Tujuan Penelitian: untuk menganalisis dan mengetahui pengaruh persepsi kemudahan dan pengetahuan akuntansi pelaku UMKM terhadap keputusan penggunaan sistem informasi akuntansi. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah masih rendahnya penggunaan sistem informasi akuntansi pada UMKM serta adanya perbedaan hasil penelitian sebelumnya mengenai faktor-faktor yang memengaruhinya.Metode Penelitian: penelitian ini menggunakan rancangan penelitian kuantitatif dengan data primer yang dikumpulkan melalui metode survei menggunakan kuesioner. Populasi penelitian terdiri atas 914 pelaku UMKM di Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur. Penentuan sampel menggunakan rumus Slovin dan teknik accidental sampling, sehingga diperoleh 90 responden. Analisis data dilakukan menggunakan regresi linier berganda.Originalitas/Novelty: penelitian ini menganalisis pengaruh persepsi kemudahan dan pengetahuan akuntansi pelaku UMKM secara simultan terhadap keputusan penggunaan sistem informasi akuntansi dengan mengintegrasikan Technology Acceptance Model, Theory of Planned Behavior, dan Human Capital Theory. Selain itu, lokasi penelitian di Kecamatan Bumi Agung, Kabupaten Lampung Timur, menjadi konteks empiris yang diangkat dalam penelitian ini.Hasil Penelitian: secara parsial, persepsi kemudahan tidak berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan sistem informasi akuntansi, dengan nilai signifikansi 0,206. Sementara itu, pengetahuan akuntansi berpengaruh positif dan signifikan terhadap keputusan penggunaan sistem informasi akuntansi, dengan nilai signifikansi 0,024. Secara simultan, persepsi kemudahan dan pengetahuan akuntansi berpengaruh signifikan terhadap keputusan penggunaan sistem informasi akuntansiImplikasi: persepsi kemudahan dan pengetahuan akuntansi pelaku UMKM dapat mendukung pengambilan keputusan dalam penggunaan sistem informasi akuntansi secara lebih optimal. Hal ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengelola keuangan usaha dengan lebih baik dan efisien.Research Objective: To analyze and determine the influence of perceived ease of use and accounting knowledge among MSME owners on their decisions to use accounting information systems. The main problem addressed in this study is the relatively low adoption of accounting information systems among MSMEs, as well as the differences in previous research findings regarding the factors influencing their adoption.Research Method: This study employed a quantitative research design using primary data collected through a survey method with questionnaires. The study population consisted of 914 MSME owners in Bumi Agung District, East Lampung Regency. The sample size was determined using the Slovin formula and the accidental sampling technique, resulting in 90 respondents. Data were analyzed using multiple linear regression with the assistance of IBM SPSS Version 27.Originality/Novelty: This study examines the simultaneous influence of perceived ease of use and accounting knowledge among MSME owners on their decisions to use accounting information systems by integrating the Technology Acceptance Model, Theory of Planned Behavior, and Human Capital Theory. Furthermore, the study provides empirical insights from Bumi Agung District, East Lampung Regency, as its research setting.Research Results: Partially, perceived ease of use had no significant effect on the decision to use an accounting information system, with a significance value of 0.206. Meanwhile, accounting knowledge had a positive and significant effect on the decision to use an accounting information system, with a significance value of 0.024. Simultaneously, perceived ease of use and accounting knowledge had a significant effect on the decision to use an accounting information system.Implications: Perceived ease of use and accounting knowledge among MSME owners can support more optimal decisions regarding the use of accounting information systems. This is expected to help MSME owners manage their business finances more effectively and efficiently.