Engga Dallion
Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Joyful Learning Berbasis Gamifikasi Terhadap Hasil Belajar Menyimak Teks Cerita Siswa Kelas V Sekolah Dasar Triningsih Triningsih; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1554

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh joyful learning berbasis gamifikasi terhadap hasil belajar menyimak teks cerita pada siswa kelas V sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-eksperimental tipe one group pretest-posttest. Sampel penelitian terdiri dari 30 siswa kelas VB di SDN Rawamangun 05 tahun ajaran 2024/2025, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Data dikumpulkan menggunakan tes pilihan ganda dan dianalisis menggunakan bantuan SPSS. Hasil uji normalitas Shapiro-Wilk menunjukkan bahwa data pretest dan posttest tidak berdistribusi normal (p = 0,029 dan p = 0,014). Oleh karena itu, uji Wilcoxon Signed-Rank digunakan dan menunjukkan perbedaan yang signifikan antara hasil pretest dan posttest (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa penerapan joyful learning berbasis gamifikasi berpengaruh positif terhadap peningkatan hasil belajar menyimak. Pembelajaran yang dirancang dengan suasana menyenangkan dan elemen permainan terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan konsentrasi siswa. Keberhasilan implementasi dipengaruhi oleh kreativitas guru, ketersediaan media pembelajaran, serta kesesuaian aktivitas dengan karakteristik siswa.
Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Melalui Pojok Baca Dalam Meningkatkan Minat Membaca Siswa Kelas 5 SD Dinda Astria Prastiwi; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1560

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji implementasi pojok baca dalam meningkatkan minat baca siswa di SDN Rawamangun 02. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Subjek penelitian adalah kepala sekolah, wali kelas VB, dan tiga siswa kelas VB dengan tingkat pemanfaatan pojok baca yang berbeda. Analisis data menggunakan model Miles dan Huberman melalui langkah reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pojok baca di kelas VB memiliki desain menarik dan ditempatkan secara strategis demi kenyamanan siswa. Pojok baca siswa dipakai untuk membaca sendiri maupun berdiskusi. Jenis buku yang paling disukai adalah buku dongeng bergambar dengan waktu membaca rata-rata 5 sampai 10 menit. Namun, ada kendala seperti keterbatasan variasi buku, belum adanya peraturan tertulis penggunaan pojok baca, serta minimnya ruang pojok baca. Dengan demikian, pemanfaatan pojok baca masih memerlukan dukungan dari aspek sarana, program literasi yang sistematis, dan peran aktif guru. Penelitian ini menyarankan agar terciptanya strategi pemanfaatan pojok baca yang optimal untuk memfasilitasi budaya literasi di sekolah dasar.
Hubungan antara Bahasa Gaul di Media Sosial TikTok dengan Pengetahuan Kosakata Baku Bahasa Indonesia Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Elis Tiara Sardi; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya hubungan antara tingkat paparan bahasa gaul di media sosial TikTok dengan pengetahuan kosakata baku Bahasa Indonesia pada siswa kelas 5 sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Sampel berjumlah 50 siswa kelas 5 di SDN Semanan 05, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan dua instrumen, yaitu angket mengenai paparan bahasa gaul TikTok dan tes pilihan ganda untuk mengukur pengetahuan kosakata baku. Uji korelasi Spearman’s rho digunakan karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0.023 dengan signifikansi 0.875, yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya paparan terhadap bahasa gaul di TikTok tidak secara langsung memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami kosakata baku.
Hubungan Penggunaan Platform Tiktok Dengan Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas IV Dan V Sekolah Dasar Nikita Oky Masayu; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1763

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial, khususnya TikTok, telah membawa perubahan dalam cara siswa sekolah dasar berinteraksi dan mengakses informasi. TikTok, dengan kontennya yang singkat, menarik, dan mudah diakses, mulai dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan platform TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada siswa kelas IV dan V sekolah dasar. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat penggunaan TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris yang cukup tinggi. Uji normalitas dan linearitas menunjukkan bahwa data memenuhi syarat untuk analisis korelasi Pearson. Namun, hasil uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris berada pada kategori lemah dan tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Dengan demikian, tidak terdapat bukti kuat bahwa penggunaan TikTok berkorelasi dengan minat belajar Bahasa Inggris siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun TikTok memiliki potensi sebagai media pembelajaran, dalam konteks penelitian ini penggunaannya tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar.
Analisis Kuantitatif Hubungan Kecerdasan Emosional dan Prestasi Akademik Siswa Sekolah Dasar Marini Trianingsih; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1864

Abstract

This study aims to examine the relationship between emotional intelligence and academic achievement among elementary school students. The research was motivated by concerns about low academic performance and whether it is related to students' emotional intelligence levels. This quantitative correlational study involved 32 fifth-grade students from a public elementary school in East Jakarta. The instruments used included an emotional intelligence questionnaire and mid-semester examination scores as indicators of academic achievement. Validity and reliability tests were conducted to ensure instrument quality, followed by normality tests, linearity tests, and Pearson correlation analysis. The results using Spearman Rank correlation analysis showed a correlation coefficient of -0.098 with a significance level of 0.592 (> 0.05), indicating no significant relationship between emotional intelligence and academic achievement. These findings contribute to the scientific understanding that emotional intelligence is not the sole determinant of academic success and emphasize the need for comprehensive and contextual educational approaches in elementary education. The study suggests that other factors beyond emotional intelligence may play more crucial roles in determining academic performance among elementary school students, highlighting the complexity of factors influencing educational outcomes.