Sundawati Tisnasari
Universitas Sultan Ageng Tirtayasa, Indonesia

Published : 5 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Kajian Psikolinguistik terhadap Gangguan Berbahasa dan Pemrosesan Bahasa pada Tokoh Banyu dalam Film "Dancing in the Rain" Siti Nurbaiti; Zilfa Ghifara; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1653

Abstract

Artikel ini mengkaji gangguan dalam berbahasa dan pemrosesan bahasa yang dirasakan oleh tokoh Banyu dalam film Dancing in the Rain, yang menceritakan tentang anak yang memiliki gangguan spektrum autisme. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengidentifikasi tantangan komunikasi yang dihadapi Banyu, dengan menggunakan pendekatan kualitatif dan analisis deskriptif terhadap dialog serta interaksi dalam film. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Banyu mengalami keterlambatan dalam memberikan respons, kesulitan dalam memahami konteks sosial, serta lebih mengandalkan komunikasi non-verbal dan simbol visual. Temuan ini menyoroti pentingnya dukungan sosial dan intervensi yang sesuai untuk membantu individu dengan gangguan bahasa agar dapat berfungsi lebih baik dalam masyarakat. Penelitian ini juga memberikan pemahaman tentang tantangan yang dihadapi oleh individu dengan gangguan berbahasa, serta perlunya kesadaran dan pemahaman masyarakat terhadap kondisi ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih inklusif.
Tinjauan Psikolinguistik terhadap Gejala Keterlambatan Bicara Gagap: Studi Kasus pada Anak Penderita ADHD : Studi Kasus pada Anak Penderita ADHD Nanda Solehah; Syifa Suci Ramadhina; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 3 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i3.1693

Abstract

Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan saraf yang kerapterjadi pada anak-anak. Dengan pendekatan psikolinguistik, penelitian ini mencoba menemukan dan menganalisis komponen yang menyebabkan keterlambatan bicara dan gagap pada anak-anak yang menderita ADHD. Data dikumpulkan melalui wawancara dengan orang tua dari subjek berusia 8 tahun yang menunjukkan keterlambatan bicara pada usia 2 tahun dan gagap pada usia 3,9 tahun. Penelitian ini dilakukan dengan metode studi kasus kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gangguan tersebut bukan disebabkan oleh aspek linguistik, melainkan dipengaruhi oleh faktor neurologis dan lingkungan sosial-komunikatif, termasuk paparan gadget dan pola interaksi yang tidak suportif. Terapi okupasi dan dukungan keluarga terbukti efektif dalam mengurangi gejala. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap kajian psikolinguistik dengan menyoroti Kata kunci: Psikolinguistik, ADHD, keterlambatan bicara, gagap, anak
Pemerolehan Bunyi Bahasa Anak Usia Prasekolah: Studi Kasus Pelafalan Vokal dan Konsonan Siti Muntapiroh; Eka Sri Pratiwi; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.1700

Abstract

This study concludes that children's language acquisition is strongly influenced by their living environment. Children raised in families that engage in frequent conversation tend to develop better speaking skills. The research aimed to examine the phonological pronunciation of a 4-year-old child. The study was conducted in the Baros area on May 31, 2025, using a descriptive qualitative method over a single day. Data were collected through direct observation, daily notes, and interviews with the child's mother. The subject, Fajri, is the second son of Mina and Doni. Findings revealed that Fajri could pronounce vowels clearly but still struggled with certain consonants. For instance, he pronounced the letter [S] as 'tc'. This difficulty is likely due to the immaturity of his speech organs and unfamiliarity with certain sounds.
Perkembangan Fonologi Anak Usia Dini: Perspektif Psikolinguistik pada Pemerolehan Bahasa Pertama Saffanah Dhiyaan; Sintia Agustin; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i2.1744

Abstract

Bahasa adalah alat komunikasi utama manusia yang penting untuk menyampaikan pikiran, perasaan, dan emosi. Pemerolehan bahasa, terutama pemerolehan bahasa pertama, dipengaruhi oleh banyak hal, seperti lingkungan dan interaksi sosial. Metode psikolinguistik digunakan dalam penelitian ini untuk menemukan kesalahan fonologis pada anak usia dini. Metode deskriptif kualitatif digunakan, dan subjek penelitian adalah Rayyanza, seorang anak laki-laki berusia tiga tahun tiga bulan yang mengalami hambatan artikulasi. Jenis kesalahan pengucapan diidentifikasi melalui analisis ujaran yang dilakukan pada video YouTube. Terdapat 28 ujaran dalam penelitian, 20 di antaranya mengalami kesalahan pada fonem /r/ yang berubah menjadi /l/ (cadel), dan 8 ujaran lainnya menunjukkan variasi kesalahan seperti penambahan, penghilangan, dan perubahan fonem. Kesalahan ini menunjukkan pola fonologis yang umum pada anak usia dini karena perkembangan artikulasi yang belum sempurna. Penelitian ini menegaskan bahwa proses pemerolehan bahasa anak harus diperhatikan sejak dini agar anak tidak mengalami gangguan artikulasi yang dapat memengaruhi kemampuan komunikasi mereka di masa depan.
Dampak Tayangan Video Pendek TikTok terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 9 Tahun Uzma Amalia; Dwi Lutfiah Aini; Sundawati Tisnasari
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2481

Abstract

Penelitian ini bermaksud untuk melihat dampak penggunaan TikTok terhadap pemerolehan bahasa pada seorang anak perempuan usia 9 tahun melalui pendekatan studi kasus. Subjek penelitian ini adalah seorang anak berinisial CNP yang menetap di Serang daerah Sempu. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan data yang dikumpulkan melalui wawancara langsung. Hasil penelitian menunjukkan bahwa CNP memperoleh sejumlah bahasa gaul dan kosakata informal dari TikTok, seperti istilah sigma dan berbagai nama anomali yang sering ia gunakan dalam perbincangan dengan rekan dan saudaranya. TikTok menjadi sumber informasi utamanya dan sering kali lebih dipercaya daripada penjelasan yang diberikan teman-temannya. Meskipun tidak ada akuisisi bahasa asing dan bahasa daerah melalui aplikasi ini, TikTok sangat memengaruhi gaya bicara, topik percakapan, dan kosakata informalnya. Penelitian ini menunjukkan bahwa TikTok memengaruhi pemerolehan bahasa anak-anak melalui paparan video pendek dan bahasa gaul yang berkembang dalam aplikasi tersebut.