Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Pengaruh Media Poster terhadap Kreativitas dan Inovasi Anak dalam Pembelajaran Tematik Ahmad Susanto; Dinda Radiallahuanha
Jurnal Riset Pendidikan Dasar (JRPD) JRPD Volume 2 Nomor 2, September 2021
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Muhammadiyah Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30595/jrpd.v2i2.10187

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh media poster terhadap kreativitas dan inovasi  siswa pada pelajaran IPA di SD Cendrawasih III Pondok aren, Kota Tanggerang Selatan, penelitian ini dilaksanakan di kelas IV, dan menggambil sampel pada dua kelas, yaitu kelas IVA sebagai kelas eksperimen  dan IVB sebagai kelas kontrol. Pelaksanaan penelitian ini dilakukan sebanyak 3 kali pada kelas eksperimen. pertemuan ini dilakukan setiap minggu 2 kali, dikarenakan dimasa pendemi covid 19 ini sekolah dengan metode tatap muka di nonaktifkan dan sebagai gantinya dengan menggunakan via online seperti via zoom. Data dikumpulkan dengan menggunakan teknik penggumpullan data berupa angket (pretest-posttest). Sebelum dilakukan penelitian dilakukan uji validitas ahli(expart) dan menghasilkan 40 soal pretest dan posttest, selanjutnya soal diujikan kepada siswa untuk mengetahui apakah instrument valid atau tidaknya, uji validitas dilaksanakan di kelas IVA SD Cendrawasih III Pondok Aren kota Tangerang Selatan dengan jumlah 20 siswa.Hasil belajar pada kelas eksperimen yang menggunakan media pembelajaran dengan menggunakan poster diperoleh data lebih baik dengan nilai rata-rata pretest kelas eksperimen pretest 77,9 dan postets 78,3 dibandingkan kelas kontrol yang belajar tanpa media poster yaitu nilai pretest 69,3 dan posttest 70,4.Perbedaan rata-rata hasil kreativitas tersebut membuktikan bahwa pembelajaran IPA, dilihat dari meningkatnya kreativitas pembelajaran IPA di kelas IVA (ekspperimen) sebelum diberikan perlakuan (media poster) dan dapa hasil kreativitas yang lebih tinggi dibandingkan dengan hasil dari kelas kontrol yang tidak diberikan perlakukan.
The Effect of Parental Guidance and Emotional Intelligence on Learning Achievement in Social Science Ahmad Susanto
Journal of Family Sciences Vol. 4 No. 2 (2019): Journal of Family Sciences
Publisher : Department of Family and Consumer Sciences, Faculty of Human Ecology, IPB University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jfs.4.2.120-129

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of parental guidance and emotional intelligence on student learning achievement in social science. The research method was a descriptive survey method. Data collection was done by questionnaires. Data analysis involved descriptive statistical method to find partial and multiple correlation coefficient with ttest. The result showed: 1) there was a significant effect of parental guidance and emotional intelligence together on student learning achievement in social science. Parental guidance and emotional intelligence contributed 64.2% to the student learning achievement in social science; 2) there was a significant effect of parental guidance on student learning achievement in social sciences. This is evidenced by the acquisition of sig= 0.037<0.05 and tcount=2.114; 3) There is a significant effect of emotional intelligence on learning achievement in social sciences. This is evidenced by the p<0.05 and tcount of 6.336.
PENGEMBANGAN BAHAN AJAR BUKU SAKU DIGITAL MATERI MITIGASI BENCANA PADA PEMBELAJARAN IPS DI SD Lativa Qurrotaini; Ahmad Susanto; Lidiyatul Izzah; Dewi Setiyaningsih; Diah Woro Triutami
Jurnal Holistika Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/holistika.6.1.57-64

