Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Reaktualisasi Hukum Islam Dalam Menjawab Tantangan Moderasi Beragama Di Era Globalisasi Muhammad Arrafi Muzhaffar Permadi; Hilalludin Hilalludin
IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam Vol 1 No 03 (2025): IMANU: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam
Publisher : Imanu: Jurnal Hukum dan Peradaban Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

eaktualisasi hukum Islam menjadi agenda penting dalam menjawab tantangan moderasi beragama di era globalisasi yang ditandai oleh kompleksitas sosial, disrupsi nilai, serta meningkatnya ketegangan identitas keagamaan. Kajian ini bertujuan untuk merumuskan strategi konseptual dan aplikatif dalam pengembangan hukum Islam berbasis maqāṣid al-sharī‘ah dan pendekatan hermeneutika kontekstual. Dengan menggunakan metode kualitatif deskriptif-analitis berbasis studi pustaka, data dikumpulkan dari literatur primer dan sekunder yang relevan, lalu dianalisis melalui pendekatan isi dan interpretatif. Temuan utama menunjukkan bahwa mayoritas wacana hukum Islam masih berkutat pada pendekatan normatif-doktrinal dan belum secara sistemik terintegrasi dengan kebijakan moderasi beragama. Kajian ini juga menyoroti pentingnya transformasi kurikulum fikih, reformasi fatwa, serta formulasi kebijakan publik berbasis nilai maqāṣid yang kontekstual. Dalam kerangka ini, hukum Islam diposisikan tidak sekadar sebagai norma kaku, tetapi sebagai instrumen etis-transformasional untuk membangun masyarakat multikultural yang adil, inklusif, dan toleran. Simpulan penelitian menunjukkan bahwa moderasi beragama memerlukan dukungan struktur hukum Islam yang dinamis dan responsif, sehingga tidak berhenti pada tataran moralitas, tetapi mampu menjadi panduan praksis dalam kehidupan sosial keislaman kontemporer.
UPAYA GURU DALAM MENANAMKAN KEDISIPLINAN SANTRI DI PONDOK PESANTREN ISLAMIC CENTER BIN BAZ YOGYAKARTA Teguh Teguh; Muzhaffar Aiman Rabbani; Ahmad Siyam Al Ihsan; M Ikhsan Saputra; Dedi Sugari; Muhammad Arrafi Muzhaffar Permadi; Sarwadi Sulisno
Jurnal Kepemimpinan dan Pengurusan Sekolah Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : STKIP Pesisir Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34125/jkps.v10i4.1111

Abstract

His study aims to describe and analyze teachers’ efforts in instilling the value of discipline among students at Pondok Pesantren Islamic Center Bin Baz Yogyakarta. The research employed a descriptive qualitative approach using observation, interviews, and documentation as data collection techniques. The collected data were analyzed interactively through reduction, presentation, and conclusion drawing stages. The findings reveal that the cultivation of discipline in the pesantren is carried out through three main approaches: habituation, exemplary modeling, and supervision. Habituation is implemented through structured daily routines, exemplary modeling is shown by teachers and dormitory mentors through direct behavior, and supervision ensures consistency and rule enforcement. The religious environment, teacher role models, and collective supervision system significantly reinforce the formation of students’ disciplinary character. The novelty of this study lies in the integration of these three approaches within a single educational system that emphasizes not only rule compliance but also moral and spiritual awareness of discipline among students.