Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Anti Semitis Dan Keragaman Interpretasi Makna Yahudi Dalam Al Qur‘an Fikri Amiq Setiawan; Fatmah Zaenal Arifin Hambali; Mauidlotun Nisa; Wati Susiawati
SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora Vol. 2 No. 01 (2026): SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora
Publisher : SciNusa: Jurnal Ilmu Sosial dan Humaniora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keragaman interpretasi makna dalam Al-Qur’an merupakan konsekuensi linguistik dari karakter bahasa Arab yang bersifat polisemik, kontekstual, dan berlapis secara semantik. Penelitian ini mengkaji problem kebahasaan yang muncul dalam penafsiran ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan Yahudi, khususnya dalam kaitannya dengan potensi lahirnya sikap anti semitis akibat penyempitan atau generalisasi makna. Melalui metode studi pustaka terhadap jurnal nasional lima tahun terakhir, penelitian ini menemukan bahwa perbedaan penggunaan istilah seperti al-Yahūd, Banī Isrā’īl, dan al-ladzīna hādū memiliki implikasi penting terhadap pemahaman teologis dan historis pembaca kontemporer. Ketidaktepatan dalam memahami variasi makna istilah tersebut berpotensi menimbulkan bias penafsiran, termasuk kecenderungan stereotip dan penilaian normatif yang tidak proporsional terhadap komunitas Yahudi. Hasil kajian menunjukkan bahwa problem anti semitis dalam interpretasi ayat-ayat terkait Yahudi sering dipengaruhi oleh ambiguitas leksikal, keterbatasan pemahaman konteks sejarah pewahyuan, serta perbedaan paradigma antara tafsir klasik dan tafsir kontemporer. Oleh karena itu, pendekatan linguistik yang cermat dan pembacaan historis yang komprehensif menjadi prasyarat penting untuk menghasilkan pemahaman Al-Qur’an yang adil, kontekstual, dan bebas dari bias penafsiran.
Ambiguitas dan Distorsi Makna dalam Al-Qur’an Ummu Salamah; Ira Ainul Latifah; Mauidlotun Nisa; Wati Susiawati
Mauriduna : Journal of Islamic Studies Vol. 6 No. 1 (2025): Mauriduna : Journal of Islamic Studies, February 2025
Publisher : Institut Muslim Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37274/mauriduna.v6i1.355

Abstract

This research discusses the ambiguity and distortion of meaning contained in letters in the Al-Qur'an. In semantic studies, ambiguity or unclear meaning can be caused by several things, including words that have general characteristics or sentences that are never one hundred percent homogeneous. Meanwhile, distortion occurs due to a lack of knowledge or action on the part of each individual who wants to understand the verse according to his wishes and wants to stimulate other people to deviate from understanding the meaning of the verse of the Qur'an. By using the literature review method, the researchers tried to collect material systematically about the ambiguity and distortion of meaning contained in several verses of the Qur'an from previous studies. In this research, the researchers describe examples of ambiguity and distortion of meaning in the Qur'an. There is ambiguity in the meaning of surah al-Baqarah verse 228 and an-Nisa verse 43 from Kamaluddin Abunawas' research, surah al-Baqarah verse 223 and an-Nisa verse 34 in Iswah Adriana's research, surah al-Baqarah verse 220 in Salman et al.'s research. And there is a distortion of meaning in surah al-Baqarah verses 191 and 255 from Septiani et al.'s research, surah Thaha verse 121, an-Nisa verse 164, al-A'raf verse 179 from AN's Nirvana research. And in this research the researchers also try to provide an attitude towards facing ambiguity and distortion of meaning in the verses of the Qur'an.