Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pengaruh Gas Etilen Tomat (Solanum lycopersicum) terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Hijau (Vigna radiata L.) Nur Azizah; Ma'rifah, Shofia Jannatul; Jamilah, Zahrotul; Safitri, Dewi Astriana; Jayanti, Gatra Ervi; Ramadhan, Majida; Prasetyowati, Eka
Jurnal Biologi dan Pembelajarannya (JB&P) Vol 12 No 2 (2025): OKTOBER 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/jbp.v12i2.25867

Abstract

Kacang hijau (Vigna radiata L.) termasuk ke dalam suku polong-polongan yang mengandung bahan baku berprotein nabati tinggi. Pertumbuhan tanaman kacang hijau dapat dipengaruhi oleh pemberian hormon termasuk hormon etilen yang dapat diperoleh secara alami dari buah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh dari gas etilen alami yang dihasilkan oleh buah tomat (Solanum lycopersicum) terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau (Vigna radiata L.). Gas etilen merupakan hormon tumbuhan berbentuk gas yang berperan dalam proses pematangan dan penuaan, namun pada fase awal pertumbuhan tanaman, gas ini dapat memengaruhi proses perkecambahan dan perkembangan vegetatif. Penelitian dilakukan secara eksperimental selama tujuh hari di Laboratorium Orchidologi Universitas Islam Malang, dengan menggunakan empat perlakuan, yaitu satu kontrol (tanpa tomat) dan tiga perlakuan dengan penambahan tomat. Parameter yang diamati meliputi tinggi batang, bentuk batang, jumlah daun, dan kondisi akar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan gas etilen dari tomat menghambat pertumbuhan tanaman kacang hijau. Tanaman yang diberi perlakuan menunjukkan batang tinggi lebih pendek, bentuk batang yang tebal dan kerdil, serta jumlah daun lebih sedikit dibandingkan dengan kontrol. Meskipun akar tetap tumbuh lebat, perkembangan tanaman secara keseluruhan terganggu. Kesimpulannya, gas etilen dari tomat memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan awal tanaman kacang hijau, khususnya dalam fase perkecambahan dan pertumbuhan batang serta daun    
Antibacterial Innovation of Iron Nanoparticles from Pomegranate Peel Extract (Punica granatum L.): an In Vitro Study Ma'rifah, Shofia Jannatul; Azizah, Nur; Jamilah, Zahrotul; Syarivah, Thoifatus; Putri, Nabiilah Rifda Harmono; Ramadhan, Majida; Jayanti, Gatra Ervi
Biology, Medicine, & Natural Product Chemistry Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : Sunan Kalijaga State Islamic University & Society for Indonesian Biodiversity

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/biomedich.2026.151.245-252

Abstract

Iron nanoparticles (Fe-NPs) were synthesized from pomegranate peel extract using ethanol as a solvent. The antibacterial activity of the synthesized Fe-NPs against pathogenic bacteria (S. aureus and E. coli) was assessed using the well diffusion method. The morphology, structure, size, and atomic distribution on the surface of Fe-NPs were characterized using SEM-EDS, UV-Vis, and FTIR spectroscopy. Different pH conditions (5, 7, and 9) were investigated as experimental factors for Fe-NPs preparation. The results revealed mostly irregular spherical shapes with particle sizes ranging from 1 to 89 nm, with the smallest size observed at pH 9. UV-Vis spectra confirmed the formation of Fe-NPs, appearing in the UV region around 230-295 nm. FTIR spectra indicated the presence of polyphenolic compounds from the pomegranate peel extract, which facilitated Fe-NPs stabilization and acted as bioreductants. Upon reduction of Fe(III) to Fe(0), oxidation of O-H and C-O functional groups occurred. The diameters of inhibition zones against the tested bacteria were 16 mm at pH 5, 13 mm at pH 7, and 15 mm at pH 9, indicating strong antibacterial activity.