Elis Tiara Sardi
Universitas Negeri Jakarta, Indonesia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan antara Bahasa Gaul di Media Sosial TikTok dengan Pengetahuan Kosakata Baku Bahasa Indonesia Siswa Kelas 5 Sekolah Dasar Elis Tiara Sardi; Mohamad Syarif Sumantri; Engga Dallion
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1762

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji adanya hubungan antara tingkat paparan bahasa gaul di media sosial TikTok dengan pengetahuan kosakata baku Bahasa Indonesia pada siswa kelas 5 sekolah dasar. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode korelasional. Sampel berjumlah 50 siswa kelas 5 di SDN Semanan 05, yang dipilih melalui teknik purposive sampling. Pengumpulan data dilakukan dengan dua instrumen, yaitu angket mengenai paparan bahasa gaul TikTok dan tes pilihan ganda untuk mengukur pengetahuan kosakata baku. Uji korelasi Spearman’s rho digunakan karena data tidak berdistribusi normal. Hasil analisis menunjukkan nilai koefisien korelasi sebesar 0.023 dengan signifikansi 0.875, yang menunjukkan tidak adanya hubungan yang signifikan antara kedua variabel. Temuan ini menunjukkan bahwa tingginya paparan terhadap bahasa gaul di TikTok tidak secara langsung memengaruhi kemampuan siswa dalam memahami kosakata baku.
Analisis Objektifikasi Seksual dan Kekerasan terhadap Perempuan di Indonesia Elis Tiara Sardi; Linda Zakiah; Triningsih; Asilah Muthi’ah Erwandi; Widya Khairunisa; Nikita Oky Masayu
Pahlawan Jurnal Pendidikan-Sosial-Budaya Vol. 21 No. 2 (2025): Oktober 2025
Publisher : Universitas Achmad Yani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1051.787 KB) | DOI: 10.57216/pah.v21i2.11

Abstract

Artikel ini membahas fenomena objektifikasi seksual dan kekerasan berbasis gender terhadap perempuan di Indonesia melalui pendekatan studi literatur. Objektifikasi seksual yang mengurangi perempuan hanya pada tubuh dan seksualitasnya berkontribusi signifikan terhadap tingginya angka kekerasan terhadap perempuan, baik di ruang publik maupun domestik. Merujuk pada data dari Komnas Perempuan (2024), kekerasan berbasis gender terus mengalami peningkatan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi berbagai objektifikasi seksual yang terjadi di masyarakat, serta mengeksplorasi hubungan antara objektifikasi tersebut dan meningkatnya kekerasan terhadap perempuan. Selain itu, artikel ini juga menyoroti peran penting media dalam membentuk persepsi sosial terhadap perempuan, di mana representasi mereka sering kali berfokus pada penampilan fisik dan mengabaikan dimensi kemanusiaan lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa objektifikasi seksual memiliki dampak buruk terhadap perempuan, baik secara psikologis maupun sosial, dan memperburuk ketidaksetaraan gender. Artikel ini juga menekankan pentingnya penguatan perlindungan hukum bagi korban, termasuk implementasi Undang-Undang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS) 2022, serta perlunya perubahan sosial dan budaya untuk mengatasi masalah ini. Diharapkan, temuan dari penelitian ini dapat menjadi masukan bagi perumusan kebijakan yang lebih efektif dalam mencegah kekerasan seksual di Indonesia.