Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pendampingan Transformasi Digital sebagai Upaya Penguatan Keberlanjutan UMKM Kuliner Soto Madura Mas Al 14 Harmon Chaniago; Zhafira Citra Paramita; Firgiawan Yudha Tama; Moch Helmy; Razan Wilar Mahinda; Vivin Alifianti Rusyana
Jurnal PKM Merah Putih Vol 1 No 2 (2025): JPKMMP
Publisher : LPPM-STEMBI Al Aziziyah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65661/jpkmmp.v1i2.37

Abstract

Program pendampingan digitalisasi pada UMKM Warung Soto Madura Mas Al 14 di Bandung bertujuan membantu pemilik usaha beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku konsumen di era ekonomi digital. Kegiatan ini muncul dari kebutuhan untuk meningkatkan literasi digital, memperluas jangkauan pemasaran online, dan memperbaiki sistem pencatatan keuangan yang masih manual. Melalui pendampingan terstruktur, program ini fokus memperkuat strategi pemasaran, visibilitas digital, dan kapasitas manajerial agar UMKM lebih kompetitif di sektor kuliner. Langkah awal dilakukan dengan optimalisasi akun media sosial untuk membangun identitas digital dan memperkuat komunikasi dengan pelanggan. Selanjutnya, pembuatan dan pengembangan profil Google Business mempermudah akses informasi seperti lokasi, jam operasional, dan ulasan pelanggan. Halaman Linktree juga disiapkan untuk memusatkan berbagai tautan digital agar lebih mudah diakses. Perbaikan tampilan pada platform layanan antar makanan dilakukan melalui peningkatan foto menu, deskripsi produk, dan konsistensi visual. Dari sisi manajerial, pelatihan pencatatan keuangan digital menggunakan aplikasi sederhana membantu menciptakan sistem keuangan yang lebih akurat dan mudah dievaluasi. Hasil pendampingan menunjukkan peningkatan signifikan pada visibilitas digital, profesionalitas tampilan usaha, dan efisiensi pencatatan keuangan. Warung menjadi lebih mudah ditemukan dan tampil lebih rapi secara online maupun offline. Adanya fondasi digital yang lebih kuat, UMKM memiliki peluang lebih besar untuk meningkatkan penjualan, memperluas jangkauan pasar, dan menjaga keberlanjutan usaha. Program ini juga memberikan bekal literasi digital dan keuangan yang dapat terus dikembangkan secara mandiri.
The Role of Location Accessibility and Servicescape in Shaping Customer Satisfaction and Loyalty: Evidence from Traditional Food Microenterprise Firgiawan Yudha Tama; Mochamad Helmy Kusuma; Razan Wilar Mahinda; Vivin Alifianti Rusyana; Zhafira Citra Paramita; Eggi Indriani Pratami; Wahyu Rafdinal
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 3 (2026): Juli - September
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i3.1634

Abstract

This study investigates how location accessibility and the quality of the physical service environment (servicescape) shape perceived value for money, customer satisfaction, and customer loyalty within traditional micro-scale culinary businesses, particularly warung soto. The intensifying competition in the food industry has increased the importance of creating meaningful dining experiences, making both spatial accessibility and environmental design crucial determinants of customer evaluations. A quantitative research design was employed by distributing an online questionnaire to 100 individuals who had previously visited a warung soto. The data were analyzed using the SEM-PLS approach via SmartPLS 4.0 to assess measurement validity, construct reliability, and the structural relationships among variables. The findings reveal that both location accessibility and servicescape exert significant positive effects on perceived value for money and customer satisfaction. Furthermore, perceived value for money enhances customer satisfaction but does not directly lead to customer loyalty, indicating that positive value perceptions must be accompanied by satisfying experiences to encourage repeat patronage. In contrast, customer satisfaction emerged as the strongest predictor of customer loyalty, emphasizing that a consistently positive dining experience is essential for building long-term commitment. Overall, the study highlights the strategic importance of enhancing accessibility, improving physical service environments, and ensuring pleasant customer experiences to strengthen perceived value and foster loyalty within traditional micro food enterprises. Future research is encouraged to broaden the scope of variables and contexts to enrich insights into consumer behavior in the culinary sector