Abstract

ABSTRAKPendidikan merupakan bagian dalam upaya mencerdaskan. Indonesia merupakan negara jumlah masyarakatnya banyak dunia serta letak geografis negara ini yang berada di garis lintang katulistiwa berbentuk kepulauan menjadi identik negara ini. Dampak kejadian ekstrim sering terjadi dan sangat merugikan Bencana yang terjadi diberbagai wilayah di Indonesia hampir menyeluruh, bahkan ditempat yang dirasa amanpun terkadang masih terjadi bencana. Metode peneliti dalam penelitian ini adalah model Pengembangan Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE sesuai digunakan dalam pengembangan oembelajaran pada setiap tahapan model ADDIE terdapat revisi dan evaluasi. Tahap pada model ADDIE ini bertujuan untuk mengembangkan Bahan ajar Buku saku digital yang dapat dijadikan media pembelajaran daring pembelajaran Mitigasi bencana dengan memanfaatkan melalui Hp dan sebagainya. Bersumber pada hasil validasi ahli materi mendapat skor kevalidan 92,91% dengan kriteria Sangat Valid, hasil penilaian ahli media mendapat skor 92,5% dengan kriteria Sangat Valid. Bahan ajar buku saku digital Mitigasi bencana valid dan dapat diuji cobakan kepada siswa dan guru. Berikutnya hasil uji coba respon siswa mendapatkan skor 81,41% dan uji coba respon guru skor 84,89% ketegori sangat praktis. Berdasarkan hasil kedua uji coba tersebut dapat disimpulkan bahwa bahan ajar buku saku digital mitigasi bencana valid dan praktis digunakan dalam pembelajaran Tematik IPS.Kata kunci: Buku Digital, ADDIE, Mitigasi Bencana
HUBUNGAN ANTARA CONSCIENTIOUSNESS PERSONALITY DAN PEER CONFORMITY TERHADAP PROKRASTINASI PADA MAHASISWA PGSD FIP UMJ Aulia Adeline; Ahmad Susanto
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Departemen Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i1.52273

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara conscientiousness personality dan peer conformity terhadap prokrastinasi pada mahasiswa PGSD FIP UMJ. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif PGSD FIP UMJ angkatan 2018. Sampel yang diambil berjumlah 154 mahasiswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik Pearson Product Moment setelah dilakukan uji asumsi yang terdiri dari uji normalitas dan linieritas hubungan. Hasil analisis data menunjukkan koefisien Pearson variabel conscientiousness sebesar 0,678 dan variabel peer conformity sebesar 0,744 dengan angka signifikan 0,000 yang berarti terdapat hubungan positif antara conscientiousness personality dan peer conformity terhadap prokrastinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan sumbangan yang diberikan conscientiousness personality dan peer conformity terhadap prokrastinasi adalah sebesar 55,5 persen sisanya sebesar 44,5 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian dapat diterima.
Hubungan Conscientiousness Personality dan Peer Conformity dengan Prokrastinasi Pada Mahasiswa PGSD FIP UMJ Aulia Adeline; Ahmad Susanto
JURNAL PSIKOLOGI INSIGHT Vol 6, No 1 (2022)
Publisher : Program Studi Psikologi Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/insight.v6i1.62837

Abstract

This research aims to investigate the relationship of conscientiousness personality and peer conformity to procrastination among students in the PGSD (Elementary School Teacher Education) program at FIP UMJ (University of Muhammadiyah Jakarta). The research method employed is a quantitative correlational approach. The population in this study consists of all active students in the 2018 cohort of PGSD FIP UMJ. A sample of 154 students was selected for the study. Hypothesis testing was carried out using the Pearson Product Moment technique after conducting assumption tests, which included tests for normality and linearity of the regression. .The results of the data analysis reveal that the Pearson coefficient for the conscientiousness personality variable is 0.678, and for the peer conformity variable, it is 0.744, both with a significant value of 0.000. This indicates a positive relationship between conscientiousness personality and peer conformity with procrastination. The findings of this research show that conscientiousness personality and peer conformity contribute to procrastination by 55.5%, while the remaining 44.5% is influenced by other unexamined factors.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan conscientiousness personality dan peer conformity dengan prokrastinasi pada mahasiswa PGSD FIP UMJ. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif korelasional. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh mahasiswa aktif PGSD FIP UMJ angkatan 2018. Sampel yang diambil berjumlah 154 mahasiswa. Pengujian hipotesis dilakukan dengan teknik Pearson’s Product Moment setelah dilakukan uji asumsi yang terdiri dari uji normalitas dan linieritas hubungan. Hasil analisis data menunjukkan koefisien Pearson variabel conscientiousness sebesar 0,678 dan variabel peer conformity sebesar 0,744 dengan angka signifikan 0,000  yang berarti terdapat hubungan positif antara conscientiousness personality dan peer conformity terhadap prokrastinasi. Hasil penelitian ini menunjukkan sumbangan yang diberikan conscientiousness personality dan peer conformity terhadap prokrastinasi adalah sebesar 55,5 persen sisanya sebesar 44,5 persen dipengaruhi oleh faktor lain yang tidak diteliti. Dari hasil penelitian ini dapat ditarik kesimpulan bahwa hipotesis penelitian dapat diterima.
PELATIHAN TERNAK LELE DAN SAYURAN ORGANIK UNTUK KEMANDIRIAN EKONOMI KELUARGA PADA MASA PANDEMI COVID 19 Zulfitria Zulfitria; Ahmad Susanto; Sriyanti Rahmatunnisa; Aswir Aswir; Ririn Widiyasari
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.2.1.13-20

