Penelitian ini bertujuan mengkaji pemanfaatan ruang spasial dan aktivitas sosial-ekonomi di Pasar Kurai Taji Kota Pariaman sebagai pasar tradisional yang berfungsi tidak hanya sebagai ruang transaksi, tetapi juga sebagai ruang sosial masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan konfigurasi ruang pasar, bentuk aktivitas sosial-ekonomi, profil pelaku pasar, serta kondisi fasilitas yang menyertai dinamika ruang tersebut. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan jenis studi fenomenologi. Data dikumpulkan melalui observasi lapangan, wawancara mendalam, dan dokumentasi, dengan informan yang dipilih secara purposive, meliputi pedagang tetap, pedagang musiman, pekerja pasar, dan pengelola pasar. Analisis data dilakukan menggunakan model interaktif Miles, Huberman, dan SaldaƱa melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ruang Pasar Kurai Taji terbagi ke dalam dua zona utama, yaitu area dalam yang dikelola secara formal dan beroperasi setiap hari, serta area luar yang dimanfaatkan secara temporer pada hari Senin sebagai hari pasaran. Aktivitas ekonomi berlangsung dinamis dengan variasi waktu operasional, sementara interaksi sosial antar pedagang ditandai oleh praktik saling membantu dan solidaritas. Kondisi fasilitas pasar menjadi bagian dari pengalaman ruang yang memengaruhi cara pedagang beradaptasi dalam menjalankan aktivitasnya. Penelitian ini menegaskan bahwa ruang pasar terbentuk melalui interaksi antara pengaturan formal dan praktik sosial-ekonomi pelaku pasar.