggunakan kekuatan untuk menghadapi ancaman), dan WT (strategi bertahan untuk meminimalkan kelemahan dan ancaman).Pasar Modern Mardika memiliki posisi internal dan eksternal yang kuat. Keberhasilan pengembangannya bergantung pada optimalisasi faktor kekuatan seperti fasilitas dan lokasi, serta penanganan serius terhadap kelemahan seperti biaya sewa yang tinggi melalui strategi yang telah dirumuskan.