Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digitalisasi Dalam Pengajaran Bahasa Arab: Peluang, Tantangan, Dan Inovasi Metodologis Abdurrozak Abdurrozak; Hilalludin Hilalludin; Dedi Sugari
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 1 No 1 (2025): Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

 Perkembangan teknologi digital telah membawa dampak signifikan terhadap dunia pendidikan, termasuk dalam pengajaran bahasa Arab. Digitalisasi memberikan peluang untuk menciptakan pembelajaran yang lebih interaktif, fleksibel, dan inovatif, namun juga menghadirkan tantangan seperti keterbatasan infrastruktur dan kesenjangan literasi digital. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peluang, tantangan, inovasi metodologis, serta implikasi digitalisasi terhadap pengajaran bahasa Arab. Metode yang digunakan adalah studi kepustakaan dengan menelaah berbagai literatur relevan dari buku, jurnal ilmiah, dan artikel akademik terbaru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi membuka akses pembelajaran yang luas dan mendukung metode inovatif seperti blended learning, flipped classroom, serta pemanfaatan teknologi berbasis AI, AR, dan VR. Namun, keberhasilan implementasi digitalisasi sangat bergantung pada kesiapan infrastruktur, penguasaan literasi digital guru, serta kemandirian belajar peserta didik. Penelitian ini menegaskan pentingnya sinergi antara teknologi, metode pembelajaran, dan kompetensi pendidik agar pengajaran bahasa Arab dapat berjalan efektif di era digital.
Strategi Penerjemahan Istilah Keagamaan Arab ke dalam Bahasa Indonesia: Sebuah Telaah Kritis Zidan Khalik Al Jaber; Hilalludin Hilalludin; Dedi Sugari
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol 1 No 1 (2025): Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penerjemahan istilah keagamaan Arab ke dalam bahasa Indonesia merupakan fenomena penting dalam kajian bahasa, karena teks-teks keagamaan seperti Al-Qur’an, hadis, dan kitab klasik memiliki makna yang kompleks serta berfungsi sebagai sumber utama pemahaman keislaman masyarakat Indonesia. Tantangan utama dalam penerjemahan ini terletak pada istilah-istilah kunci seperti takwa, jihad, dan shalat yang tidak memiliki padanan sempurna dalam bahasa Indonesia, sehingga penerjemah harus menentukan strategi yang tepat antara mempertahankan bentuk asli (foreignisasi) atau menyesuaikannya dengan budaya pembaca (domestikasi). Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan (library research) dengan menelaah berbagai karya terjemahan dan sumber akademis yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerjemah menerapkan strategi literal, adaptasi, domestikasi, maupun foreignisasi, dengan variasi pemilihan tergantung pada konteks teks serta tujuan penerjemah. Misalnya, takwa kadang dipertahankan untuk menjaga keaslian makna teologis, tetapi juga diterjemahkan menjadi “ketaatan” atau “kesalehan” agar lebih komunikatif. Istilah jihad sering menimbulkan dilema karena konotasi politik dan historisnya, sementara shalat lebih banyak dipertahankan dalam bentuk aslinya karena sifatnya yang sangat spesifik. Temuan ini menegaskan bahwa strategi penerjemahan bukanlah proses teknis semata, melainkan juga praktik interpretatif yang sarat nilai ideologis, kultural, dan teologis. Simpulan penelitian ini menekankan perlunya keseimbangan antara menjaga keaslian makna Arab dan memudahkan pemahaman bagi pembaca Indonesia, sehingga penerjemahan istilah keagamaan dapat berfungsi sebagai sarana komunikasi sekaligus pelestarian identitas religius.