Amelia Agustina
Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Iri Hati Orang Yahudi sebagai Motif Penolakan Kemesiasan Yesus yang Diberitakan Paulus Amelia Agustina; Jani Jani; Theophylus Doxa Ziraluo
Jurnal Pistis: Teologi dan Praktika Vol. 23 No. 1 (2023): Vol. 23 No. 1 (2023): Jurnal Pistis: Teologi dan Praktika
Publisher : Sekolah Tinggi Teologi Injili Indonesia Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51591/pst.v23i1.131

Abstract

Alasan utama konflik antara beberapa orang Yahudi dan Paulus adalah sebagai akibat dari perbedaan penafsiran Kitab Suci yang berkaitan dengan Mesias. Dengan melakukan studi kepustakaan, peneliti mengamati kelompok-kelompok pemimpin Yahudi dan menyusun konsep Mesianisme dari PL dan perkembangannya selama periode intertestament beserta klasifikasinya yang muncul. Penelitian mengungkapkan orang Yahudi menjalani kehidupan di bawah kompleksitas keadaan politik. Oleh karena itu, kebutuhan sosok penyelamat diperlukan. Wawasan tentang Mesias berkembang dan berkembang secara signifikan selama era tersebut. Meskipun demikian, istilah Mesias tidak disebutkan dalam PL, namun formulasi pembentuk gagasan Mesianisme sangatlah jelas. Penelitian membuktikan orang Yahudi tertentu berusaha untuk terus berbohong di depan jemaat. Mengingat para pemimpin itu menyimpan sejumlah besar naskah kuno dengan sangat baik, tidak mungkin para pemimpin itu gagal mengenali Sosok Mesias.