Nikita Oky Masayu
Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Penggunaan Platform Tiktok Dengan Minat Belajar Bahasa Inggris Siswa Kelas IV Dan V Sekolah Dasar Nikita Oky Masayu; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1763

Abstract

Perkembangan teknologi digital dan media sosial, khususnya TikTok, telah membawa perubahan dalam cara siswa sekolah dasar berinteraksi dan mengakses informasi. TikTok, dengan kontennya yang singkat, menarik, dan mudah diakses, mulai dimanfaatkan sebagai media pembelajaran yang inovatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara penggunaan platform TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Data dikumpulkan melalui angket yang disebarkan kepada siswa kelas IV dan V sekolah dasar. Hasil analisis deskriptif menunjukkan bahwa sebagian besar siswa memiliki tingkat penggunaan TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris yang cukup tinggi. Uji normalitas dan linearitas menunjukkan bahwa data memenuhi syarat untuk analisis korelasi Pearson. Namun, hasil uji korelasi menunjukkan bahwa hubungan antara intensitas penggunaan TikTok dan minat belajar Bahasa Inggris berada pada kategori lemah dan tidak signifikan secara statistik (p > 0,05). Dengan demikian, tidak terdapat bukti kuat bahwa penggunaan TikTok berkorelasi dengan minat belajar Bahasa Inggris siswa. Hasil ini menunjukkan bahwa meskipun TikTok memiliki potensi sebagai media pembelajaran, dalam konteks penelitian ini penggunaannya tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap minat belajar Bahasa Inggris siswa sekolah dasar.
Analisis Objektifikasi Seksual dan Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia Elis Tiara Sardi; Linda Zakiah; Triningsih; Asilah Muthi’ah Erwandi; Widya Khairunisa; Nikita Oky Masayu
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 21 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.787 KB) | DOI: 10.57216/pah.v21i2.11

Abstract

Artikel ini membahas fenomena objektifikasi seksual dan kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Objektifikasi seksual yang mengurangi perempuan hanya pada tubuh dan seksualitasnya berkontribusi signifikan terhadap tingginya angka kekerasan terhadap perempuan, baik di ruang publik maupun domestik. Merujuk pada data dari Komnas Perempuan (2024), kekerasan berbasis gender terus mengalami peningkatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai objektifikasi seksual yang terjadi di masyarakat, serta mengeksplorasi hubungan antara objektifikasi tersebut dan meningkatnya kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, artikel ini juga menyoroti peran penting media dalam membentuk persepsi sosial terhadap perempuan, di mana representasi mereka sering kali berfokus pada penampilan fisik dan mengabaikan dimensi kemanusiaan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objektifikasi seksual memiliki dampak buruk terhadap perempuan, baik secara psikologis maupun sosial, dan memperburuk ketidaksetaraan gender. Artikel ini juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan hukum bagi korban, termasuk implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) 2022, serta perlunya perubahan sosial dan budaya untuk mengatasi masalah ini. Diharapkan, temuan dari penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam mencegah kekerasan seksual di Indonesia.