Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

IDENTIFIKASI METABOLIT SEKUNDER EKSTRAK N-HEKSANA DARI DAUN SIRSAK (ANNONA MURICATA L) Nuliyana Harnita; Agnes Mahesa Putri; Dori Fitria; Melisa Fajriati
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 2 No 1 (2024): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : Fakultas Sains dan Teknologi, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/jssit.v2i1.46

Abstract

Sirsak (Annona Muricata l) memiliki kandungan kimia yang bermanfaat untuk pengobatan, antara lain sebagai antibakteri, antivirus, antioksidan, antijamur, antiparasit, antihipertensi, antistres, dan menyehatkan sistem saraf. Penelitian ini untuk mengetahui kandungan senyawa metabolit sekunder. Sampel daun sirsak diperoleh dari Kematan Talang Bakung Jambi Indonesia. Proses ekstraksi menggunakan metode maserasi dengan pelarut etanol kemudian dipartisi dan dilanjutkan dengan skrining uji fitokimia dan uji kromotagrafi lapis tipis. Hasil skrining fitokimia sebelum dipartisi positif mengandung semua senyawa kecuali alkaloid dengan pereksi mayer dan steroid. Hasil skrining fitokimia sesudah dipartisi positif mengandung alkaloid dan terpenoid.
Teknologi Tepat Guna Ramah Lingkungan: Pemanfaatan Flood Warning Alarm Sebagai Sistem Peringatan Yang Berkelanjutan Fadhilah Aini; Nurul Husna; Melisa Fajriati
JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan Vol 4 No 1 (2026): JSSIT: Jurnal Sains dan Sains Terapan
Publisher : UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30631/65tw4214

Abstract

Banjir merupakan ancaman utama di Provinsi Aceh, khususnya di daerah seperti Kota Subulussalam, yang sering mengalami kerugian material dan korban jiwa akibat keterlambatan sistem peringatan dini. Penelitian ini bertujuan mengembangkan prototipe flood warning alarm ramah lingkungan, dengan indikator multilevel dan notifikasi suara untuk meningkatkan efektivitas mitigasi banjir. Metode yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE, meliputi analisis kebutuhan, desain, pengembangan, implementasi, dan evaluasi sistem. Prototipe menggunakan sensor ketinggian air, panel surya, baterai cadangan, LED indikator bertingkat, buzzer, serta modul GSM untuk notifikasi. Hasil pengujian menunjukkan sistem mampu memberikan peringatan dini secara akurat dan real-time, tetap beroperasi saat listrik padam, serta mudah dioperasikan dan dirawat. Implementasi sistem ini berpotensi mengurangi emisi karbon, menekan biaya hingga 40% dibandingkan sistem konvensional, dan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat terhadap banjir. Flood warning alarm ini menjadi solusi berkelanjutan dalam mitigasi risiko banjir dan mendukung perlindungan lingkungan.