Rosmawaty Harahap
Universitas Negeri Medan, Indonesia

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pendidikan Keterlambatan Bahasa pada Anak Usia 3–5 Tahun: Studi Faktor Biologis, Sosial, dan Teknologi dalam Perkembangan Bahasa Dia Ananda Putri; Kezia Tarila Rubina Br Sitepu; Icut Aprilla; Nabilla Agustina Batu Bara; Tesalonica Evelin Sitorus; Filomena Nova Julianti Sinurat; Chintiah Lafaezah Sihaloho; Rosmawaty Harahap; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2642

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor penyebab keterlambatan bahasa pada anak usia 3–5 tahun ditinjau dari aspek biologis, sosial, dan teknologi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara mendalam terhadap tiga anak yang mengalami keterlambatan bahasa dan orang tua mereka. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan dianalisis menggunakan metode analisis tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlambatan bahasa dipengaruhi oleh beberapa faktor yang saling berinteraksi, yaitu kondisi biologis seperti kelahiran prematur dan gangguan organ artikulasi, faktor sosial berupa minimnya interaksi verbal antara orang tua dan anak, serta faktor teknologi berupa penggunaan gadget yang berlebihan tanpa pendampingan. Namun, stimulasi verbal aktif, kegiatan bercerita, dan pembatasan waktu penggunaan gadget terbukti mampu meningkatkan kemampuan bahasa anak secara bertahap. Penelitian ini menegaskan pentingnya peran keluarga dalam memberikan stimulasi bahasa dan pengawasan penggunaan teknologi untuk mendukung perkembangan bahasa anak usia dini.
Analisis Pengaruh Konten YouTube “Rabbids Invansion” terhadap Pemerolehan Bahasa Anak Usia 3-5 Tahun di Era Digital Erfriani Sekar Talenta Simangunsong; Arlin Septia Basana Siagian; Jesica Simanjorang; Fadilla Aura Ramadani; Ela Emayusnita Sirait; Rahma Hidayati; Kristin Dwi Amsari Pasaribu; Rosalina Tautainam; Johannes Bagas Sitorus; Rosmawaty Harahap; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2646

Abstract

This study aims to examine the influence of the animated series Rabbids Invasion on language acquisition in children aged 3–5 years in the digital era. Rabbids Invasion, produced by Ubisoft Film & Television, TeamTO, and Nickelodeon Animation Studios, is popular among children both on television and YouTube. However, the series contains minimal meaningful dialogue, relying heavily on nonsensical sounds such as “Bwaaaaa,” which children tend to imitate. The research employed a qualitative descriptive method using direct observation of children’s language behavior and interviews with parents to gather in-depth information about their children’s responses to the program. The findings indicate that frequent exposure to this series is associated with limited vocabulary development and imitation of character gestures, expressions, and sounds, which can negatively affect daily communication skills. These results highlight the importance of parental guidance in selecting educational content that supports vocabulary growth, meaningful language input, and overall language development in early childhood.
Pengaruh Lingkungan Sosial dan Teknologi dalam Pemerolehan Bahasa Anak di Era Digital Yesika Simbolon; Lusinda Sigiro; Rotua Lumbantoruan; Talenta Sembiring; Eny Sihite; Dian Maharani; Jelita Sitorus; Rosmawaty Harahap; Hidayat Herman
DEIKTIS: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia - Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53769/deiktis.v5i4.2647

Abstract

Penelitian ini membahas pengaruh lingkungan sosial dan teknologi digital dalam pemerolehan bahasa anak di era modern. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus untuk mengeksplorasi pola interaksi anak dan keluarga terkait penggunaan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa teknologi digital memperkaya kosakata dan pemahaman bahasa anak melalui akses konten edukatif, namun penggunaan gadget yang berlebihan mengurangi interaksi sosial langsung yang esensial untuk pengembangan kemampuan berbahasa fungsional dan pragmatik. Fenomena "kebersamaan yang terpisah" menyebabkan keterbatasan latihan bahasa komunikatif anak serta risiko keterlambatan bicara. Simpulan penelitian menegaskan peran penting orang tua dalam mengatur penggunaan teknologi agar menjadi alat pendukung perkembangan bahasa anak secara optimal dan seimbang. Penelitian ini menyoroti pentingnya integrasi teknologi dan lingkungan sosial sebagai ekosistem digital-sosial dalam mendukung pemerolehan bahasa anak.