Abstract

Dengan terjadinya Covid 19 menghantam berbagai sektor bidang kehidupan salah satunya bidang ekonomi. Dampaknya membuat masyarakat menjadi terpuruk, banyak kepala keluarga yang menjadi korban PHK, menurunnya kesehatan, terancam krisis pangan, dan berpenghasilan harian yang hilang selama Covid 19. Salah satu solusi mengatasi hal tersebut adanya pengabdian ke masyarakat dari kampus Universitas Muhammadiyah Jakarta Bersama mitra yaitu KLR Cinta (Kampung Ramah Lingkungan Ciangsana Tercinta). Kegiatan dilakukan berupa memberikan pelatihan dan pendampingan ternak lele dan sayuran organic di Desa Ciangsana Gunung Putri Bogor. Tujuan kegiatan ini diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak Covid 19 dalam membantu sektor perekonomian keluarga dengan menghemat pengeluaran belanja lauk dan sayur. Metode pengabdian ini dilakukan dengan cara memberikan pelatihan langsung ke warga di Desa Ciangsana dengan tetap menjalankan protokoler kesehatan ketat berupa memakai masker dan peserta pelatihan yang dibatasi. Hasil pelatihan ini diharapkan bahwa masyarakat  dapat memanfaatkan lahan pekarangan rumah untuk beternak lele dan menanam sayuran organic untuk memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari sebagai upaya ketahanan pangan di masa pandemik covid 19. Pentingya pelatihan ini membawa masyarakat mendapatkan penghasilan serta kegiatan positif dan produktif selama di rumah juga melaksanakan anjuran pemerintah dengan lebih banyak beraktivitas di rumah .
PELATIHAN ONLINE MENULIS CERPEN DALAM MENGISI WAKTU SELAMA MASA PANDEMI COVID 19 Zulfitria Zulfitria; Ahmad Susanto; Sriyanti Rahmatunnisa; Aswir Aswir; Ririn Widiyasari
AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 2, No 1 (2022): AN-NAS: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/an-nas.2.1.1-6

Abstract

Saat ini masih pandemi Covid-19 menyebabkan banyak guru dan orang tua yang makin terbebani tugasnya selama mendampingi anak-anak belajar. Ada juga ada rasa bosan yang menyelimuti mereka karena aktivitas harian baik di sekolah maupun di rumah yang tanpa henti sehingga bikin jenuh dan lelah.. Solusi dari permasalahan tersebut maka dibuatlah aktivitas yang menyenangkan berupa pelatihan menulis yang bisa mengeluarkan ide dan gagasan mereka dalam berupa tulisan pendek. Guru maupun orang tua kadang tidak mengetahui potensi yang dimilikinya. Yang awalnya hanya hobi bisa saja nanti berubah menjadi sebuah kegiatan yang dapat menghasilkan, salah satunya adalah menulis cerpen. Pelatihan cerpen ini bertujuan melatih para guru dan orang tua mampu mengungkapkan isi hati mereka sehingga mampu diluapkan dalam sebuah tulisan dan akan menjadi karya tulis yang bermanfaat.  Pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan dengan tiga tahap, yaitu: (1) tahap pra kegiatan, (2) tahap pelaksanaan kegiatan, dan (3) tahap pasca kegiatan. Hasil yang dicapai dalam kegiatan ini adalah mengasah kemampuan menulis para guru dan orang tua di Kecamatan Gunung Putri dapat ditingkatkan dengan cara mengadakan pelatihan dasar menulis cerpen. Diharapkan dalam pelatihan menulis cerpen ini, peserta memiliki kompetensi sebagai berikut: (1) Memiliki kemampuan menulis cerpen dengan baik dan menarik., (2) Memiliki kemampuan berbahasa Indonesia dengan baik. (3)Dapat dengan mudah menerbitkan cerpen. Pelatihan cerpen ini sangat bermanfaat bagi para peserta selain untuk mengisi waktu luang bisa dijadikan mata pencaharian sebagai seorang cerpenis
Hybrid Book Integrating Rumah Tuo Local Wisdom for Civic Education: Buku Hybrid Berbasis Kearifan Lokal Rumah Tuo untuk Pendidikan Kewarganegaraan Putri Nabila Rizki; Ahmad Susanto; Muhamad Sofian Hadi
Academia Open Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.13184

