Perkembangan teknologi dan desain antarmuka mendorong banyak aplikasi, termasuk WhatsApp, untuk menyediakan pilihan mode tampilan terang dan gelap guna meningkatkan kenyamanan pengguna. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan pengalaman pengguna saat menggunakan mode gelap dan mode terang pada aplikasi WhatsApp dengan menggunakan metode User Experience Questionnaire (UEQ). Metode UEQ digunakan karena mampu mengevaluasi pengalaman pengguna secara komprehensif melalui enam dimensi utama, yaitu attractiveness, perspicuity, efficiency, dependability, stimulation, dan novelty. Data dikumpulkan melalui kuesioner daring yang disebarkan kepada 53 responden yang telah menggunakan kedua mode tampilan. Hasil analisis menunjukkan bahwa mode gelap lebih disukai oleh mayoritas responden, terutama karena memberikan kenyamanan visual, mengurangi kelelahan mata, dan cocok digunakan pada malam hari. Sementara itu, mode terang dinilai lebih efektif digunakan pada siang hari karena tampilan yang lebih terang dan kontras. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa mode gelap memberikan pengalaman pengguna yang lebih positif secara keseluruhan, namun fleksibilitas pengaturan tampilan tetap penting agar pengguna dapat menyesuaikan dengan kondisi dan preferensi pribadi. Hasil penelitian ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembang aplikasi dalam menyempurnakan desain antarmuka yang adaptif terhadap kebutuhan pengguna.