Pembelajaran teks dongeng fantasi di SMP sering mengalami kendala karena materi yang bersifat abstrak dan kurang didukung media visual yang menarik. Siswa kesulitan memahami struktur teks, mengembangkan tokoh, membayangkan latar cerita, serta menyusun alur yang runtut. Penelitian ini bertujuan mengembangkan dan menilai kelayakan serta efektivitas bahan ajar teks dongeng fantasi berbasis Powtoon sebagai media pembelajaran di SMPN 13 Medan. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model ADDIE yang meliputi tahap analisis kebutuhan, perancangan media, pengembangan video Powtoon, implementasi terbatas, dan evaluasi. Subjek penelitian terdiri atas satu guru Bahasa Indonesia dan enam siswa kelas VII. Data dikumpulkan melalui wawancara, observasi, dan validasi ahli, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media Powtoon dinilai layak digunakan berdasarkan penilaian guru sebagai validator, terutama karena mampu menyajikan konsep fantasi secara lebih konkret melalui kombinasi animasi, ilustrasi, teks, dan audio. Media ini juga dinilai mudah dipahami, menarik, dan sesuai dengan tujuan pembelajaran. Dari sisi efektivitas, penggunaan Powtoon terbukti membantu siswa memahami struktur dan unsur kebahasaan dongeng fantasi secara lebih baik. Siswa terlihat lebih fokus, antusias, dan mampu menjelaskan kembali bagian-bagian dongeng dengan lebih runtut. Selain itu, kemampuan mereka dalam mengembangkan ide dan menulis cerita fantasi juga meningkat karena adanya visualisasi tokoh, latar, dan alur cerita.