Abstract

General Background: Civic Education learning in Elementary School Teacher Education programs remains dominated by conventional teaching materials that are insufficiently contextual and weakly connected to students’ socio-cultural realities. Specific Background: In the context of PGSD students, the local wisdom of Rumah Tuo, representing the cultural identity of the Batin Tribe in Jambi, contains civic values such as deliberation, mutual cooperation, unity, and social responsibility that are relevant to Civic Education learning. Knowledge Gap: Despite its educational potential, there is a lack of systematically developed and tested hybrid learning resources that integrate Rumah Tuo local wisdom into Civic Education for PGSD students. Aims: This study aims to develop a hybrid book based on the local wisdom of Rumah Tuo as a Civic Education learning resource for PGSD students and to examine its feasibility, practicality, and learning outcomes. Results: Using a Research and Development approach with the ADDIE model, the developed hybrid book was assessed as highly feasible by material, media, and language experts, considered practical by students, and demonstrated positive learning outcomes in understanding Civic Education values integrated with local wisdom. Novelty: The novelty of this study lies in the systematic integration of Rumah Tuo local wisdom into a hybrid textbook format specifically designed and tested for PGSD Civic Education learning. Implications: The hybrid book provides a contextual, innovative, and culturally grounded learning resource that supports Civic Education learning in higher education and contributes to the preservation of local cultural values in the digital learning environment. Highlights • The hybrid book embeds Rumah Tuo cultural values within Civic Education learning content• Expert validation and student trials confirm high feasibility and usability• Hybrid learning resources support contextual civic value understanding for PGSD students Keywords Hybrid Book; Local Wisdom; Rumah Tuo; Civic Education; PGSD
Digital E-Library Model for School Literacy Movement in Elementary Education: Model E-Library Digital dalam Gerakan Literasi Sekolah di Sekolah Dasar Titik Yuniarti; Muhamad Sofian Hadi; Ahmad Susanto
Academia Open Vol. 11 No. 1 (2026): June
Publisher : Universitas Muhammadiyah Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21070/acopen.11.2026.13222

Abstract

General Background: Low reading interest and literacy skills among elementary school students in Indonesia remain a persistent educational concern, particularly in relation to limited access to varied and engaging reading resources. Specific Background: Conventional school libraries are constrained by collection diversity, space, and access, while students increasingly interact with digital environments for information and learning activities. Knowledge Gap: Previous literacy initiatives have largely emphasized pedagogical strategies or visual learning media, with limited attention to digital e-library integration as an operational literacy ecosystem within the School Literacy Movement. Aims: This study aims to develop a digital e-library–based School Literacy Movement model and examine its application for fostering reading interest and literacy skills among elementary school students. Results: Using a Research and Development approach with the ADDIE model, the developed digital e-library met criteria of validity, practicality, and feasibility based on expert validation and user responses, alongside observable growth in student reading engagement and literacy performance between pretest and posttest stages. Novelty: The study positions the digital e-library not merely as a reading medium but as an adaptive literacy ecosystem aligned with elementary learners’ digital characteristics. Implications: The findings support the integration of digital e-library models within school literacy programs as a strategic response to conventional library limitations and as a foundation for strengthening literacy culture in elementary education. Highlights • Digital e-library developed as an operational model within the School Literacy Movement• Validation results confirm feasibility and practical classroom application• Literacy activities supported through adaptive digital access to reading materials Keywords School Literacy Movement; Digital E-Library; Reading Interest; Literacy Skills; Elementary Education
STRENGTHENING DIGITAL LEARNING IN INDONESIAN PRIMARY SCHOOLS: A QUALITATIVE STUDY OF PPG GRADUATES Linda Astriani; Dewi Setiyaningsih; Ahmad Susanto; Sri Immawati; Sodikin Sodikin; Rikaro Ramadi; Ratna Nur Krismawati
Jurnal Cakrawala Pendas Vol. 12 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Majalengka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31949/jcp.v12i1.16739

Abstract

Digital transformation in primary education requires teachers to possess integrated technological and pedagogical competencies in order to design effective learning environments. However, disparities in digital readiness remain a significant challenge in many primary schools. This study aims to describe the role of graduates of the Teacher Professional Education Program (PPG) in strengthening digital learning practices in primary schools, to identify the challenges they encounter, and to examine the strategies employed to optimize the use of instructional technology. This research adopted a descriptive qualitative approach, with data collected through classroom observations, in-depth interviews, and documentation. Data were analyzed using an interactive analysis process consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing and verification. The findings indicate that PPG graduates contribute to improving the quality of digital lesson planning, the use of interactive learning media, and the implementation of technology-based assessment that supports students’ conceptual understanding and engagement. Digital learning practices also enhance instructional clarity and enrich students’ learning experiences through the use of diverse digital learning resources. Nevertheless, limited access to digital devices, unstable internet connectivity, and insufficient continuous professional development remain major barriers to effective digital learning implementation. This study concludes that PPG graduates play an important role as agents of digital transformation in primary education; however, the effectiveness of this role is highly dependent on systemic school support, infrastructure readiness, and the sustainability of teachers’ professional development.