Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Potensi Kreatif dan Nilai Ekonomi Baru dari Barang Bekas di Dusun Jagaraga Timur Ni Kadek Sutrianingsih; Putu Listiawati; Ni Putu Ade Resmayani; I Komang Widya Purnamayasa
PAKDEMAS : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 1 (2025): Desember
Publisher : Fakultas Pertanian

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58222/pakdemas.v5i1.531

Abstract

Kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) ini bertujuan untuk mengembangkan kreativitas anak-anak di Dusun Jagaraga Timur dengan memanfaatkan barang bekas, khususnya botol plastik dan tali rapia, menjadi produk yang bermanfaat. Pemanfaatan barang bekas tidak hanya membantu mengurangi limbah, tetapi juga mendorong anak-anak untuk berpikir kreatif, berkolaborasi, dan mengasah keterampilan sosial. Metode pelaksanaan dilakukan melalui tahap persiapan, pelatihan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan meningkatnya kreativitas anak-anak dalam menciptakan produk seperti sapu gagang dan kemoceng, serta tumbuhnya kesadaran akan pentingnya daur ulang dan nilai ekonomi dari barang bekas. Program ini berkontribusi pada pendidikan lingkungan, peningkatan keterampilan, dan membuka peluang kewirausahaan sederhana bagi anak-anak. Dengan demikian, kegiatan KKN ini memberikan dampak positif baik dari sisi pendidikan, sosial, maupun ekonomi.
Pemanfaatan Bahan Alami Menjadi Produk Tas Ecoprint Yang Bernilai Jual Di Banjar Indra Giri Dusun Sangiang Komang Surya Putra Darmawan; I Nyoman Wijana; I Putu Gede Asnawa Dikta; I Komang Widya Purnamayasa
Jurnal Pengabdian Masyarakat: Darma Bakti Teuku Umar Vol 7, No 2 (2025): Juli-Desember
Publisher : Universitas Teuku Umar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35308/baktiku.v7i2.13822

Abstract

This individual Community Service Program was carried out in Sangiang Hamlet with the main objective of enhancing the creativity of sisya pasraman through eco-friendly activities, specifically the creation of ecoprint bags. The program focused on utilizing leaves and local plants as primary materials to produce works with aesthetic, educational, and economic value. It also aimed to foster environmental awareness and instill an entrepreneurial spirit from an early age. A descriptive qualitative method was applied, involving observation, documentation, and hands-on practice. The program centered on ecoprint bag-making using pounding and steaming techniques, designed to actively engage the sisya, improve technical skills, and develop creative and innovative thinking. The resulting ecoprint products were marketed as an effort to introduce the potential of the local creative economy. The outcomes indicated that the sisya pasraman successfully transformed simple materials into marketable products, while also showing improvements in discipline, teamwork, and self-confidence. The ecoprint activity further provided new experiences in utilizing local plants as natural dyes and promoted the concept of sustainable green economy. Overall, the program effectively nurtured creative, independent, and environmentally conscious characters among the sisya, while making a tangible contribution to the development of the local creative economy.
Pelatihan Manajemen Keuangan Sederhana bagi Pelaku UMKM di Dusun Karang Lamper Ni Kadek Kristiani Wahyuning; Habibi Habibi; Dewi Kusumasanthi; I Komang Widya Purnamayasa
Jurnal Pengabdian Nasional (JPN) Indonesia Vol. 7 No. 1 (2026): Januari
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) STMIK Indonesia Banda Aceh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63447/jpni.v7i1.1664

Abstract

Simple financial management training is an effort to improve the financial literacy of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) in Karang Lamper Hamlet, Jagaraga Indah Village, Kediri District, West Lombok Regency. This program is motivated by the poor practice of financial recording, where most entrepreneurs still rely on memory and mix personal and business finances. This activity aims to improve the ability of MSMEs to record income, expenses, and calculate business profits independently. The implementation method includes initial observation, socialization, simple cash book training through personal visits, and evaluation by distributing questionnaires and directly checking the results of the recording. A total of 10 MSMEs participated in this program. The evaluation results showed that 70% of participants began recording finances regularly, 100% felt helped in managing business finances, and 90% considered the cash book easy to use. This program has proven effective in building awareness and skills in financial recording, although further assistance is still needed to maintain consistent recording. The personal approach-based training has proven relevant to local needs and can have a positive impact on the sustainability of micro-enterprises in rural areas.
Board Game Experience Sebagai Strategi Meningkatkan Kepuasan Konsumen (Studi Kasus: Resto Sambal Bakar Sultan) Komang Surya Putra Darmawan; I Komang Widya Purnamayasa
Jurnal Ekuilnomi Vol. 8 No. 1 (2026): Ekuilnomi Vol 8(1), Feb 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/m5gw4b16

Abstract

Persaingan usaha kuliner menuntut pelaku bisnis untuk tidak hanya berfokus pada kualitas makanan, tetapi juga pada penciptaan pengalaman yang mampu meningkatkan kepuasan pelanggan. Salah satu strategi yang mulai diterapkan adalah penyediaan Board Game sebagai bagian dari experiential marketing di restoran. Penelitian ini bertujuan mengkaji pengaruh Board Game experience terhadap kepuasan pelanggan di Resto Sambal Bakar Sultan, Kota Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus dengan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Board Game memberikan pengalaman sosial dan emosional yang meningkatkan rasa nyaman, kebersamaan, serta kepuasan pelanggan, sekaligus mendorong niat berkunjung kembali dan rekomendasi positif