Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP DOKTER DALAM PELAYANAN MEDIS DI ACEH Intan Safitri; Diana Lestari; Khairuman Khairuman; Dian Rahayu; Ambia Nurdin
Jurnal Ilmu Kesehatan & Kebidanan Nusantara Vol. 1 No. 1 (2024): Januari-Maret, Improving Maternal Health Outcomes Through Evidence-Based Midwif
Publisher : Akademi Kebidanan Nusantara 2000

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/veehqm10

Abstract

Dokter dalam menjalankan tugasnya memiliki risiko hukum yang tinggi, terutama dalam kasus malpraktik. Di Aceh, dengan kekhususan syariat Islam, terdapat pertanyaan mengenai bagaimana perlindungan hukum terhadap dokter dalam pelayanan medis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perlindungan hukum terhadap dokter dalam pelayanan medis di Aceh dengan melihat peraturan perundang-undangan yang berlaku, baik nasional maupun lokal, serta praktiknya di lapangan. Penelitian ini menggunakan metode yuridis normatif dengan pendekatan perundang-undangan dan kasus. Data dianalisis secara kualitatif dengan menggunakan teknik deduktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dokter di Aceh dilindungi oleh hukum nasional, seperti Undang-Undang Praktik Kedokteran dan Undang-Undang Kesehatan. Di samping itu, terdapat pula peraturan daerah yang mengatur tentang kesehatan, termasuk di dalamnya perlindungan hukum terhadap dokter. Namun, dalam praktiknya, masih terdapat beberapa kendala dalam penerapan perlindungan hukum terhadap dokter di Aceh, seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang hukum kesehatan dan stigma negatif terhadap dokter. Penelitian ini merekomendasikan beberapa solusi untuk meningkatkan perlindungan hukum terhadap dokter di Aceh, seperti peningkatan edukasi kepada masyarakat tentang hukum kesehatan, penguatan peran Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK), dan penyempurnaan peraturan daerah tentang kesehatan.
Hubungan Tingkat Pengetahuan tentang PHBS dengan Perilaku Membuang Sampah pada Tempatnya di Siswa SMP Negeri 9 Seunuddon, Aceh Utara Erna Safitri; Sela Safitria; Wada Islami; Ade Rahma Azizah; Intan Safitri; Maulidar Maulidar; Mulia Utari
Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia Vol. 5 No. 2 (2025): Juli : Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan Indonesia
Publisher : Lembaga Pengembangan Kinerja Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jikki.v5i2.5998

Abstract

The aim of this research was to determine the relationship between the level of knowledge and the behavior of throwing away waste among students at MTS, N Seunuddon, North Aceh. The sample in this study was 18 grade 3 students with a quantitative research design with a cross sectional design. Instrument testing included Independent Variables which included Level of Knowledge and dependent variables including waste disposal behavior at MTS.N 9 Seunuddon North Aceh and statistical tests The type of sampling used in this research is total sampling. The research results showed that almost half of the respondents knew the results of calculating the respondent's knowledge before conducting counseling. Most of them had good knowledge with the number of respondents being 10 respondents (55.6%), and 8 respondents (44.4%) getting less good results out of a total of 18 respondents (100,%). It is known that the results of calculating the knowledge of respondents after being provided with educational counseling said that the level of knowledge was very good with the number of respondents being 17 (94.4%) and 1 respondent (5.6%) being less than good out of a total of 18 respondents. With the results of this research, it is hoped that school administrators, especially teachers, will provide health education or counseling about Clean and Healthy Living Behavior (PHBS), especially about knowledge and behavior of disposing of waste to their students.