Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis keterkaitan antara inflasi, suku bunga, dan nilai tukar dengan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Faktor-faktor makroekonomi tersebut memiliki pengaruh yang signifikan terhadap stabilitas dan perkembangan ekonomi nasional. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari publikasi resmi Badan Pusat Statistik (BPS) serta Bank Indonesia dalam periode tertentu. Analisis regresi dilakukan untuk menguji sejauh mana variabel bebas berkontribusi terhadap variasi pertumbuhan ekonomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa inflasi dan nilai tukar memiliki pengaruh negatif terhadap pertumbuhan ekonomi, sementara suku bunga memberikan dampak yang bervariasi tergantung pada kondisi ekonomi makro yang terjadi. Temuan ini menegaskan pentingnya koordinasi kebijakan fiskal dan moneter guna menjaga stabilitas ekonomi serta mendorong pertumbuhan yang berkesinambungan.