Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Respon Siswa Terhadap Modul Pembelajaran Berbasis Savi (Somatic, Auditory, Visualitation, Intellegency) Pada Materi Ekosistem Di SMAN 1 Papar nunung, valentina; Nurmilawati, Mumun; Indah, Tutut; Mumun; Tutut
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 6 No 1 (2019): JURNAL BIOLOGI DAN PEMBELAJARANNYA (JB&P) APRIL 2019
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v6i1.12896

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui respon siswa terhadap modul pembelajaranberbasis SAVI (Somatic, Auditory, Visualitation, Intellegency) pada materi ekosistem. Penelitian inimenggunakan model pengembangan ADDIE, dengan uji coba skala kecil. Instrumen penelitianmenggunakan angket respon siswa. Hasil respon 10 siswa uji coba kelompok kecil terhadap modulekosistem adalah sebesar 81,9% dengan kriteria sangat positif sehingga modul dapat digunakandalam pembelajaran biologi pada materi ekosistem.Kata kunci: respon siswa, modul pembelajaran, SAVI.
SENAM HIPERTENSI UNTUK MENGURANGI RISIKO STROKE PADA KADER POSYANDU DUKUH TRENGGULI JENAWI KARANGANYAR Prasetyo, Afif Bayu Eko; Kurniawan, Wakhid; Muhammad Demas; Intan Ika Nabila; Nur Afifah; tutut
Jurnal Pengabdian Masyarakat FKIP UTP Vol 7 No 1 (2026): PROFICIO : Jurnal Abdimas FKIP UTP
Publisher : FKIP UNIVERSITAS TUNAS PEMBANGUNAN SURAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jpf.v7i1.5668

Abstract

Hipertensi merupakan salah satu faktor risiko utama terjadinya stroke. Kader kesehatan masyarakat, khususnya di Posyandu, memiliki peran strategis dalam pencegahan komplikasi hipertensi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu tentang senam hipertensi sebagai upaya pencegahan stroke di Dukuh Trengguli, Kecamatan Jenawi, Kabupaten Karanganyar. Metode yang digunakan adalah penyuluhan kesehatan, demonstrasi, dan praktik senam hipertensi. Peserta terdiri dari 25 kader Posyandu dengan kriteria berusia 25-60 tahun, aktif sebagai kader minimal 1 tahun, sehat jasmani, dan bersedia mengikuti kegiatan lengkap. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan kesehatan (60 menit), demonstrasi dan praktik (90 menit), serta diskusi (30 menit). Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test serta observasi kemampuan praktik senam. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta tentang hipertensi dari 65% menjadi 85% (peningkatan 30,7%) dan pengetahuan tentang senam hipertensi dari 45% menjadi 80% (peningkatan 77,8%). Seluruh peserta mampu melakukan gerakan senam hipertensi dengan benar setelah pelatihan, dengan tingkat keberhasilan 96% untuk gerakan pemanasan, 88% untuk gerakan inti, dan 92% untuk gerakan pendinginan. Kesimpulan adalah program senam hipertensi efektif meningkatkan pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam pencegahan komplikasi hipertensi serta dapat menjadi model untuk kegiatan pengabdian serupa. Kata Kunci: senam hipertensi; stroke; kader posyandu; pencegahan; pengabdian masyarakat